Informasi & Promosi

Dapatkan Informasi / Promosi Layanan Kesehatan RS. Mitra Kemayoran Dengan Mengisi Data Dibawah ini:


Headline

Penyakit & Kelainan Tulang Belakang – Bagaimana Mengatasinya?

Kesehatan tulang belakang yang baik sangat diperlukan untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Gangguan kesehatan tulang belakang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan melakukan aktifitas sehari-hari dengan cara yang salah juga dapat mengganggu kesehatan tulang belakang.

Berbicara kesehatan tulang belakang tidak hanya dilihat dari tulangnya saja, tetapi dilihat dari tulang belakang berikut sendinya; lengkungan / kurva tulang belakang; bantalan sendi (diskus intervertebralis); otot dan jaringan pengikat (ligamen) serta jaringan saraf yang berhubungan dengan tulang belakang.

Gangguan kesehatan tulang belakang yang terjadi dapat berupa gangguan yang berhubungan dengan kurva tulang belakang (kifosis, lordosis lumbal yang berlebihan, skoliosis); gangguan yang berhubungan dengan tulang dan sendi (osteoarthrosis, osteoporosis, patah tulang, spondilolistesis, sindroma faset); gangguan yang berhubungan dengan bantalan sendi dan saraf (hernia nukleus pulposus / HNP, iritasi radiks, spinal stenosis); gangguan yang berhubungan dengan ligamen (sprain ligamen interspinosus, sindroma sakroiliaka) dan gangguan yang berhubungan dengan otot (nyeri “myofascial”).
Kesehatan tulang belakang yang dibahas saat ini adalah kesehatan tulang belakang yang berhubungan dengan biomekanika tubuh.

Gejala dan tanda klinis gangguan kesehatan tulang belakang yang terjadi dapat dari “tanpa gejala / asimptomatik” sampai dengan yang menimbulkan gejala ringan sampai berat.

Gejala dan tanda klinis yang ditimbulkan dapat berupa nyeri tengkuk/leher, nyeri punggung atas, nyeri punggung tengah dan nyeri punggung bawah yang dapat disertai atau tanpa disertai nyeri rujukan ke anggota gerak atau nyeri kepala; kesemutan pada anggota gerak; kelemahan bahkan kelumpuhan anggota gerak; kelainan bentuk tubuh; ataupun gejala lainnya seperti vertigo, gangguan pernafasan, gangguan berkemih dan lain-lain.

Deteksi dini gangguan kesehatan tulang belakang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang belakang.
Deteksi dini dapat dilakukan dengan mengetahui riwayat gangguan tulang belakang pada keluarga; melakukan pemeriksaan fisik yang baik dan benar secara rutin; melakukan pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen, Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan pemeriksaan kepadatan massa tulang (Bone Densitometri) sesuai indikasi.
Tetapi yang sangat perlu diingat adalah pemeriksaan diagnostik tersebut harus selalu didasarkan pada penemuan klinik, dan jangan mengulang pemeriksaan yang telah dilakukan, kecuali memang bermanfaat. Interpretasi hasil pemeriksaan diagnostik juga harus ada relevansinya dengan riwayat klinis dan pemeriksaan fisik. Jadi jangan menyebutkan penyakitnya hanya berdasarkan foto rontgen atau MRI.

Jadi secara dini kenalilah apakah ada kelainan/ gangguan pada tulang belakang dan jika ditemukan kelainan/gangguan, maka segeralah menemukan, mengoreksi atau mengobati faktor penyebabnya.

Berikut beberapa hal pola hidup sehat yang dapat diperhatikan untuk menjaga kesehatan tulang belakang yaitu sejak awal koreksilah faktor biomekanika tubuh yang salah; lakukanlah aktifitas sehari-hari dengan cara yang baik dan benar dengan memperhatikan biomekanika tubuh baik saat posisi statis dan dinamis seperti saat berbaring, duduk, berdiri, berjalan, mengangkat beban atau melakukan aktifitas fisik lainnya; hindarilah posisi statik dalam waktu lama;  saat melakukan aktifitas hindarilah penggunaan tenaga yang berlebihan atau tak terkontrol; maksimalkanlah puncak kepadatan massa tulang selama massa pertumbuhan; jagalah kepadatan massa tulang; jagalah kekuatan dan kelenturan baik otot, jaringan pengikat (ligamen) dan bantalan sendi tulang belakang dengan melakukan latihan fisik / olahraga secara benar dan teratur; jangan menggunakan sepatu dengan hak tinggi; pakailah sepatu beralas karet; hindarilah penggunaan obat dengan efek mengantuk atau mengganggu keseimbangan; kalau memang diperlukan pergunakanlah kacamata, alat bantu dengar dan tongkat sesuai kebutuhan.

Untuk menjaga kesehatan tulang belakang selain memperhatikan biomekanika tulang belakang, juga harus memperhatikan biomekanika tubuh secara keseluruhan baik termasuk anggota gerak atas dan bawah, karena “disfungsi akan menyebabkan disfungsi”. Jadi, tanpa memperhatikan faktor biomekanika tubuh secara keseluruhan,  penanganan atau tindakan apapun termasuk operasi, maka keberhasilan penanganan tidak akan tercapai, dikemudian hari akan terulang lagi bahkan dapat menimbulkan disfungsi di struktur atau organ lain.

Nyeri adalah sensasi yang tidak menyenangkan dapat berupa perasaan sakit yang tertusuk, perih, rasa sayatan, berdenyut, rasa terbakar dan lain-lain stimulus/rangsangan yang dihubungkan dengan kerusakan jaringan. Nyeri merupakan suatu respon emosional dan pengalaman subyektif dimana setiap orang akan berbeda rasa nyerinya dan mempunyai satu dan hanya satu fungsi yaitu mengingatkan kita akan bahaya.

Nyeri merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan oleh seseorang dengan gangguan pada tulang belakang dan sering mengganggu aktifitas sehari-hari.

Penanganan nyeri yang berhubungan dengan gangguan kesehatan tulang belakang dapat dilakukan dengan mengoreksi faktor biomekanik yang salah; obat-obatan; modulator nyeri; “Behavioral Modifier” (seperti: latihan relaksasi, biofeedback, “guided visual imagery”, terapi musik, hipnosis); berbagai prosedur intervensi (“spray and stretch, injeksi titik triger, akupunktur, blok saraf, radiofrekuensi, operasi) dan penanganan faktor psikososial.

Program latihan fisik yang diberikan untuk menjaga kesehatan tulang belakang harus disesuaikan dengan kondisi yang ada, diberikan dengan cara dan dosis yang benar dengan memperhatikan kinesiologi dan biomekanika tubuh.

Program latihan fisik yang diberikan dapat berupa latihan khusus otot punggung seperti latihan metode Egoscue dan latihan skoliosis; latihan penguatan otot abdomen dan anggota gerak, latihan kelenturan, latihan koordinasi, latihan pola jalan yang benar, latihan pernafasan dalam dan latihan kebugaran.
Pada seseorang dengan osteoporosis, latihan fisik harus mempunyai unsur pembebanan pada tubuh atau anggota gerak dan penekanan pada aksis tulang (latihan Weight Bearing). Umumnya direkomendasikan latihan erobik intensitas rendah seperti berjalan, jogging dan berdansa.

Olahraga berjalan adalah latihan yang sangat bermanfaat karena merupakan kombinasi rangsangan mekanik pada tulang belakang dan tulang anggota gerak bawah serta kontraksi intermiten otot-otot tubuh bagian belakang dan otot anggota gerak bawah . Dianjurkan olahraga jalan dilakukan 3-5 kali seminggu dengan durasi 30 menit persesi. Olahraga jalan dapat ditingkatkan dengan jarak yang lebih jauh dengan waktu tetap, yang sebaiknya dimonitor berdasarkan panduan dokter.
Walaupun berenang tidak terbukti memperbaiki densitas tulang, tapi berguna untuk mengembangkan rongga dada, ekstensi tulang belakang serta kebugaran jantung dan pernafasan.

Latihan pada seorang usia lanjut harus direncanakan dengan seksama dan hati-hati, sangat memperhitungkan manfaat dari latihan tersebut dan memperhatikan kondisi umum baik struktural maupun fungsional. Program latihan yang didemonstrasikan di televisi atau klub kebugaran mungkin kurang cocok, terutama bila disertai gerakan melompat.
Latihan membungkuk ke depan juga harus dihindari untuk pasien yang mempunyai risiko osteoporosis karena menambah kecenderungan tulang belakang patah.

Koreksi problem biomekanika tulang belakang dapat mempergunakan alat penyanggah tulang belakang seperti korset, brace khusus yang diberikan untuk mengoreksi ketidakseimbangan biomekanik yang tidak dapat dikoreksi oleh program peregangan dan penguatan yang spesifik.
Alat bantu jalan seperti cane, walker, sepatu dengan alas khusus digunakan untuk mengurangi beban tekanan pada sendi.

Aktivitas kegiatan sehari-hari yang dilakukan seringkali juga dapat menambah problem yang ada bahkan  menambah kecenderungan  patah tulang akibat jatuh.
Meningkatkan keamanan dalam rumah atau lingkungan pekerjaan merupakan bagian dari program pencegahan, seperti pengaturan susunan peralatan rumah tangga atau lingkungan pekerjaan secara ergonomis, menghindari penggunaan barang yang dapat menggangu kebebasan berlangkah (karpet, meja beroda dll); pemakaian pegangan pada tangga; pencahayaan cukup, menggunakan lampu malam di kamar tidur dan kamar mandi; kamar mandi dilengkapi dengan pegangan dinding dan karpet antislip; segera bersihkan dan keringkan ubin yang  basah dan lain-lain.

Dr. Satrio Tjondro, SpKFR
Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
RS Mitra Kemayoran

123 Responses to “Penyakit & Kelainan Tulang Belakang – Bagaimana Mengatasinya?”

  1. avatar dayang nuraini says:

    maaf dok.. boleh kah saya bertanya? abang sy mengalami sakit yg awalnya diperkirakan beberapa dokter adalah syaraf terjepit. sekarang dia sdh hampir tidak bisa berjalan,kakinya jd mengecil. dlm proses pengobatannya ada jg dokter yg mendiagnosabukan syaraf terjepit. karena tdk ada perubahan sekarang keluarga membawanya berobat Kuching, Sarawak-Malaysia>setelah dilakukan MRI kurang lebih 5 kali tp belum ditemukan penyakitnya. yg pasti bukan syaraf terjepit. tulang belakangnya jg normal. sdh dilakukan tes cairan tulang belakang,sampelnya berwarna kekuningan. menurut dokter yg merawatnya, kondisi abang sy tsb sangat langka,blm diketahui apa penyakitnya. menurut dokter apa yg hrskm lakukan dan ke mana baiknya?

