Informasi & Promosi

Dapatkan Informasi / Promosi Layanan Kesehatan RS. Mitra Kemayoran Dengan Mengisi Data Dibawah ini:


Headline

Penyakit & Kelainan Tulang Belakang – Bagaimana Mengatasinya?

Kesehatan tulang belakang yang baik sangat diperlukan untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Gangguan kesehatan tulang belakang dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan melakukan aktifitas sehari-hari dengan cara yang salah juga dapat mengganggu kesehatan tulang belakang.

Berbicara kesehatan tulang belakang tidak hanya dilihat dari tulangnya saja, tetapi dilihat dari tulang belakang berikut sendinya; lengkungan / kurva tulang belakang; bantalan sendi (diskus intervertebralis); otot dan jaringan pengikat (ligamen) serta jaringan saraf yang berhubungan dengan tulang belakang.

Gangguan kesehatan tulang belakang yang terjadi dapat berupa gangguan yang berhubungan dengan kurva tulang belakang (kifosis, lordosis lumbal yang berlebihan, skoliosis); gangguan yang berhubungan dengan tulang dan sendi (osteoarthrosis, osteoporosis, patah tulang, spondilolistesis, sindroma faset); gangguan yang berhubungan dengan bantalan sendi dan saraf (hernia nukleus pulposus / HNP, iritasi radiks, spinal stenosis); gangguan yang berhubungan dengan ligamen (sprain ligamen interspinosus, sindroma sakroiliaka) dan gangguan yang berhubungan dengan otot (nyeri “myofascial”).
Kesehatan tulang belakang yang dibahas saat ini adalah kesehatan tulang belakang yang berhubungan dengan biomekanika tubuh.

Gejala dan tanda klinis gangguan kesehatan tulang belakang yang terjadi dapat dari “tanpa gejala / asimptomatik” sampai dengan yang menimbulkan gejala ringan sampai berat.

Gejala dan tanda klinis yang ditimbulkan dapat berupa nyeri tengkuk/leher, nyeri punggung atas, nyeri punggung tengah dan nyeri punggung bawah yang dapat disertai atau tanpa disertai nyeri rujukan ke anggota gerak atau nyeri kepala; kesemutan pada anggota gerak; kelemahan bahkan kelumpuhan anggota gerak; kelainan bentuk tubuh; ataupun gejala lainnya seperti vertigo, gangguan pernafasan, gangguan berkemih dan lain-lain.

Deteksi dini gangguan kesehatan tulang belakang sangat diperlukan untuk menjaga kesehatan tulang belakang.
Deteksi dini dapat dilakukan dengan mengetahui riwayat gangguan tulang belakang pada keluarga; melakukan pemeriksaan fisik yang baik dan benar secara rutin; melakukan pemeriksaan penunjang seperti foto rontgen, Magnetic Resonance Imaging (MRI) dan pemeriksaan kepadatan massa tulang (Bone Densitometri) sesuai indikasi.
Tetapi yang sangat perlu diingat adalah pemeriksaan diagnostik tersebut harus selalu didasarkan pada penemuan klinik, dan jangan mengulang pemeriksaan yang telah dilakukan, kecuali memang bermanfaat. Interpretasi hasil pemeriksaan diagnostik juga harus ada relevansinya dengan riwayat klinis dan pemeriksaan fisik. Jadi jangan menyebutkan penyakitnya hanya berdasarkan foto rontgen atau MRI.

Jadi secara dini kenalilah apakah ada kelainan/ gangguan pada tulang belakang dan jika ditemukan kelainan/gangguan, maka segeralah menemukan, mengoreksi atau mengobati faktor penyebabnya.