    • Masalah abang anda ini memang gejalanya seperti syaraf yang terjepit. Tetapi jika hasil MRI yang sudah dilakukan berulang kali dan tidak ditemukan apa-apa, kemungkinan besar sakit abang ini disebabkan karena faktor imun abang anda yang terlalu berlebihan sehingga menyerang tubuh abang anda sendiri. Kami sarankan anda untuk mencari dokter spesialis penyakit dalam khusus Imunology agar bisa secepatnya tertangani. Jangan lupa untuk membawa semua hasil pemeriksaan yang lalu untuk diperlihatkan kepada dokter tersebut. terima kasih

      • avatar Agus says:

        Maaf dok,saya ingin menanyakan juga yg berkaitan dgn pertanyaan sebelumnya… saya jg didiagnosa menderita penyakit spondilitis ankilosis,keadaan saya skrg posisi tubuh bungkuk ke depan tp masih bisa beraktifitas layaknya org normal,apakah bisa disembuhkan dok ? krn dg keterbatasan biaya untuk berobat sekarang saya hanya konsumsi obat herbal

        • Bila tidak sakit, kami anjurkan untuk melawan postur tubuh anda yang membungkuk, denagn berjalan dan beraktifitas lain dengan posisi tubuh yang tegak dan olah raga renang serta streching untuk meluruskan tulang punggung anda yang bungkuk. Hindari olah raga angkat beban yang bisa makin memperparah posisi tulang punggung anda. Terima kasih

  2. avatar Hanny says:

    Saya mau bertanya jika saya sering sakit di punggung sama leher itu bagaimana penyembuhannya. Saya sudah foto leher katanya ada paracervical muscle spasm. Yang punggung belum rontgen. Apa bisa fisioterapi? Kalau bisa fisioterapi apa yang cocok?

    • Nyeri pada tulang belakang termasuk tulang leher sering disebabkan karena faktor usia yang menyebabkan degeneratif tulang belakang/tulang leher pada usia lanjut tersebut. Penyebab lain yang juga sering terjadi adalah karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang/tulang leher. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang/tulang leher yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang/tulang leher kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang termasuk tulang leher.

      Karena tulang belakang termasuk tulang leher merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang termasuk tulang leher dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang/tulang leher tersebut. Bila cedera tulang belakang termasuk tulang lehernya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman seperti yang ayah anda rasakan saat ini.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  3. avatar syariah Ali says:

    salam kenal, saya mepunyai anak perempuan 14 tahun yang dari hasil MRI dari RS Gatot Subroto diketahui mempunyai kelainan tulang belakang (scoliosis) disarankan untuk di operasi, namun saya sangat keberatan…meng ingat resiko dan biayanya yang besar…saya sekarang mencari-cari dan pergi ke alternatif , namun setelah 3 bulan belum mendapatkan hasil …bila membaca berbagai pengalaman rata-rata mereka melakukan operasi, tapi saya sangat takut membayangkannya..adakah cara lain dokter..agar bahu anak saya bisa seimbang dan punggungnya lurus..terimakasih..

    • Operasi atau tidaknya Scoliosis memang tergantung dari tingkat keparahan Scoliosis nya. Anjuran dokter anda untuk melakukan operasi kemungkinan memang disebabkan karena Scoliosis yang terjadi sudah cukup parah dan juga kemungkinan dipertimbangkan karena usia anak anda yang masih berumur 14 tahun, yang merupakan usia dimasa pertumbuhan. Operasi pada usia ini memang akan memberi hasil yang lebih baik daripada operasi setelah masa pertumbuhannya berhenti yaitu setelah diatas 18 th. Terima Kasih

  4. avatar Lauren says:

    Saya mau tanya, kalo sering sakit dipunggung saat habis mengambil barang yang jatuh dan jika demam sampai tidak bisa bangun dari kasur atau sakit sekali, sejauh ini saya blum memeriksa secara dlm, apakah bahaya jika dibiarkan? Dan usia saya masih cukup muda yaitu 15 tahun, saya memiliki penyakit anemia dan maag , apa kah itu mempengaruhi?

    • Nyeri tulang belakang/punggung seperti ini sering disebabkan karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang/punggung anda. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang/punggung yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat bebean yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang/punggung kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehingga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang/punggung.

      Karena tulang belakang/punggung merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang/punggung tersebut. Bila cedera tulang belakang/punggungnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut. Anemia dan sakit Maag juga mempengaruhi rasa sakit di punggung anda

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan sesegera mungkin masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 ext 3777, Terima kasih

  5. avatar Erin aline says:

    Salam..
    dok, saya s’org pegawai swasta. usia saya 20 thn.
    d perusahaan tmpt saya bkrja kmrn tlah mlakukan MCU. dan letika saya foto torax, trnyta sy br tau bhw tulang blkg.saya bengkok. sy gadis yg pendek. smua klwrga saya tinggi. namun kake sy pendek jg. sy fikir sy itu pendek krna turunn. tp stelah liat hsl foto torax, sy jd brfikir apa pnybb’y krna itu.
    apakh itu mnybabkn penghambatan masa pertumbuhan?
    apa yg hrs saya lakukan dok?
    Trims.

    • Tulang belakang yang bengkok atau yang disebut Scoliosis memang bisa disebabkan oleh banyak hal dari cedera saat lahir, cara menggendong yang salah saat masih bayi, membawa tas ransel yang terlalu berat saat sekolah atau suka membawa beban-beban yang berat, Trauma karena terjatuh dan sebagainya. Sayang memang baru diketahui setelah masa pertumbuhan anda sudah lewat. Kalau usia anda masih dibawah 17 th, yaitu dimasa pertumbuhan, perbaikan kelaianan ini membawa hasil yang lebih baik. Tetapi kami tetap menganjurkan anda untu memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy yang khusus tulang belakang umtuk diperiksa lebih lanjut apakah Scoliosis anda ini masih dapat dilakukan perbaikan semaximal mungkin. Anda bisa datang ke klinik Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tertima kasih

  6. avatar gallih says:

    Dok.
    adakah olahraga khusus untuk kesehatan tulang belakang??

    • Berenang memang merupakan olah raga yang terbaik untuk kesehatan tulang belakang. Tidak dianjurkan olah raga yang mengangkat beban yang terlalu berat karena dapat mencederai tulang belakang anda. Terima Kasih

  7. avatar Raihan says:

    Dok, saya mau bertanya anak saya pernah mengalami TB Usus yang parah sehingga mengena tulang belakang, saat ini usia anak saya 3,5 tahun terdapat perbedaan panjang pada kaki, sehingga kelihatan kalau berjalan selalu jijit serta gampang jatuh…apa yang harus saya lakukan ya dok. agar anak laki saya bisa berjalan sempurna

    • Untuk masalah anda ini kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy, agar bisa di lakukan pemeriksaan secara lebih teliti dan bisa mendapatkan solusi yang terbaik untuk memperbaiki kondisi kaki anak anda. Karena usia 15 th masih dalam taraf pertumbuhan, mungkin masih bisa dilakukan suatu tindakan untuk membantu kondisi kaki anak anda. Terima Kasih

  8. avatar arif islamawan says:

    dok, saya mengalami kesakitan di bagian leher dan tulang belakang bagian tengah, kepala saya juga terasa sakit. secara fisik saya tulang saya tidak membungkuk ataupun menyamping, apa solusinya dok. terima kasih

    • Nyeri tulang belakang leher sering disebabkan karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat bebean yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehingga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakang/lehernya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  9. avatar natakang sandra says:

    dok,mau tanya. di bag leher kepala belakang terdapat bunyi seperti aliran saraf tapi kepala tidak sakit,dpt bergerak normal ke semua arah,tidak ada pusing,semuanya baik2 saja cuma ada bunyi aliran saraf yg terdengar. sakit apakah ini dok ? rusaknya dibag mana kira2,apak saraf,pembuluh darah ?
    Terima kasih

    • Kemungkinan yang anda dengar adalah bunyi dari aliran darah anda yang secara anatomis terletak dekat sekali dengan syaraf pendengaran anda sehingga anda bisa merasakan bunyi aliran darah tersebut. jika anda merasa terganggu anda bisa memeriksakan hal ini ke dokter spesialis THT untuk mendapat pemeriksaan yang lebih teliti. Terima kasih

  10. avatar wan says:

    adakah sakit tulang belakang berkait dengan posisi tidur seßorang?saya tidur meniarap dari kecil hingga sekarang 30tahun.sekarang sayansakit tulang pinggul,boleh jelaskan hubungkaitny9.malaysiaa hadir

    • Nyeri tulang belakang/punggung seperti ini sering disebabkan karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang/punggung anda. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang/punggung yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat bebean yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang/punggung kita melengkung saat duduk atau tidur dalam waktu yang lama, membuat otot dan tulang belakang kita mengalami cedera dan kekakuan serta kram.
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehingga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang/punggung.

      Karena tulang belakang/punggung merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang/punggung tersebut. Bila cedera tulang belakang/punggungnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut. Anemia dan sakit Maag juga mempengaruhi rasa sakit di punggung anda

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan sesegera mungkin masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 ext 3777, Terima kasih

  11. avatar deny dharmawan says:

    dok, waktu saya check up saya sedikit terkena gangguan tulang belakang lordosis kata dokter saya, apakah ada cara alami agar tulang cepat kembali normal ? atau harus periksa di dokter ortopedi ? terimakasih dok.

    • Untuk masalah anda ini memang harus dikonsultasikan dahulu ke dokter spesialis Orthopaedy untuk melihat seberapa parah Lordosis yang terjadi pada tulang belakang anda. Srhingga bisa dilakukan perencanaan tindakan sesuai tingkat keparahan Lordosis tulang belakang anda. Terima Kasih

  12. avatar Dolphin says:

    Dokter,

    saya merasakan tulang belakang saya sakit. Saya rasakan sejak tahun lalu. Saya sudah konsultasi ke dokter orthopedy dan dokter saraf. Dan pada hasil rontgen tahun lalu, dokter orthopedi berpendapat bahwa dari tulang belakang ada sedikit perapatan beberapa ruas tulang belakang. Dan Dokter saraf berpendapat, setelah melihat dari hasil test pergerakan misalnya kaki ditekuk dll, tidak ada indikasi saraf yang terjepit.

    dan 2 minggu terakhir, saya kembali merasakan sakit, dan saya sudah berkonsultasi dengan dokter Orthopedy disalah satu cabang RS Mitra Keluarga, dan disarankan untuk MRI, sertai diberikan obat: Provelyn 75mg, Rantin 150mg, Mexpharm 7.5mg.

    Dan saya mengikuti sarang dokter untuk
    MRI Lumbal Potongan Sagital T1W, T2W, axial T1W dan T2W tanpa Kontras GdDTPA, dengan hasil sebagai berikut:
    – Alignment Tulang baik.
    – Bentuk Korpus baik tidak tampak fraktur kompresi.
    – Intensitas signal tulang baik, tidak tampak erosi/destruksi. Spur tidak menonjol.
    – Diskus intervertebralis tidak menyempit.
    – Signal intensitas diskus L5-S1 tampak degenerasi.
    – Tampak protrusio diskus L5-S1 ke sentral dengan lateral kanan kiri yang menekan thecal sac, neural foramen bilateral sempit menekan radix.
    – potongan axial L1-2 s/d L5-S1 menunjukan diameter canalis vertebralis baik, tidak tampak canal stenosis.
    – Intrathecal tidak tampak kelainan.
    – Conus modularis setinggi L1-2 dengan kaliber dan intensitas baik.
    – Facet joint dan ligamentum flavum baik.

    Kesan:
    – tidak tampak spondilolistesis
    – Degenerasi dan protrusio diskus L5-S1 dengan penekanan radix bilateral.
    – Intrathecal baik.

    Pertanyaan saya dokter,
    – apa yang bisa ditarik dari hasil MRI tersebut diatas ?
    – apakah ada indikasi kalau saraf terjepit ? dan apakah perlu saya berkonsultasi dengan dokter saraf selain dengan dokter orthopedy ?

    Terima kasi saya ucapkan.

    • Degenerasi dan protrusio diskus L5-S1 dengan penekanan radix bilateral menandakan adanya pergeseran dari tulang rawan diantara tulang-tulang belakang dan keadaan ini menekan syaraf anda di ruas tulang belakang Lumbal ke 5 dan sacrum ke 1. kami anjurkan anda untuk terus melanjutkan terapi anda dengan dokter spesialis orthopaedy khusus masalah tulang belakang untuk mendapatkan penanganan dan terapi yang terbaik buat anda. Terima Kasih

  13. avatar hafiz says:

    saya nak tya mcm mna nak luruskan tulang berlakng bengkok ye …?

    • Kami anjurkan anda untuk memeriksakan terlebih dahulu masalah tulang bengkok ini ke dokter spesialis Orthopaedy, agar bisa diperiksa seberapa parah bengkoknya dan mendapatkan terapi yang terbaik. Terima Kasih

  14. avatar mairani says:

    dok, saya penderita skoliosis dan saya jatuh dengan posisi duduk. sekarang tulang punggung saya terasa sakit. apa yang sebaiknya saya lakukan dok? terimakasih banyak

    • Untuk masalah anda ini, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy yang khusus menangani masalah tulang belakang. Untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sampai seberapa parah cedera tulang punggung anda akibat jatuh dalam posisi duduk tersebut. Anda bisa mengkonsultasikan masalah anda ini ke klinik “Jakarta Orthopaedik Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777. Terima kasih

  15. avatar desy says:

    dok,saya mau nanya.
    kalau ciri2 nya leher sering pegal,tangan jg,kaki jg,trus dipinggang kadang2 sakit sprti kekurangan minum tp saya sudah minum lbh dari 8 liter ttp saja sakitnya tersa sekali,harus tegap dan gak bsa membungkuk krna kalau mmbngkuk sakit.
    trus dok,saya berjalan biasa tiba2 saya jatuh jd saya terduduk sprti otot dengkul saya tk mampu menahan,trus dikaki sya sering nyeri,kebas,pokoknya skitlah dok,betis saya jg sring naik,pdhl saya gak ada kegiatan dok,saya mash skolh,hnya makn tidur dikos.
    apa yg harus sya lakukan slnjtnya dok?
    periksa darah atau foto tulang?
    mksih byk dok

    • Nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat bebean yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  16. avatar yulius says:

    dok, saya mau bertanya tentang sakit mama saya yang mengalami bengkok tulang belakang bagian bawah dan setiap hari mendapat rasa nyeri. apa solusi atau obat yang bisa menghilangkan rasa nyeri tersebut?

    terima kasih

    • Tulang belakang yang bengkok atau yang disebut Scoliosis memang sering menimbulkan rsa nyeri terutama di usia lanjut dimana kondisi otot dan tulang yang sudah tidak lentur seperti waktu masa muda. Menghindari angkat barang berat, usahakan posisi tubuh untuk tetap tegak saat ambil barang dilantai atau saat duduk dan tidur akan sangat membantu mengurangi rasa sakit pada tulang belakang ibu anda. Bila sakitnya terlalu berlebihan, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang bel;akang agar dapat dilakukan pemeriksaan tingkat keparahan dari scoliosisnya itu sendiri sehingga bias diberi solusi dan pengobatan yang tepat untuk masalah ibu anda ini. Tertima kasih

  17. avatar zarra says:

    Saya berumur sekitar 15 thn. Sejak sekitar kelas 6 sd,saya mulai berjalan agak membungkuk. Dan lama-kelamaan terbisa membungkuk. Saat duduk masih tetap membungkuk. Dan sampai skrg,saya tetap agak membungkuk saat berjalan. Menurut say,bagian kepala saya juga terlihat agak menunduk. Apakah ini dpt dikategorikan sbg kelainan tulang? Haruskah saya konsultasi dgn dokter?atau kebiasaan membungkuk ini dpt dihilangkan? Mohon solusinya.

    • Posisi yang dibiasakan membungkuk dapat menyebabkan postur tubuh dan tulang belakang anda melengkung dan menetap menjadi kelainan bentuk tulang belakang anda. Membiasakan untuk berjalan tegak dan meluruskan badan selurus mungkin saat tidaur, memang membantu untuk meluruskan tulang ounggung anda kembali. Dan mengngat usia ana yang masih dalam usia pertumbuhan, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter Orthopaedy khusus tulang belakang untuk diperiksa seberapa parah melengkungnya tulang belakang anda ini, agar bisa segera dicari solusi yang terbaik sehingga melengkungnya tulang belakang anda dapat segera diatasi dan tidak menjadi bertambah parah. Anda bisa mengkonsultasikan masalah anda ini ke klinik “Jakarta Orthopaedik Center” di lantai 3, RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777. Terima Kasih

  18. avatar Putu Tresna says:

    Dok , saya ingin bertanya , saya pemuda lajang , usia 21 thn , seorang karyawan swasta
    Punggung saya di sekitar ruas tulang belakang terasa nyeri ,kadang2 terasa di bagian atas dan bagian pinggang kadang2 sakit kadang2 tidak ,ketika tidur juga sangat tidak nyaman sekali , tapi sangat tidak nyaman sekali dok
    Sakit punggung ini juga dibarengi dengan perut kembung yang benar2 membuat perut saya tidak enak .
    Ada apa dengan saya dok ?, Apa ini gejala sakit tulang belakang atau ada hubungannya dengan asam lambung ?
    lalu Langkah apa yang harus saya lakukan dok agar tidak terlamat mengatasinya
    Mohon ptunjuknya
    Terimakasih saya ucapkan sebelum dan sesudahnya ..

    • Nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  19. avatar christiany says:

    dok saya gadis berusia 19th,sudah 1th saya megalami sakit dibagian punggung, bahkan lengan atas pun kadang ikut terasa sakit. saya sudah rontgen dan tulang saya baik2 saja. setelah minum obat dan sedkit terapi mulai membaik. setelah membaik saya sempat olahraga skipping, beberapa hari kemudian punggung saya mulai terasa lagi nyerinya dan itu luar biasa.
    apakah olahraga skipping itu dilarang ya dok?

    • Nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  20. avatar chris says:

    Dok, saya pria usia 39thn, kondisi badan saya bungkuk, perubahan tulang punggung saya berawal dari sering merasa nyeri pada bagian punggung tengah dan bawah pada saat kuliah. Sejak SMP saya ada riwayat sakit radang sendi yang berkelanjutan sampai SMA dan rasa sakit sering menyerang pada pergelangan kaki, lutut, paha dan lengan. Saat kuliah sebetulnya sudah jarang mengalami sakit sehingga bisa beraktifitas normal, namun suatu saat timbul kembali rasa nyeri namun kali ini di punggung. Setiap kali tidur saya mencari posisi yg nyaman yaitu miring. Tanpa disadari ternyata ada perubahan pada tulang belakang. Kemudian, tahun 1999 saya sempat berobat ke RS Tulang di Solo karena kambuh saat awal pertama bekerja, tidak tahan dengan pola kerja dimana saya berada di ruang berAC dan di depan komputer dari pagi hingga malam. Saat ini tulang punggung bagian tengah ada yg lebih menonjol sehingga untuk tidur terlentang saya tidak bisa, dan semakin lama saya rasakan jarak antara badan dengan lantai makin lebar. Yang ingin saya tanyakan Dok, apakah kelainan tulang belakang saya ini bisa diperbaiki ? ke dokter mana sebaiknya ? Apakah ini akibat radang sendi yang pernah saya alami ? Thanks

    • Untuk masalah anda ini, kami anjurkan untuk mengkonsultasikan dahulu ke dokter spesialis Orthopaedy yang khusus menangani masalah tulang belakang. Agar mendapat pemeriksaan yang lebih teliti seberapa parahnya keadaan tulang belakang anda ini.