Berikut beberapa hal pola hidup sehat yang dapat diperhatikan untuk menjaga kesehatan tulang belakang yaitu sejak awal koreksilah faktor biomekanika tubuh yang salah; lakukanlah aktifitas sehari-hari dengan cara yang baik dan benar dengan memperhatikan biomekanika tubuh baik saat posisi statis dan dinamis seperti saat berbaring, duduk, berdiri, berjalan, mengangkat beban atau melakukan aktifitas fisik lainnya; hindarilah posisi statik dalam waktu lama;  saat melakukan aktifitas hindarilah penggunaan tenaga yang berlebihan atau tak terkontrol; maksimalkanlah puncak kepadatan massa tulang selama massa pertumbuhan; jagalah kepadatan massa tulang; jagalah kekuatan dan kelenturan baik otot, jaringan pengikat (ligamen) dan bantalan sendi tulang belakang dengan melakukan latihan fisik / olahraga secara benar dan teratur; jangan menggunakan sepatu dengan hak tinggi; pakailah sepatu beralas karet; hindarilah penggunaan obat dengan efek mengantuk atau mengganggu keseimbangan; kalau memang diperlukan pergunakanlah kacamata, alat bantu dengar dan tongkat sesuai kebutuhan.

Untuk menjaga kesehatan tulang belakang selain memperhatikan biomekanika tulang belakang, juga harus memperhatikan biomekanika tubuh secara keseluruhan baik termasuk anggota gerak atas dan bawah, karena “disfungsi akan menyebabkan disfungsi”. Jadi, tanpa memperhatikan faktor biomekanika tubuh secara keseluruhan,  penanganan atau tindakan apapun termasuk operasi, maka keberhasilan penanganan tidak akan tercapai, dikemudian hari akan terulang lagi bahkan dapat menimbulkan disfungsi di struktur atau organ lain.

Nyeri adalah sensasi yang tidak menyenangkan dapat berupa perasaan sakit yang tertusuk, perih, rasa sayatan, berdenyut, rasa terbakar dan lain-lain stimulus/rangsangan yang dihubungkan dengan kerusakan jaringan. Nyeri merupakan suatu respon emosional dan pengalaman subyektif dimana setiap orang akan berbeda rasa nyerinya dan mempunyai satu dan hanya satu fungsi yaitu mengingatkan kita akan bahaya.

Nyeri merupakan gejala yang paling sering dikeluhkan oleh seseorang dengan gangguan pada tulang belakang dan sering mengganggu aktifitas sehari-hari.

Penanganan nyeri yang berhubungan dengan gangguan kesehatan tulang belakang dapat dilakukan dengan mengoreksi faktor biomekanik yang salah; obat-obatan; modulator nyeri; “Behavioral Modifier” (seperti: latihan relaksasi, biofeedback, “guided visual imagery”, terapi musik, hipnosis); berbagai prosedur intervensi (“spray and stretch, injeksi titik triger, akupunktur, blok saraf, radiofrekuensi, operasi) dan penanganan faktor psikososial.

Program latihan fisik yang diberikan untuk menjaga kesehatan tulang belakang harus disesuaikan dengan kondisi yang ada, diberikan dengan cara dan dosis yang benar dengan memperhatikan kinesiologi dan biomekanika tubuh.

Program latihan fisik yang diberikan dapat berupa latihan khusus otot punggung seperti latihan metode Egoscue dan latihan skoliosis; latihan penguatan otot abdomen dan anggota gerak, latihan kelenturan, latihan koordinasi, latihan pola jalan yang benar, latihan pernafasan dalam dan latihan kebugaran.
Pada seseorang dengan osteoporosis, latihan fisik harus mempunyai unsur pembebanan pada tubuh atau anggota gerak dan penekanan pada aksis tulang (latihan Weight Bearing). Umumnya direkomendasikan latihan erobik intensitas rendah seperti berjalan, jogging dan berdansa.

Olahraga berjalan adalah latihan yang sangat bermanfaat karena merupakan kombinasi rangsangan mekanik pada tulang belakang dan tulang anggota gerak bawah serta kontraksi intermiten otot-otot tubuh bagian belakang dan otot anggota gerak bawah . Dianjurkan olahraga jalan dilakukan 3-5 kali seminggu dengan durasi 30 menit persesi. Olahraga jalan dapat ditingkatkan dengan jarak yang lebih jauh dengan waktu tetap, yang sebaiknya dimonitor berdasarkan panduan dokter.
Walaupun berenang tidak terbukti memperbaiki densitas tulang, tapi berguna untuk mengembangkan rongga dada, ekstensi tulang belakang serta kebugaran jantung dan pernafasan.