      Faktor-faktor yang sering menyebabkan rasa sakit yang semakin bertambah antara lain:
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang/punggung.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk masalah jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777 Terima kasih

  21. avatar alpha says:

    Dok, saya pria usia 39thn, kondisi badan saya bungkuk, perubahan tulang punggung saya berawal dari sering merasa nyeri pada bagian punggung tengah dan bawah pada saat kuliah. Sejak SMP saya ada riwayat sakit radang sendi yang berkelanjutan sampai SMA dan rasa sakit sering menyerang pada pergelangan kaki, lutut, paha dan lengan. Saat kuliah sebetulnya sudah jarang mengalami sakit sehingga bisa beraktifitas normal, namun suatu saat timbul kembali rasa nyeri namun kali ini di punggung. Setiap kali tidur saya mencari posisi yg nyaman yaitu miring. Tanpa disadari ternyata ada perubahan pada tulang belakang saya. Kemudian tahun 1999 saya sempat berobat ke RS Tulang di Solo karena kambuh saat awal pertama bekerja, tidak tahan dengan pola kerja dimana saya berada di ruang berAC dan di depan komputer dari pagi hingga malam. Saya hanya diberi obat untuk diminum. Kondisi saat ini saya sudah jarang sekali sakit nyeri tp kondisi tulang punggung bagian tengah ada yg lebih menonjol sehingga untuk tidur terlentang saya tidak bisa, dan semakin lama saya rasakan jarak antara badan dengan lantai makin lebar. Yang ingin saya tanyakan Dok, apakah kelainan tulang belakang saya ini bisa diperbaiki ? ke dokter mana sebaiknya ? Apakah ini akibat radang sendi yang pernah saya alami ?

    • Untuk masalah anda ini, kami anjurkan untuk mengkonsultasikan dahulu ke dokter spesialis Orthopaedy yang khusus menangani masalah tulang belakang. Agar mendapat pemeriksaan yang lebih teliti seberapa parahnya keadaan tulang belakang anda ini.

      Faktor-faktor yang sering menyebabkan rasa sakit yang semakin bertambah antara lain:
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang/punggung.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk masalah jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777 Terima kasih

  22. avatar nani says:

    dok, saya umur 38 tahun, setiap bangun pagi ada sedikir rasa sakit di punggung dan pinggul sebelah kiri lebih terasa saat melakukan posisi tertentu..saya sudah pernah di rongtsen dan hasilnya

    pelvis AP
    -Tidak tampak deformitas.tanda tanda fraktur pada struktur tulang pelvis.
    -Tidak tampak tanda tanda reaksi pathologis pada struktur tulang pelvis
    -Sela sendi pinggul tidak menyempit. tidak tampal kalsifikasi pada sela sendi
    -Tidak tampak kalsifikasi abnormal pada ronga pelvis

    kesan : tidak tampak kelainan struktur tulang

    Limbosacral AP & Lateral
    – Alignment pada AP tampak mild dextra-scoliosis dan pada saggital profile tampak melurus
    – Tidak tampak listhesis
    – Struktur dan bentuk corpus vertebra lumbo-sacral baik, tak tampak lesi litik atau blastik.
    – Tidak tampak deformitas/reaksi patologis pada struktur tulang corpus vertebrata.
    Sela discus intervertebralis tidak menyempit
    Jaringan Lunak normal

    Kesan : Alignment pada AP tampak mild dextra-scoliosis dan pada saggital tampak melurus .
    Dd./ muscular spasm

    apa artinya dok, saya kurang paham penjelasan dokternya waktu itu? dan bisa sembuh kah? caranya gimana ? (saya pernah di sarankan untuk melakukan streching oleh terapist.. dengan cara menggangkat ke dua kaki dalam dalam posisi tidur untuk di lekatkan ke badan.. apa kah streching tersebut betul untuk penyakit tersebut,

    terima kasih sebelumnya

    • Pelvis adalah tulang panggul kita. Sedang lumbosacral adalah tulang belakang kita dari pinggang ke panggul. Posisi AP adalah posisi foto rontgen yang dilakukan dengan pemancaran sinar rontgen dari depan yang ditangkap film yang diletakan di belakang kita. Sedang posisi lateral adalah pengambilan foto Rongent dari arah samping tubuh kita.

      Mild Scoliosis dextra merupakan kondisis tulang belakang anda yang tidak lurus dan agak sedikit(Mild) bengkok(scoliosis) ke kanan(dextra). Dan keadaan bengkok kekanan ringan ini (mild Scoliosis dextra) memang bisa menyebabkan kram di otot-otot punggung (Muscular spasm). Kurang lebih seperti itu penjelasan dari hasil foto Rontgen anda ini. Jadi memang Streching merupakan cara yang terbaik untuk mengurangi kram di otot-otot panggul anda akibat kerja seharian, juga posisi berdiri, duduk dan tidur yang salah tanpa kita disadari. Terima Kasih

  23. avatar natalia says:

    Dok saya pny anak berumur 1 stengah thn saya perhatikan akhir2 ini ada yg lain pada tulang belakang anak saya kyk bengkok gitu yg saya mau tnyakan apakah tulang blkg anak saya bisa lurus tanpa dioperasi karna kan tulang untuk anak seusia itu masih lentur saya mohon jawabannya..trima kasih

    • Tentu saja bias, karena masih dalam masa pertumbuhan sehingga masih dapat diperbaiki denagn lhasil yang lebih baik. Kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan maslah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tumbuh kembang anak, agar diperiksakan lebih teliti, apakah tulang belakang anak anda benar – benar bengkok seperti yang anda takutkan. Selain itu hati – hati dalam cara menggendong anak kita, usahakan agar saat menggendong benar – benar lurus tulang belakangnya, juga saat duduk dan posisi tidur, agar tidak melengkung dan membuat tulang belakang anak anda makin bengkok. Terima kasih

  24. avatar kiran says:

    dok, saya wanita umur 20thn, pernah jatuh terbanting dari motor 2 tahun lalu, dan saat itu saya langsung ke Ugd karena kaki kiri saya terasa sakit luar biasa sampai tidak bisa jalan sama sekali. saat d ronsen tulangnya baik2 saja, tapi setelah itu saya tidak bisa jalan selama 4 bulan lebih tapi tidak berpikir utk ke dokter lagi karena saya pikir itu wajar. Namun sejak januari 2014 kemarin kaki kiri saya mulai sakit lagi di bagian pantat kiri, kalau sakitnya parah bisa sampai ke paha dan sepanjang betis samping luar. Saat berdiri atau jalan sakit, duduk lebih sakit, berbaring pun sakit. Kira2 kenapa ya dok? Sebaiknya saya ke dokter bagian apa? Sebagai tambahan, saya divonis scoliosis april lalu, kira2 sakit kaki saya karena apa ya dok? Terima kasih sebelumnya..

    • Untuk masalah anda ini, memang harus dikonsultasikan dahulu dengan dokter spesialis orthopaedic khusus yang menangani tulang belakang. Sakit yang anda rasakan ini bisa disebabkan karena kecelakaan yang anda alami sehingga menyebabkan pergeseran Tulang belakang anda yang memang tidak bisa terdeteksi dengan foto biasa, atau bisa juga disebabkan karena scoliosis yang anda alami saat ini. Dan bila scoliosis ini memang sudah ada sebelumnya, kemudian ditambah lagi dengan adanya kecelakaan lalu lintas yang terjadi 2 th lalu, dapat memperburuk kondisi scoliosis anda. Untuk itu kami sarankan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis orthopaedic yang khusus menangani masalah Tulang belakang, agar dapat dicari penyebab sakitnya tersebut, sekaligus dicari solusi yang tepat untuk masalah anda ini.

      Anda bisa datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” dilantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi di nomor telephone (021)6545555, ext 3771/3772/3773/3777. Terima kasih

    • Sakit yang anda rasakan ini bisa disebabkan karena kecelakaan yang anda alami sehingga menyebabkan pergeseran Tulang belakang anda yang memang tidak bisa terdeteksi dengan foto biasa, atau bisa juga disebabkan karena scoliosis yang anda derita saat ini. Dan bila scoliosis ini memang sudah ada sebelumnya, kemudian ditambah lagi dengan adanya kecelakaan lalu lintas yang terjadi 2 th lalu, dapat memperburuk kondisi scoliosis anda. Untuk itu kami sarankan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis orthopaedic yang khusus menangani masalah Tulang belakang, agar dapat dicari penyebab sakitnya tersebut, sekaligus dicari solusi yang tepat untuk masalah anda ini.

      Anda bisa datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” dilantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi di nomor telephone (021)6545555, ext 3771/3772/3773/3777. Terima kasih

  25. avatar saiyidah mahtari says:

    Dok, saya umur 23 tahun, akhir-akhir ini merasakan nyeri dibagian perut belakang sebelah kiri, dan terkadang kaki sebelah kanan dari lutut sampai mata kaki merasakan kesemutan dan tidak bisa digerakkan.
    berdasarkan hasil rongent dinyatakan kurvature tulang nampak baik ( namun bila dilihat posisi tulang belakang agak miring kekanan ) dan line of weight bearing jatuh didepan sacrum. mohon penjelasannya. terimakasih

    • avatar saiyidah mahtari says:

      maaf ada typo maksudx kurvature tulang nampak lurus

      • Untuk kasus anda ini memang harus dikonsultasikan ke dokter spesialis Orthopaedy yang menangani masalah tulang belakang, untuk dicari apakah gambaran rontgen tulang belakang anda ini membuat syaraf yang keluar dari tulang belakang anda terjepit, sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman dan kesemutan perut hingga kaki kanan anda. Ynag terpenting untuk anda adalah jangan membawa barang – barang berat sperti tas tangan , tas Ransel atau angkat – angkat koper yang membebani tulang belakang anda ini. Agar keluhan kesemutan ini tidak semakin bertambah parah.

        Anda bisa datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lt 3 RS Mitra kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777. Terima kasih

    • Untuk kasus anda ini memang harus dikonsultasikan ke dokter spesialis Orthopaedy yang menangani masalah tulang belakang, untuk dicari apakah gambaran rontgen tulang belakang anda ini membuat syaraf yang keluar dari tulang belakang anda terjepit, sehingga menyebabkan rasa tidak nyaman dan kesemutan perut hingga kaki kanan anda. Ynag terpenting untuk anda adalah jangan membawa barang – barang berat sperti tas tangan , tas Ransel atau angkat – angkat koper yang membebani tulang belakang anda ini. Agar keluhan kesemutan ini tidak semakin bertambah parah.

      Anda bisa datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lt 3 RS Mitra kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777. Terima kasih

  26. avatar Dian Puspita says:

    Dok, umur saya 31 tahun
    saya mengalami nyeri punggung yang menjalar dari pantat sampai paha bagian bawah, Setelah dilakukan radiologi
    Hasil Pemeriksaan : Lumbo sacral AP LAT
    Uraian hasil pemeriksaan :
    – Opasitas tulang baik
    – Tidak tampak destruksi tulang & spondylolisthesis
    – sudut LS 40 derajat
    – Line of Weight BEaring depan promontorium
    – Lordotik lumbal melurus
    – Disc Space Baik
    Kesan : Unstable lumbosacral dengan spasme para lumbal & sacralisasi L5

    mohon penjelsasannya dan adakah terapinya.
    terima kasih dok..

    • Apakah ini pemeriksaan Radiology foto tulang belakang biasa atau hasil dari MRI tulang belakang ?
      Kalau dari hasil pembacaannya, memang tidak menunjukkan adanya penyempitan tulang belakang, hanya karean spasme otot – otot di sendi antara tulang belakang dan panggul. dimana selalin otot – otot nya kram (spasme) juga sendi di daerah tersebut tidak stabil sehingga sering bergeser dan menyebabkan gangguan pada syaraf -syaraf yang keluar dari daerah tersebut. Sehingga anda merasakan nyeri seperti yang anda rasakan tersebut.

      Sofa yang terlalu empuk atau tempat tidur yang terlalu lembek dapat membuat melengkungnya tulang belakang anda ini sehingga bisa menjadi penyebab ketidakstabilan sendi didaerah tersebut. begitu juga bila kita sering duduk dengan posisi miring setengah tiduran. Juga bawa barang – barang berat dsbnya. Untuk itu relaksasi dengan tidur selurus mungkin dan duduk tegak bersandar serta pemakaian korset untuk menstabilkan tulang belakang anda, menjadi salah satu solusi untuk menghilangkan rasa sakit tersebut. Bila sakit anda berlanjut dan makin parah, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy yang khusus menangani masalah tulang belakang anda. bila diperlukan, akan dilakukan pemeriksaan yang lebih khusus seperti MRI untuk melihat lebih detail posisi tulang belakang dan otot – otot yang terdapat disekitar area tersebut. Anda bisa datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran, untuk mengkonsultasikan masalah anda ini. Untuk keterangan lebih lanjut anda bisa menghubungi di nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777. Terima Kasih

      • avatar tonny rahmadja says:

        Umur sy 20th pas. Sy terkena kelainan tulang belakang lordosis. Bgaimana cara mengatasinya agar lordosis itu bisa sembuh ato tulang bisa normal lagi. Tmksih dok

        • Semakin muda seseorang memang akan semakin mudah untuk membetulkan tulang belakang yang bengkok ini yang dikenal dengan nama lordosis. Usia anda yang ke 20, memang akan lebih sukar buat penyembuhannya. saran kami adalah, mencari dokter spesialis orthopaedy yang khusus menangani masalah tulang belakang, Hal – hal yang dapat membantu agar jangan sampai bertambah parah keadaan lordosis anda adalah
          – tidak mengangkat benda – benda berat
          – Olah raga yang dianjurkan adalah berenang, jangan fitness atau aerobik yang harus loncat dan sebagainya, supaya tidak menambah beban tulang belakang anda.
          – usahakan tidur terlentang dengan posisi tubuh yang selurus mungkin
          – jangan duduk di sofa yang terlalu empuk serta tidur di alas kasur yang terlalu empuk yang membuat tulang belakang melengkung.
          duduk tegak tidak dan jangan duduk santai dimana posisi tubuh miring ke kiri atau ke kanan

          Terima kasih

  27. avatar anet says:

    Dok, hampir sebulan ini saya mengalami nyeri saat duduk mau pun berjalan dan sakit saat membungkuk. saya sudah berobat di RS dan hasil diagnosa dokter dari hasil rontgen tulang bantalan saya menyempit karena sering angkat beban yg berat (gendong anak). tetapi dokter baru memberikan saya terapi obat saja. jika sakit saya masih berkelanjutan, apakah terapi yang harus dilakukan dok, apakah ini gejala pengeroposan tulang? Mohon dijawab ya dok. Terima kasih.

    • Nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Sterching dengan posisi tubuh selurus mungkin dan selama mungkin saat tidur dan selain obat – obatan, menghindari apa yang sudah saya sebutkan diatas, akan sangat membantu anda untuk mengurangi rasa sakit yang berkelanjutan ini. Kalau memang diperlukan, Fisioterapi akan sangat membantu mengurangi rasa tidak nyaman ini. Terima Kasih

  28. avatar mega aprilia says:

    Dok punggung saya sering terasa sakit mungkin karena saya Sering jalan bungkuk. Kalau di injak sama orang yang lebih berat dr saya sampai bunyi kretek2 keras… Baru terasa enakan tp akhir2 ini punggung saya tetep merasa sakit walau sudah di injak. Sakitnya, sampai ke tulang leher belakang. Menurut dokter saya sakit apa? Dan apa yang harus saya lakukan?

    • Nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Streching dengan posisi tubuh selurus mungkin dan selama mungkin saat tidur dan selain obat – obatan, menghindari apa yang sudah saya sebutkan diatas, akan sangat membantu anda untuk mengurangi rasa sakit yang berkelanjutan ini. Kalau memang diperlukan, Fisioterapi akan sangat membantu mengurangi rasa tidak nyaman ini. Kami tidak setuju untuk dilakukan penginjakan seperti yang anda sering lakukan, karena resiko cedera yang dapat terjadi bisa lebih besar dari manfaatnya.
      Bila sakit berlanjut, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang belakang, agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan lebih terarah dari masalah anda ini. Anda dapat datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777
      Terima Kasih

  29. avatar siti hjijah says:

    dok, saya ingin bertanya……
    saya sering mengalami rasa sakit di bagian punggung saya, saya tidak bisa kuat/tahan duduk lama-lama karena suka sakit pada bagian punggung atas dan bawah, serta apabila saya jongkok atau dalam posisi membungkuk agak lama kemudian saya akan berdiri tegak lagi akan terasa sakit di bagian punggung bawah saya.dan hal ini terus berlanjut hingga sekarang
    apakah gejala tersebut merupakan indikasi akan penyakit tulang belakang? jika iya, bagaimana cara mengatasinya?

    sebelumnya terima kasih dok

    • Nyeri tulang belakang/punggung paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang/punggung. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Streching dengan posisi tubuh selurus mungkin dan selama mungkin saat tidur dan selain obat – obatan, menghindari apa yang sudah saya sebutkan diatas, akan sangat membantu anda untuk mengurangi rasa sakit yang berkelanjutan ini. Kalau memang diperlukan, Fisioterapi akan sangat membantu mengurangi rasa tidak nyaman ini. Kami tidak setuju untuk dilakukan penginjakan seperti yang anda sering lakukan, karena resiko cedera yang dapat terjadi bisa lebih besar dari manfaatnya.
      Bila sakit berlanjut, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang belakang, agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan lebih terarah dari masalah anda ini. Anda dapat datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777
      Terima Kasih

  30. avatar marlina says:

    Selamat siang Dok,

    Waktu sabtu sminggu lalu saat saya mengangkat anak saya (saya posisi duduk), tiba tiba pinggang / punggung belakang saya sakit. Sehingga selama 3 hari, pinggang saya sangat sakit dan sangat sulit saat hendak dari posisi tidur/duduk maupun akan membaringkan badan/duduk maupun jalan. Saat bersin, batuk, atau tertawa pun sangat sakit. Akhirnya dengan rujukan seorang dokter saya diminta untuk MRI. hasilnya :

    – Bulging diskus intervertebralis L4-5 dan L5-S1 ke posterior mengindentasi duralsac dan menekan sedikit foramina radix nervus spinalis L5 kanak kiri dan S1 kiri.
    – Lordotik lumbalis relative menghilang dan tampak alignment pada sagital profile melurus dan pada AP mild dextro-scoliosis.

    – MR myelogram terlihat indentasi di L4-5 dan L5-S1 dan arachnoid cyst di area distal.

    Apakah hasil seperti ini menunjukkan kondisi sakit ringan dan bisa diatasi dengan fisioterapi?

    Terimakasih

    • Untuk masalah anda ini, Fisioterapi masih bisa dilakukan untuk membantu menghilangkan nyeri yang terjadi saat ini, memang membutuhkan kesabaran dan waktu yang lama, serta tidak bisa hanya dalam 1 – 2 kali terapi langsung sembuh. Ynag penting hindari trauma – trauma lain yang menyebabkan punggung bertambah parah seperti: :
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Streching dengan posisi tubuh selurus mungkin dan selama mungkin saat tidur dan selain obat – obatan, menghindari apa yang sudah saya sebutkan diatas, akan sangat membantu anda untuk mengurangi rasa sakit yang berkelanjutan ini. Fisioterapi akan sangat membantu mengurangi rasa tidak nyaman ini. Kami tidak menganjurkan untuk dilakukan pemijatan, karena resiko cedera yang dapat terjadi bisa lebih besar dari manfaatnya.
      Bila sakit berlanjut, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang belakang, agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan lebih terarah dari masalah anda ini. Anda dapat datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777
      Terima Kasih

  31. avatar Widya says:

    Dok, kemarin say salah posisi waktu mengangkat baring Berat, ( membungkuk). Sehingga saya tindak dpt berdiri Tegak/ berjalan normal. Kalau berdiri Tegak sakit sekalian, jalan pun harus sedikit bungkuk baru tindak sakit. Apa yg saya Alamo dan bgt cara penyembuhannyA? Apakah berenang dapat menyembuhkan? Terimakasih

    • Nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Streching dengan posisi tubuh selurus mungkin dan selama mungkin saat tidur dan selain obat – obatan, menghindari apa yang sudah saya sebutkan diatas, akan sangat membantu anda untuk mengurangi rasa sakit yang berkelanjutan ini. Demikian juga dengan olah raga berenang. Kalau memang diperlukan, Fisioterapi akan sangat membantu mengurangi rasa tidak nyaman ini. Kami tidak menganjurkan untuk dilakukan pemijatan/masage karena resiko cedera yang dapat terjadi bisa lebih besar dari manfaatnya.
      Bila sakit berlanjut, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang belakang, agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan lebih terarah dari masalah anda ini. Anda dapat datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777
      Terima Kasih

  32. avatar marlina says:

    Selamat sore , Dok
    Terimakasih untuk jawabannya.