Latihan pada seorang usia lanjut harus direncanakan dengan seksama dan hati-hati, sangat memperhitungkan manfaat dari latihan tersebut dan memperhatikan kondisi umum baik struktural maupun fungsional. Program latihan yang didemonstrasikan di televisi atau klub kebugaran mungkin kurang cocok, terutama bila disertai gerakan melompat.
Latihan membungkuk ke depan juga harus dihindari untuk pasien yang mempunyai risiko osteoporosis karena menambah kecenderungan tulang belakang patah.

Koreksi problem biomekanika tulang belakang dapat mempergunakan alat penyanggah tulang belakang seperti korset, brace khusus yang diberikan untuk mengoreksi ketidakseimbangan biomekanik yang tidak dapat dikoreksi oleh program peregangan dan penguatan yang spesifik.
Alat bantu jalan seperti cane, walker, sepatu dengan alas khusus digunakan untuk mengurangi beban tekanan pada sendi.

Aktivitas kegiatan sehari-hari yang dilakukan seringkali juga dapat menambah problem yang ada bahkan  menambah kecenderungan  patah tulang akibat jatuh.
Meningkatkan keamanan dalam rumah atau lingkungan pekerjaan merupakan bagian dari program pencegahan, seperti pengaturan susunan peralatan rumah tangga atau lingkungan pekerjaan secara ergonomis, menghindari penggunaan barang yang dapat menggangu kebebasan berlangkah (karpet, meja beroda dll); pemakaian pegangan pada tangga; pencahayaan cukup, menggunakan lampu malam di kamar tidur dan kamar mandi; kamar mandi dilengkapi dengan pegangan dinding dan karpet antislip; segera bersihkan dan keringkan ubin yang  basah dan lain-lain.

Dr. Satrio Tjondro, SpKFR
Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi
RS Mitra Kemayoran

46 Responses to “Penyakit & Kelainan Tulang Belakang – Bagaimana Mengatasinya?”

  1. avatar dayang nuraini says:

    maaf dok.. boleh kah saya bertanya? abang sy mengalami sakit yg awalnya diperkirakan beberapa dokter adalah syaraf terjepit. sekarang dia sdh hampir tidak bisa berjalan,kakinya jd mengecil. dlm proses pengobatannya ada jg dokter yg mendiagnosabukan syaraf terjepit. karena tdk ada perubahan sekarang keluarga membawanya berobat Kuching, Sarawak-Malaysia>setelah dilakukan MRI kurang lebih 5 kali tp belum ditemukan penyakitnya. yg pasti bukan syaraf terjepit. tulang belakangnya jg normal. sdh dilakukan tes cairan tulang belakang,sampelnya berwarna kekuningan. menurut dokter yg merawatnya, kondisi abang sy tsb sangat langka,blm diketahui apa penyakitnya. menurut dokter apa yg hrskm lakukan dan ke mana baiknya?

    • Masalah abang anda ini memang gejalanya seperti syaraf yang terjepit. Tetapi jika hasil MRI yang sudah dilakukan berulang kali dan tidak ditemukan apa-apa, kemungkinan besar sakit abang ini disebabkan karena faktor imun abang anda yang terlalu berlebihan sehingga menyerang tubuh abang anda sendiri. Kami sarankan anda untuk mencari dokter spesialis penyakit dalam khusus Imunology agar bisa secepatnya tertangani. Jangan lupa untuk membawa semua hasil pemeriksaan yang lalu untuk diperlihatkan kepada dokter tersebut. terima kasih

      • avatar Agus says:

        Maaf dok,saya ingin menanyakan juga yg berkaitan dgn pertanyaan sebelumnya… saya jg didiagnosa menderita penyakit spondilitis ankilosis,keadaan saya skrg posisi tubuh bungkuk ke depan tp masih bisa beraktifitas layaknya org normal,apakah bisa disembuhkan dok ? krn dg keterbatasan biaya untuk berobat sekarang saya hanya konsumsi obat herbal

        • Bila tidak sakit, kami anjurkan untuk melawan postur tubuh anda yang membungkuk, denagn berjalan dan beraktifitas lain dengan posisi tubuh yang tegak dan olah raga renang serta streching untuk meluruskan tulang punggung anda yang bungkuk. Hindari olah raga angkat beban yang bisa makin memperparah posisi tulang punggung anda. Terima kasih

  2. avatar Hanny says:

    Saya mau bertanya jika saya sering sakit di punggung sama leher itu bagaimana penyembuhannya. Saya sudah foto leher katanya ada paracervical muscle spasm. Yang punggung belum rontgen. Apa bisa fisioterapi? Kalau bisa fisioterapi apa yang cocok?