    Jika saya datang berkonsultasi apakah ke dokter syaraf atau dokter tulang?

    untuk yang lordotik lumbalis relative menghilang dan tampak alignment pada sagital profile melurus
    Dan arachnoid cyst di area distal. maksudnya apa ya Dok? Dan Apakah utk ini saya nanti akan di arahkan ke dktr tulang/syaraf?

    Terimakasih

    • Untuk masalah anda ini, artinya, tulang belakang anda sekitar panggul relatif lurus tidak melengkung serta terdapat arachnoid cyst yang artinya sedikit ada pengapuran di bagian ujung tulang belakang anda. Memang untuk keadaan anda ini, akan diarahkan ke bagi dokter spesialis Orthopaedy (Tulang). Terima kasih

  33. avatar Rian says:

    Sya mau tanya dok…, Kaki dan tangan saya tergolong tinggi, tetapi tubuh bagian atas saya tergolong pendek. apakah ini juga ada kelainan pada tulang belakang saya? Lalu bagaimana cara mengobatinya. tolong pencerahannya..!
    Trimakasih..

    • Memang diperlukan beberapa pemeriksaan untuk memastikan ada kelainan atau tidak di bagian tulang belakang anda, bila semuanya normal, berarti bentuk seperti tubuh anda ini bisa disebabkan karena faktor genetik, untuk masalah genetik, memang tidak bisa dilakukan tindakan apa-apa. Tetapi jika ada kelainan tulang belakang, bisa dilakukan tindakan yang disesuaikan dengan derajat kelainannya. Untuk itu konsultasi dengan dokter spesialis Orthopaedy kami anjurkan. Terima kasih

  34. avatar yulianto says:

    dok, saya usia 43 tahun, akhir akhir ini saya menderita nyeri di punggung seperti di tusuk saat membungkuk dan saat duduk terasa sakit dan untuk ambil nafas panjang juga sakit.
    sebelumnya kalo dipakai jalan jalan sekitar 1 -2 jam punggung terasa sakit dan butuh duduk untuk memulihkanya.

    berdasarkan hasil rontgen hasilnya sbb
    – Curva normal
    -Trabekulasi tulang normal
    -Lipping ( – )
    -Penyempitan spatium intervertebralis ( – )
    Listhesis ( – )
    – Line WB jatuh pada anterior promotorium dengan sudut fergusson +/- 40 derajat

    Kesimpulan
    – Unstable LS joint dengan sudut fergusson +/- 40 derajat

    yang kami tanyakan , apa yang terjadi denga tulang belakang saya dan pengobatan apa yang harus kita laukuan.

    Terima kasih dokter

    • Sudut kelengkungan tulang belakang anda yang sekitar 40 derajat dan adanya ketidakstabilan pada ruas tulang belakang yang di lumbal ke 5 seperti yang anda dapatkan ini, kadang dapat membuat rasa tidak nyaman pada tulang belakang anda bila dipakai beraktifitas. Apalagi bila anda sering membawa barang-barang berat termasuk tas tangan dan ransel yang terlalu berat, dapat memperparah keadaan anda. Kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus menangani tulang belakang agar dapat dicari penyebab dan solusi yang terbaik untuk mengatasi masalah anda ini. Anda dapat datang ke kilinik “Jakarta Orthophaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi ke nomor (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777.
      Terima kasih

  35. avatar weldera purnama says:

    Dokter, saya mau nanya,februari tahun ini saya akan berusia 19th, dan saya mengalami masalah, bahwasanya tulang punggung bengkok ke kiri, dan menyebabkan tulang punggung belakang yg sebelah kaanan menonjol ke belakang , saya sudah berkonsultasi dengan dokter orthopeadi di bukittingg, dan diberi alat untuk meluruskan tulang ini. Menurut dokter apakah penyakit saya ini bisa disembuhkan ? Dan ada olahraga atau saran yg harus dilakukan dok ? Soalnya saya sudah mulai merasa nyeri di area punggung

    • Semakin muda seseoarang memang akan semakin mudah untuk membetulkan tulang belakang yang bengkok ini yang dikenal denan nama scoliosis. Usia anda yang ke 19, memang akan lebih sukar buat penyembuhannya. saran kami adalah, mencari dokter prthopaedy yang khusus menangani masalah tulang beakang, Hal – hal yang dapat membantu selain alat yang diberikan oleh dokter anda adalah
      – tidak mengangkat benda – benda berat
      – Olah raga yang dianjurkan adalah berenang, jangan fitness atau aerobik yang harus loncat dan sebagainya, supaya tidak menambah beban tulang belakang anda.
      – usahakan tidur terlentang dengan posisi tubuh yang selurus mungkin
      – jangan duduk di sofa yang terlalu empuk serta tidur di alas kasur yang terlalu epuk yang membuat tulang belakang melengkung.
      duduk tegak tidak dan jangan duduk santai dimana posisi tubuh miring ke kiri atau ke kanan

      Terima kasih

      • avatar weldera purnama says:

        Terimkasih saran nya dokter, jika saya rajin memakai alat ini, apakah bisa di sembuhkan dengan waktu kurang lebih 1 tahun dok ? jika hanya dipakai di saat tidur apakah akan membantu dok ?

        • Bisa atau tidaknya tersembuhkan memang tergantung dari tingkat keparahan kondisi tulang belakang anda. alat yang anda pakai memang untuk membantu agar kondisi tulang anda tidak semakin bergeser saat melakukan aktifitas, sehingga sebaiknya dipakai saat beraktifitas sehari – hari, dan pada saat tidur bisa dilepas bisa tetap dipasang, sesuai instrusi dari dokternya. Terima kasih

  36. avatar Deya says:

    Selamat pagi Dokter,

    ayah saya berusia 82 tahun, sekitar 2 minggu lalu sakit di pinggang, sementara hasil rontgen adalah:

    1. LUMBO SACRALIS-AP
    2. LUMBO SACRALIS LAT
    Spurs minimal di corpus vertebral dengan scoliosis minimal ke kanan.
    Pedikel dan ruang diskus baik.
    Tak tampak listhesis dan vacuum disk.
    Kesimp; Spondiloarthrosis lumbal

    Itu arti dan maksudnya apa dan harus bagaimana penanganannya dokter? Terima kasih banyak

    • avatar Deya says:

      Maaf sedikit tambahan , sakit pinggang yang dimaksud adalah terasa sakit bila membungkukkan badan, sehingga posisi bungkuk/miringnya hanya bisa sedikit.
      Beberapa hari terakhir ini sakit agak mereda karena sementara diberi salep.

      • Kejadian sakit seperti ini memang sering terjadi pada usia lanjut seperti ayah anda. Hal – hal yang dapat menyebabkan nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
        – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
        – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
        – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
        – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
        – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
        – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

        Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

        Streching dengan posisi tubuh selurus mungkin dan selama mungkin saat tidur dan selain obat – obatan, menghindari apa yang sudah kami sebutkan diatas, akan sangat membantu ayah anda untuk mengurangi rasa sakit yang berkelanjutan ini. Demikian juga dengan olah raga berenang. Kalau memang diperlukan, Fisioterapi akan sangat membantu mengurangi rasa tidak nyaman ini. Kami tidak menganjurkan untuk dilakukan pemijatan/masage karena resiko cedera yang dapat terjadi bisa lebih besar dari manfaatnya.
        Bila sakit berlanjut, kami anjurkan ayah anda untuk mengkonsultasikan masalah ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang belakang, agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan lebih terarah dari masalah ini. Anda dapat datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777
        Terima Kasih

    • Dari hasil Rontgen ini, ditemukan adanya pengapuran di bagian tulang belakang bagian bawah (Lumbal) serta didapatkan tulang belakang yang bengkok ke kanan (Scoliosis) tetapi minimal. Kejadian sakit seperti ini memang sering terjadi pada usia lanjut seperti ayah anda. Hal – hal yang dapat menyebabkan nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Streching dengan posisi tubuh selurus mungkin dan selama mungkin saat tidur dan selain obat – obatan, menghindari apa yang sudah kami sebutkan diatas, akan sangat membantu ayah anda untuk mengurangi rasa sakit yang berkelanjutan ini. Demikian juga dengan olah raga berenang. Kalau memang diperlukan, Fisioterapi akan sangat membantu mengurangi rasa tidak nyaman ini. Kami tidak menganjurkan untuk dilakukan pemijatan/masage karena resiko cedera yang dapat terjadi bisa lebih besar dari manfaatnya.
      Bila sakit berlanjut, kami anjurkan ayah anda untuk mengkonsultasikan masalah ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang belakang, agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan lebih terarah dari masalah ini. Anda dapat datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777
      Terima Kasih

  37. avatar Vivi says:

    Dok, saya ingin bertanya, anak saya berumur 11 tahun. Sejak kecil sampai kira-kira umur 7 tahun anak saya mempunyai postur tubuh yang normal (tegak), bertambahnya umur dia mulai mempunyai kebiasaan suka membongokkan badannya saat berjalan/duduk dan lama kelamaan saya melihat hal itu menjadi kebiasaan dan struktur tulang punggungnya pun mulai melengkung.
    Yang saya ingin tanyakan apakah postrur anak saya ini masih bisa diterapi agar normal kembali?

    Terima kasih.

    • Semakin muda seseoarang memang akan semakin mudah untuk membetulkan tulang belakang yang bengkok ini yang dikenal denan nama scoliosis. Usia anak anda yang ke 11, memang akan lebih mudah buat penyembuhannya. saran kami adalah, mencari dokter spesialis prthopaedy yang khusus menangani masalah tulang beakang, Hal – hal yang dapat membantu selain alat yang diberikan oleh dokter adalah
      – tidak mengangkat benda – benda berat
      – Olah raga yang dianjurkan adalah berenang, jangan fitness atau aerobik yang harus loncat dan sebagainya, supaya tidak menambah beban tulang belakang anak anda.
      – usahakan tidur terlentang dengan posisi tubuh yang selurus mungkin
      – jangan duduk di sofa yang terlalu empuk serta tidur di alas kasur yang terlalu epuk yang membuat tulang belakang melengkung. Duduk tegak, tidak dan jangan duduk santai dimana posisi tubuh miring ke kiri atau ke kanan

      Terima kasih

  38. avatar Rita says:

    Dok, saya mau ingin me nanya kan tenang mama saya, mama saya 75 thn ada diabetes, 4 bln lalu dia jatuh terduduk dan diantar kakak saya ke fisioterapi, Awalnya sdh baikan tapi mama saya bandel dan minta pembantu kakak injak saat kakak keluar, saat saya lanjut bawain fisioterapi malahan sakinya makin parah dan di refer ke Dok. Syaraf dan di rontsen, hasil rontsen sbb:
    Foto lumbosacral AP/ Lateral:
    Curiga kompresi vertebra L1
    Tidal tampang listhesis
    Curve lordotic tampak meluruskan
    Trabekulasi tulang tampak normal
    Superior dan inferior endplates tampak baik
    Spatium intervertebra tampak normal, tidak tampak penyempitan
    Pedicle dan interpedicular distance tampak normal, simetris
    Tampak osteophyte pada vertebra lumbalis
    yam pak kalsifikasi vascular
    Tidak tampak paravertebra soft tissue swelling
    Sacroiliac joint dan sacrum tampak normal.
    kesimpulan :
    Curiga kompresi vertebra L1
    Paralumbal muscle spasm dan spondylosis lumbalis
    Kalsifikasi vascular

    Awal Dok. Syaraf tdk jelasin detail jadi kami kirain cuma retak biasa. Dikasih vitamin D3 dan kalsium, dan disuruh cek 1 bln lagi. Karena mama ada diabetes dan osteoporosis saya bawa check up 2 bln kemudian dan ke Dok Syaraf lagi, kondisi mama jg tetap saja tak membaik. Waktu check ulang saya bw rontsen mama yg kemaren dan saya tanya ke dokter padahal sdh 2 bln lbh konsumsi kalsium dan vitamin D3 kok gak ada perubahan dan saya tanya apakah karena mama diabetes dan osteoporosis jd blm ada hasil? Eh … dokter baru sadar mama ada diabetes padahal jg pernah berobat di rmh sakit sana dan arsip nya jg gabung….
    Terakhir baru di jelasin detail kondisi mama nyatanya bukan retak biasa tapi kompresi fracture dan 2 cara penanganan yaitu cement injection tp disana gak ada dan operasi dikasih plat ato apa kurang jelas juga. Karena mama diabetes dan sudah berumur jadi utk operasi kita keberatan.
    Pertanyaan saya :
    1.apakah kompresi fracture pada penderita diabetes dan osteoporosis bisa sembuh natural dengan konsumsi vitamin D3 dan kalsium?
    2. Apakah mama bisa baring terus? Dia bisa gerak badan ke kiri dan ke kanan serta bisa telungkup tapi kalo dikasih duduk akan sakit dan mukanya menjadi pucat dan akhir ini sering sakit kaki dari pinggul sampai betis

    3. Apakah diperlukan untuk melakukan
    MRI?

    Dan Dokter spesialis apa yang saya seharusnya konsultasi kondisi mama saya?

    Tolong dijelaskan kesimpulan pada hasil rontsen

    Saya ucapkan terima kasih banyak

    • Untuk masalah ibu anda ini,
      1. Kompresi fraktur kompresi tidak bias sembuh secara natural dengan obat apapun, tetap tulang akan berada dalam gambaran seperti itu asal tidak terjatuh atau terbentur lagi, yang bisa menyebabkan kompresi frakturnya bertambah parah.
      2. Maksud anda baring terus itu adalah kelumpuhan kah ? Selama tidak ada penjepitan syaraf yang parah, sakit akan hilang sedikit demi sedikit, karena tubuh akan beradaptasi dengan keadaan tulang saat ini.Hilang sakitnya memang tidak bisa cepat, apalagi ada kondisi osteoporosis dan diabetes nya. Jadi masih ada harapan untuk kembali normal tapi membutuhkan waktu yang lama. Fisioterapi bias sangat membantu mempercepat penyembuhan nya
      3. MRI sangat diperlukan untuk melihat lebih jelas kondisi tingkat keparahan tulang belakang ibu anda tersebut. Dan kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah ibu anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus masalah tulang belakang agar bisa mendapat solusi yang lebih baik bagi ibu anda.

      Terima kasih

  39. avatar Rita says:

    Dok, saya sendiri ada sakit bahu sebelah kiri, keadaan ini terjadi beberapa tahun lalu saat saya bangun leher saya sakit dan tangan kiri kayak salah tidur tapi setelah beberapa hari sudah baikan tp sakit bahu kiri tetap.
    Dan jika lagi sakit saya harus gerakan bahu ke belakang dan krek bunyi dan baru terasa lega, kalo saya tak gerakan ke belakang dan saya diminta maka kepala akan sakit terutama yg bagian kiri, dan migrain.
    Tapi saya juga tak bisa nenteng tas lama disebelah kiri walaupun gak berat tetap akan sakit.

    Dan karena menjaga mama saya keadaan bahu saya terasa makin parah..

    Bagaimana bisa rasa sakit tegang leher dan bahu kiri saya?

    Kalo ke dokter saya harus ke spesialis apa?

    Sekali lagi saya ucapkan terima kasih dan saya menanti penjelasan dokter tentang kondisi mama dan saya.

    • Kejadian sakit seperti ini memang sering terjadi bila kita salah posisi dalam waktu yang lama seperti saat sedang tidur. Hal – hal yang dapat menyebabkan nyeri bahu kiri anda paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang terutama di bagian leher. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Streching dengan posisi tubuh selurus mungkin dan selama mungkin saat tidur dan selain obat – obatan, menghindari apa yang sudah kami sebutkan diatas, akan sangat membantu anda untuk mengurangi rasa sakit yang berkelanjutan ini. Demikian juga dengan olah raga berenang. Kalau memang diperlukan, Fisioterapi akan sangat membantu mengurangi rasa tidak nyaman ini. Kami tidak menganjurkan untuk dilakukan pemijatan/massage karena resiko cedera yang dapat terjadi bisa lebih besar dari manfaatnya.
      Bila sakit berlanjut, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang belakang, agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan lebih terarah dari masalah ini. Anda dapat datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777
      Terima Kasih

  40. avatar Hanafi says:

    Dok, saya umur 39 tahun, akhir-akhir ini bagian tulang leher saya jika digerakkan seperti menggangguk, ada suara “tek” seperti engsel yang bersinggungan. juga ketika perlahan menggelengkan kepala ada suara gesekan tulang. Pekerjaan saya kantoran dan lebih banyak duduk, juga setiap hari menyetir kurang lebih 3-4jam. Apakah ada saran atau apa yang harus diperiksa untuk mengetahui gangguan tsb ?
    Terima kasih atas perhatian nya.

    • Kalau di tilik dari pola kegiatan anda, memang berpotensial untuk terjadinya keadaan seperti ini, duduk berjam-jam di dpan computer serta dalam mobil tanpa ada jeda untuk merelaksasi otot-otot anda, dapat menyebabkan seperti yang anda keluhkan saat ini. Kami anjurkan anda untuk melakukan relaksasi setiap 2 jam selama 5-10 menit selama di kantor agar aliran darah anda kembali lancar dan otot anda tidak mengalami kekauan seperti ini. Bila sakit berlanjut, anda bisa mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedi dan kalau diperluan akan dikonsulkan ke doketr spesialis Fisiotherapi, agar masalah anda ini cepat tertangani. Terima kasih

  41. avatar Yuli says:

    Dok,saya punya anak umur 2.6 tahun,dari lahir ada bengkak dan cairan d tulang belakang sebelah kanan,dan telah di operasi umur 4 bulan,sekarang bengkaknya berkurang,sesuai denagn pertumbuhan badannya,tapi berjalan hanya bs penganggan aja,utk melapaskan tangan belum bs,kaki kanannya itu sepertinya kecil dokter,tolong anak saya dok,ngimana cara dokter agar anak saya bisa jalan sendiri,seperti anak lainnya,terima kasih dok,atas bantuannya

    • Untuk masalah anak anda ini memang agak complex karena cairan yang terdapat di tulang belakang akan menekan syaraf yang terdapat ditulang belakang. Karena syaraf dari otak memang turun kebawah melalui tulang belakang dan menyebar keseluruh tubuh. Sehingga jika ada kelainan di tulang belakang, dapat menyebabkan penekanan syaraf di daerah tersebut yang dapat berakibat kelemahan sampai kelumpuhan tubuh dari bagian tulang belakang yang terkena sampai ke bagian bawah. Fisioterapi memang amat diperlukan disini untuk memulihkan kondisi anak anda dan yang juga sangat penting adalah peran orang tua yang selalu mendampingi dan memberi support untuk anak anda. Kesabaran anda sangatlah diperlukan karena jika tidak anak anda akan takut berjalan sehingga pemulihanpun menjadi gagal total. Tidak ada obat khusus untuk masalah anak anda ini, yang terpenting adalah pelajari cara petugas fisioterapi saat melakukan terapi anak anda dan saat di rumah, andalah yang melatih anak anda. Semakin sering dilatih akan membawa hasil yang lebih baik walau tidak bisa 100% sempurna. Kontrol rutin juga diperlukan untuk masalah pembengkakan tulang belakang anak anda agar tidak kambuh lagi dan dapat menyebabkan kondisi bertambah parah.
      Terima Kasih

      • avatar yuli says:

        smp saat ini saya msh kontrol trs sekali setahun,masalah kakiny saya sdh pergi k fisioterapi,tp hya dsuruh beli sepatu terApi,dlm 3 buln sdh gantu.tp sdh 2x ganti sepatu ttp gak bs juga dok,mana sepatunya berat dan dlapisi besi,anak umur 2.6 tahun apa ngak berat itu dok.bHkan kaki kanannya itu nampak kecil,apakH say perlu jug ke xokter tulang,atau klu pakai pen itu bagus dok utk usia mash kecil.terimakSi dokter

        • Memang sepatu disesuaikan dengan kondisi anak tersebut dan pemakaian sepatu bisa berlangsung bertahun – tahun bahkan sampai dewasa dan sampai dinyatakan boleh memakai sepatu biasa. Untuk konsultasi ke dokter orthopaedy khusus anak , sebagai second opinion sangat kami anjurkan agar bisa terus di ikuti perkembangan anak anda. Terima kasih

          • avatar yuli says:

            klu dokter othopedy khusus anak d jakarta dimana dokter apa d rs.ini ada dokternya yg khusus anak atau dimana,karnasaya tinggal d pekanbaru,jd klu adanya di jakarta saya lgs yg dtuju ngak susah mencari alamtnya.terima kasih dokter.infonyasaya tgu

          • Dokter Orthopaedy khusus anak memang tidak banyak, salah satunya adalah dr Ucok Siregar, SpOT yang ada di RS Medistra Jakarta. Terima kasih