    • Nyeri pada tulang belakang termasuk tulang leher sering disebabkan karena faktor usia yang menyebabkan degeneratif tulang belakang/tulang leher pada usia lanjut tersebut. Penyebab lain yang juga sering terjadi adalah karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang/tulang leher. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang/tulang leher yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang/tulang leher kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang termasuk tulang leher.

      Karena tulang belakang termasuk tulang leher merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang termasuk tulang leher dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang/tulang leher tersebut. Bila cedera tulang belakang termasuk tulang lehernya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman seperti yang ayah anda rasakan saat ini.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  3. avatar syariah Ali says:

    salam kenal, saya mepunyai anak perempuan 14 tahun yang dari hasil MRI dari RS Gatot Subroto diketahui mempunyai kelainan tulang belakang (scoliosis) disarankan untuk di operasi, namun saya sangat keberatan…meng ingat resiko dan biayanya yang besar…saya sekarang mencari-cari dan pergi ke alternatif , namun setelah 3 bulan belum mendapatkan hasil …bila membaca berbagai pengalaman rata-rata mereka melakukan operasi, tapi saya sangat takut membayangkannya..adakah cara lain dokter..agar bahu anak saya bisa seimbang dan punggungnya lurus..terimakasih..

    • Operasi atau tidaknya Scoliosis memang tergantung dari tingkat keparahan Scoliosis nya. Anjuran dokter anda untuk melakukan operasi kemungkinan memang disebabkan karena Scoliosis yang terjadi sudah cukup parah dan juga kemungkinan dipertimbangkan karena usia anak anda yang masih berumur 14 tahun, yang merupakan usia dimasa pertumbuhan. Operasi pada usia ini memang akan memberi hasil yang lebih baik daripada operasi setelah masa pertumbuhannya berhenti yaitu setelah diatas 18 th. Terima Kasih

  4. avatar Lauren says:

    Saya mau tanya, kalo sering sakit dipunggung saat habis mengambil barang yang jatuh dan jika demam sampai tidak bisa bangun dari kasur atau sakit sekali, sejauh ini saya blum memeriksa secara dlm, apakah bahaya jika dibiarkan? Dan usia saya masih cukup muda yaitu 15 tahun, saya memiliki penyakit anemia dan maag , apa kah itu mempengaruhi?

    • Nyeri tulang belakang/punggung seperti ini sering disebabkan karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang/punggung anda. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang/punggung yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat bebean yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang/punggung kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehingga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang/punggung.

      Karena tulang belakang/punggung merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang/punggung tersebut. Bila cedera tulang belakang/punggungnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut. Anemia dan sakit Maag juga mempengaruhi rasa sakit di punggung anda

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan sesegera mungkin masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 ext 3777, Terima kasih

  5. avatar Erin aline says:

    Salam..
    dok, saya s’org pegawai swasta. usia saya 20 thn.
    d perusahaan tmpt saya bkrja kmrn tlah mlakukan MCU. dan letika saya foto torax, trnyta sy br tau bhw tulang blkg.saya bengkok. sy gadis yg pendek. smua klwrga saya tinggi. namun kake sy pendek jg. sy fikir sy itu pendek krna turunn. tp stelah liat hsl foto torax, sy jd brfikir apa pnybb’y krna itu.
    apakh itu mnybabkn penghambatan masa pertumbuhan?
    apa yg hrs saya lakukan dok?
    Trims.