  42. avatar yuli says:

    selamat pagi dokter,saya mempunyai anak 2.6 tahun,sejak lahir ada cairN d belakang sebelah kanan,sehingga tulang belakang jd berbentuk s.umur 4 bln operasi untk mengeluarkan cairannya,dengan pertumbuhannya jd bengkak dicairan berangsur kecil,tp kaki sebelah kNan lemH.samp saat ini diA belm bs berjalan sendiri.kecuali unt berpeganggan sdh bs,itupun dia merasa sakit kakinya,tolong dok,ngimana caranya anak saya bs berjalan seperti anak lainnya,terimakasih bNtuan dokter

    • Untuk masalah anak anda ini memang agak complex karena cairan yang terdapat di tulang belakang akan menekan syaraf yang terdapat ditulang belakang. Karena syaraf dari otak memang turun kebawah melalui tulang belakang dan menyebar keseluruh tubuh. Sehingga jika ada kelainan di tulang belakang, dapat menyebabkan penekanan syaraf di daerah tersebut yang dapat berakibat kelemahan sampai kelumpuhan tubuh dari bagian tulang belakang yang terkena sampai ke bagian bawah. Fisioterapi memang amat diperlukan disini untuk memulihkan kondisi anak anda dan yang juga sangat penting adalah peran orang tua yang selalu mendampingi dan memberi support untuk anak anda. Kesabaran anda sangatlah diperlukan karena jika tidak anak anda akan takut berjalan sehingga pemulihanpun menjadi gagal total. Tidak ada obat khusus untuk masalah anak anda ini, yang terpenting adalah pelajari cara petugas fisioterapi saat melakukan terapi anak anda dan saat di rumah, andalah yang melatih anak anda. Semakin sering dilatih akan membawa hasil yang lebih baik walau tidak bisa 100% sempurna. Kontrol rutin juga diperlukan untuk masalah pembengkakan tulang belakang anak anda agar tidak kambuh lagi dan dapat menyebabkan kondisi bertambah parah.
      Terima Kasih

  43. avatar yuli says:

    klau sya boleh tahu dokter,dokter othopedy khusus anak mmg ada ya, klau di jakarta dmn dokter,krn sayatinggal pekanbaru,terimakasih dokter penjelasannya

    • Dokter Orthopaedy khusus anak memang ada, salah satunya adalah dr Ucok Siregar, SpOT yang ada di RS Medistra Jakarta. Terima kasih

      • avatar Yuli says:

        Dokter,rumah sakit medistra ini dimana dokter ucok siregar praktek,itu yang dijalan gatot subroto itu ya,karena sya lht d melihat posisinya d internet,makasih dokter

        • avatar Yuli says:

          Dok,kalau cairan d belakang itu,apakah bisa demam ya,anak saya sekarang demam dan mengeluh kakinya sakit,tapak kaki kanannya panas,apa ada pengaruhnya dok,dengan keadaannya yang sekarang ini

          • Karena tulang belakang banyak syaraf nya sehingga kelainan di tulang belakang dapat menyebabkan kejadian seperti yang anak anda keluhkan ini. dan bila cairan di tulang belakang tersebut masih ada walaupun sudah mengecil, bila terjadi demam, dapat menyebabkan perangsangan di tulang belakang yang berlebihan sehingga dapat saja menyebabkan keluhan seperti ini.
            Terima kasih

        • Ya betul di sekitar jalan Gatot Soebroto. Terima kasih sama- sama

          • avatar Yuli says:

            Harus ngimana saya dokter,ke dokter apa seharusnya saya akan pergi,menurut dokter bagusnya,untuk anak kesembuhan anak saya ini,terima kasih dokter,dokter telah banyak membantu saya

          • Seperti yang saya rekomendasikan ke anda, Untuk masalah anda ini memang harus ditangani oleh dokter spesialis Orthopaedy yang khusus anak, agar bias terus diikuti perkembangan pertumbuhan anak anda tersebut. Terima kasih

          • avatar Yuli says:

            Sore dok,sya sdh pergi kontrol ulngttg cair di belang anak saya,terus mengenai kakinya saya di sarankan k dokter rebilitasi medika khusus anak yg di jakarta,klu lgs k dokter othopedy nt bakalan ada tindakkan operasi,saya sekarang menghindari itu dok,rmh sakitmana dok yg ada rehab khusus anak yg lengkap,mohon petunjuknya dok

          • Terus terang kami tidak setuju dengan pendapat seperti itu, kalau ke dokter Orthopaedy khusus tumbuh kembang anak langsung di operasi. Karena semua tergantung keadaan kondisi anak anda setelah dilakukan pemeriksaan secara lebih teliti, bila memang hanya perlu fisioterapi, pasti akan disarankan ke fisioterapi. Tetapi jika akan menyebabkan keadaan masa depan anak anda akan bertambah suram, tentu akan di sarankan bentuk terapi lain sampai operasi. Dan toh keputusan operasi tetap akhirnya ditangan keluarga. Jadi tetap kami sarankan anda untuk mengkonsultasikan dahulu masalah anak anda ini ke dokter yang sudah kami rekomendasikan. Terima kasih

  44. avatar maya says:

    dok saya mau tanya..apakag penggunaan bracelet membantu untuk sy…saya penderita osteoporosis sejak usia 35 th dan sampai saat ini dokter menganjurkan saya mengganti korset yg dapat menahan ke depan sebelumnya saya meakai korset yg menahan ke belakang dgn kawat tp membuat korset mengikuti strukture tulang saya/bengkok. juga suntikan osteoporosis yg setahun sekali dan obat obatan tulang .usia saya sekarang 40 th
    , semenjak saya diangkat indung telur kiri saya sekarang saya sering merasakan kesemutan di telapak tangan, kaki dan punggung dan akhir akhir ini sebagain tulang saya terasa dingin sekitar 30 menit-1 jam bukan karena udara dingin dokter tapi lebih menjurus seperti aliran air dingin. dibawah /dalam kulit. tulang belakang saya fraktur 3. sehingga condong. saya juga sering merasakan sakit di paru paru dan kepala pusing bila haid datang, rambut saya juga rontok sejak usia 35 mohon penjelasannya saya khawatir kanker tulang

    • Masalah yang anda sebut ini memang komplex sekali, jarang osteoporosis terjadi pada usia produktif 35 th seperti yang anda alami ini, kecuali jika memang terjadi gangguan hormonal. Dan sepertinya gangguan hormonal ini memang terjadi pada diri anda bila membaca dari email anda tersebut. Sehingga menyebabkan osteoporosis dini seperti yang anda alami. Pemakaian Bracelet aau penyanggah apapun harus dikonsultasikan dahulu ke dokter spesialis Orthopaedy yang menangani anda agar tidak membuat bentuk tulang anda tidak bertambah parah, karena pemakaian yang tidak benar, dapatmembuta bentuk tubuh anda akan semakin bengkok karena penekanan yang tidak pas di tulang anda. Sedang rasa dingin, kesemutan dan sebagainya, memang merupakan manifestasi dari hormonal anda yang tidak bekerja dengan baik. Terima kasih

  45. avatar virawaty says:

    Salam kenal dok, saya mengalami nyeri tulang belakang dari pundak sampai pinggang pada saat tidur sampai merasa sakit pada bergerak dan rasa nyeri pada saat bernapas itu sakit apa ya dok? Untuk menyembuhkannya bagaimana?
    Mohon saran, terima kasih sebelumnya

    • Kejadian sakit seperti ini memang sering terjadi bila kita salah posisi dalam waktu yang lama seperti saat sedang tidur. Hal – hal yang dapat menyebabkan nyeri bahu kiri anda paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang terutama di bagian leher. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Streching dengan posisi tubuh selurus mungkin dan selama mungkin saat tidur dan selain obat – obatan, menghindari apa yang sudah kami sebutkan diatas, akan sangat membantu anda untuk mengurangi rasa sakit yang berkelanjutan ini. Demikian juga dengan olah raga berenang. Kalau memang diperlukan, Fisioterapi akan sangat membantu mengurangi rasa tidak nyaman ini. Kami tidak menganjurkan untuk dilakukan pemijatan/massage karena resiko cedera yang dapat terjadi bisa lebih besar dari manfaatnya.
      Bila sakit berlanjut, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang belakang, agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan lebih terarah dari masalah ini. Anda dapat datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777
      Terima Kasih

  46. avatar salita says:

    Salam kenal dok, sy mngalami nyeri punggung bag bwh dan di perut bag bwh dan kebas mulai pantat, paha dan betis sampe pergelangan kaki,yg seting skali sakit kaki kanan sejak bln puasa thn kmrn, sy mri okt 2014 hasilny pada diskus intervertebralis :
    -tak tampak hnp
    -intensitassinyal discus lumbalis baik
    -tampak bulging L5 S1
    Tdk tampak kelainan pd cauda equina, pd conus medularis dan tak tampak penebalan ligamentim flavum … kesan : HNP L5 S1 … apa maksudny itu dok, krn sampe saat ini sy msh merasakan nyeri

    • HNP adalah Hernia Nukleus Pulposus, merupakan keadaan dimana diskus (tulang rawan) antar tulang belakang bergeser (Bulging) dan mengalami penjepitan, dan karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut, dan menimbulkan masalah seperti keluhan yang anda rasakan saat ini.

      Kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang belakang, agar bisa mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan lebih terarah dari masalah ini. Anda dapat datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777
      Terima Kasih

  47. dok saya mw tnya 2hr ni didaerah pinggul sama paha nyeri sekali lalu keliatan urat2 gt dok,sama sakit luar biasa dibwa jalan sma naik ketangga pun sakit skali kira it knp ya dok? trims

    • Apakah sebelum sakit ini anda pernah terjatuh ? karena Nyeri panggul seperti ini sering disebabkan karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang anda. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang/panggul yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang/panggul kita melengkung saat duduk atau tidur dalam waktu yang lama, membuat otot dan tulang belakang kita mengalami cedera dan kekakuan serta kram.
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehingga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang/punggung.
      – Olah raga yang berlebihan, yang menyebabkan kram otot – otot panggul karena kerja otot – otot yang extra berat

      Karena tulang belakang/panggul merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang/panggu; tersebut. Bila cedera tulang belakang/panggulnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan sesegera mungkin masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter dan keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi di nomor (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777, Terima kasih


Leave a Reply


5 × six =