    • Tulang belakang yang bengkok atau yang disebut Scoliosis memang bisa disebabkan oleh banyak hal dari cedera saat lahir, cara menggendong yang salah saat masih bayi, membawa tas ransel yang terlalu berat saat sekolah atau suka membawa beban-beban yang berat, Trauma karena terjatuh dan sebagainya. Sayang memang baru diketahui setelah masa pertumbuhan anda sudah lewat. Kalau usia anda masih dibawah 17 th, yaitu dimasa pertumbuhan, perbaikan kelaianan ini membawa hasil yang lebih baik. Tetapi kami tetap menganjurkan anda untu memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy yang khusus tulang belakang umtuk diperiksa lebih lanjut apakah Scoliosis anda ini masih dapat dilakukan perbaikan semaximal mungkin. Anda bisa datang ke klinik Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Tertima kasih

  6. avatar gallih says:

    Dok.
    adakah olahraga khusus untuk kesehatan tulang belakang??

    • Berenang memang merupakan olah raga yang terbaik untuk kesehatan tulang belakang. Tidak dianjurkan olah raga yang mengangkat beban yang terlalu berat karena dapat mencederai tulang belakang anda. Terima Kasih

  7. avatar Raihan says:

    Dok, saya mau bertanya anak saya pernah mengalami TB Usus yang parah sehingga mengena tulang belakang, saat ini usia anak saya 3,5 tahun terdapat perbedaan panjang pada kaki, sehingga kelihatan kalau berjalan selalu jijit serta gampang jatuh…apa yang harus saya lakukan ya dok. agar anak laki saya bisa berjalan sempurna

    • Untuk masalah anda ini kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy, agar bisa di lakukan pemeriksaan secara lebih teliti dan bisa mendapatkan solusi yang terbaik untuk memperbaiki kondisi kaki anak anda. Karena usia 15 th masih dalam taraf pertumbuhan, mungkin masih bisa dilakukan suatu tindakan untuk membantu kondisi kaki anak anda. Terima Kasih

  8. avatar arif islamawan says:

    dok, saya mengalami kesakitan di bagian leher dan tulang belakang bagian tengah, kepala saya juga terasa sakit. secara fisik saya tulang saya tidak membungkuk ataupun menyamping, apa solusinya dok. terima kasih

    • Nyeri tulang belakang leher sering disebabkan karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat bebean yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehingga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakang/lehernya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  9. avatar natakang sandra says:

    dok,mau tanya. di bag leher kepala belakang terdapat bunyi seperti aliran saraf tapi kepala tidak sakit,dpt bergerak normal ke semua arah,tidak ada pusing,semuanya baik2 saja cuma ada bunyi aliran saraf yg terdengar. sakit apakah ini dok ? rusaknya dibag mana kira2,apak saraf,pembuluh darah ?
    Terima kasih

    • Kemungkinan yang anda dengar adalah bunyi dari aliran darah anda yang secara anatomis terletak dekat sekali dengan syaraf pendengaran anda sehingga anda bisa merasakan bunyi aliran darah tersebut. jika anda merasa terganggu anda bisa memeriksakan hal ini ke dokter spesialis THT untuk mendapat pemeriksaan yang lebih teliti. Terima kasih

  10. avatar wan says:

    adakah sakit tulang belakang berkait dengan posisi tidur seßorang?saya tidur meniarap dari kecil hingga sekarang 30tahun.sekarang sayansakit tulang pinggul,boleh jelaskan hubungkaitny9.malaysiaa hadir

    • Nyeri tulang belakang/punggung seperti ini sering disebabkan karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang/punggung anda. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang/punggung yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat bebean yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang/punggung kita melengkung saat duduk atau tidur dalam waktu yang lama, membuat otot dan tulang belakang kita mengalami cedera dan kekakuan serta kram.
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehingga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang/punggung.

      Karena tulang belakang/punggung merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang/punggung tersebut. Bila cedera tulang belakang/punggungnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut. Anemia dan sakit Maag juga mempengaruhi rasa sakit di punggung anda

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan sesegera mungkin masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 ext 3777, Terima kasih

  11. avatar deny dharmawan says:

    dok, waktu saya check up saya sedikit terkena gangguan tulang belakang lordosis kata dokter saya, apakah ada cara alami agar tulang cepat kembali normal ? atau harus periksa di dokter ortopedi ? terimakasih dok.

    • Untuk masalah anda ini memang harus dikonsultasikan dahulu ke dokter spesialis Orthopaedy untuk melihat seberapa parah Lordosis yang terjadi pada tulang belakang anda. Srhingga bisa dilakukan perencanaan tindakan sesuai tingkat keparahan Lordosis tulang belakang anda. Terima Kasih

  12. avatar Dolphin says:

    Dokter,

    saya merasakan tulang belakang saya sakit. Saya rasakan sejak tahun lalu. Saya sudah konsultasi ke dokter orthopedy dan dokter saraf. Dan pada hasil rontgen tahun lalu, dokter orthopedi berpendapat bahwa dari tulang belakang ada sedikit perapatan beberapa ruas tulang belakang. Dan Dokter saraf berpendapat, setelah melihat dari hasil test pergerakan misalnya kaki ditekuk dll, tidak ada indikasi saraf yang terjepit.

    dan 2 minggu terakhir, saya kembali merasakan sakit, dan saya sudah berkonsultasi dengan dokter Orthopedy disalah satu cabang RS Mitra Keluarga, dan disarankan untuk MRI, sertai diberikan obat: Provelyn 75mg, Rantin 150mg, Mexpharm 7.5mg.

    Dan saya mengikuti sarang dokter untuk
    MRI Lumbal Potongan Sagital T1W, T2W, axial T1W dan T2W tanpa Kontras GdDTPA, dengan hasil sebagai berikut:
    – Alignment Tulang baik.
    – Bentuk Korpus baik tidak tampak fraktur kompresi.
    – Intensitas signal tulang baik, tidak tampak erosi/destruksi. Spur tidak menonjol.
    – Diskus intervertebralis tidak menyempit.
    – Signal intensitas diskus L5-S1 tampak degenerasi.
    – Tampak protrusio diskus L5-S1 ke sentral dengan lateral kanan kiri yang menekan thecal sac, neural foramen bilateral sempit menekan radix.
    – potongan axial L1-2 s/d L5-S1 menunjukan diameter canalis vertebralis baik, tidak tampak canal stenosis.
    – Intrathecal tidak tampak kelainan.
    – Conus modularis setinggi L1-2 dengan kaliber dan intensitas baik.
    – Facet joint dan ligamentum flavum baik.

    Kesan:
    – tidak tampak spondilolistesis
    – Degenerasi dan protrusio diskus L5-S1 dengan penekanan radix bilateral.
    – Intrathecal baik.

    Pertanyaan saya dokter,
    – apa yang bisa ditarik dari hasil MRI tersebut diatas ?
    – apakah ada indikasi kalau saraf terjepit ? dan apakah perlu saya berkonsultasi dengan dokter saraf selain dengan dokter orthopedy ?

    Terima kasi saya ucapkan.

    • Degenerasi dan protrusio diskus L5-S1 dengan penekanan radix bilateral menandakan adanya pergeseran dari tulang rawan diantara tulang-tulang belakang dan keadaan ini menekan syaraf anda di ruas tulang belakang Lumbal ke 5 dan sacrum ke 1. kami anjurkan anda untuk terus melanjutkan terapi anda dengan dokter spesialis orthopaedy khusus masalah tulang belakang untuk mendapatkan penanganan dan terapi yang terbaik buat anda. Terima Kasih

  13. avatar hafiz says:

    saya nak tya mcm mna nak luruskan tulang berlakng bengkok ye …?

    • Kami anjurkan anda untuk memeriksakan terlebih dahulu masalah tulang bengkok ini ke dokter spesialis Orthopaedy, agar bisa diperiksa seberapa parah bengkoknya dan mendapatkan terapi yang terbaik. Terima Kasih

  14. avatar mairani says:

    dok, saya penderita skoliosis dan saya jatuh dengan posisi duduk. sekarang tulang punggung saya terasa sakit. apa yang sebaiknya saya lakukan dok? terimakasih banyak

    • Untuk masalah anda ini, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy yang khusus menangani masalah tulang belakang. Untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, sampai seberapa parah cedera tulang punggung anda akibat jatuh dalam posisi duduk tersebut. Anda bisa mengkonsultasikan masalah anda ini ke klinik “Jakarta Orthopaedik Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777. Terima kasih

  15. avatar desy says:

    dok,saya mau nanya.
    kalau ciri2 nya leher sering pegal,tangan jg,kaki jg,trus dipinggang kadang2 sakit sprti kekurangan minum tp saya sudah minum lbh dari 8 liter ttp saja sakitnya tersa sekali,harus tegap dan gak bsa membungkuk krna kalau mmbngkuk sakit.
    trus dok,saya berjalan biasa tiba2 saya jatuh jd saya terduduk sprti otot dengkul saya tk mampu menahan,trus dikaki sya sering nyeri,kebas,pokoknya skitlah dok,betis saya jg sring naik,pdhl saya gak ada kegiatan dok,saya mash skolh,hnya makn tidur dikos.
    apa yg harus sya lakukan slnjtnya dok?
    periksa darah atau foto tulang?
    mksih byk dok

    • Nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat bebean yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  16. avatar yulius says:

    dok, saya mau bertanya tentang sakit mama saya yang mengalami bengkok tulang belakang bagian bawah dan setiap hari mendapat rasa nyeri. apa solusi atau obat yang bisa menghilangkan rasa nyeri tersebut?

    terima kasih

    • Tulang belakang yang bengkok atau yang disebut Scoliosis memang sering menimbulkan rsa nyeri terutama di usia lanjut dimana kondisi otot dan tulang yang sudah tidak lentur seperti waktu masa muda. Menghindari angkat barang berat, usahakan posisi tubuh untuk tetap tegak saat ambil barang dilantai atau saat duduk dan tidur akan sangat membantu mengurangi rasa sakit pada tulang belakang ibu anda. Bila sakitnya terlalu berlebihan, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy khusus tulang bel;akang agar dapat dilakukan pemeriksaan tingkat keparahan dari scoliosisnya itu sendiri sehingga bias diberi solusi dan pengobatan yang tepat untuk masalah ibu anda ini. Tertima kasih

  17. avatar zarra says:

    Saya berumur sekitar 15 thn. Sejak sekitar kelas 6 sd,saya mulai berjalan agak membungkuk. Dan lama-kelamaan terbisa membungkuk. Saat duduk masih tetap membungkuk. Dan sampai skrg,saya tetap agak membungkuk saat berjalan. Menurut say,bagian kepala saya juga terlihat agak menunduk. Apakah ini dpt dikategorikan sbg kelainan tulang? Haruskah saya konsultasi dgn dokter?atau kebiasaan membungkuk ini dpt dihilangkan? Mohon solusinya.

    • Posisi yang dibiasakan membungkuk dapat menyebabkan postur tubuh dan tulang belakang anda melengkung dan menetap menjadi kelainan bentuk tulang belakang anda. Membiasakan untuk berjalan tegak dan meluruskan badan selurus mungkin saat tidaur, memang membantu untuk meluruskan tulang ounggung anda kembali. Dan mengngat usia ana yang masih dalam usia pertumbuhan, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter Orthopaedy khusus tulang belakang untuk diperiksa seberapa parah melengkungnya tulang belakang anda ini, agar bisa segera dicari solusi yang terbaik sehingga melengkungnya tulang belakang anda dapat segera diatasi dan tidak menjadi bertambah parah. Anda bisa mengkonsultasikan masalah anda ini ke klinik “Jakarta Orthopaedik Center” di lantai 3, RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan lebih lanjut, anda bisa menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777. Terima Kasih

  18. avatar Putu Tresna says:

    Dok , saya ingin bertanya , saya pemuda lajang , usia 21 thn , seorang karyawan swasta
    Punggung saya di sekitar ruas tulang belakang terasa nyeri ,kadang2 terasa di bagian atas dan bagian pinggang kadang2 sakit kadang2 tidak ,ketika tidur juga sangat tidak nyaman sekali , tapi sangat tidak nyaman sekali dok
    Sakit punggung ini juga dibarengi dengan perut kembung yang benar2 membuat perut saya tidak enak .
    Ada apa dengan saya dok ?, Apa ini gejala sakit tulang belakang atau ada hubungannya dengan asam lambung ?
    lalu Langkah apa yang harus saya lakukan dok agar tidak terlamat mengatasinya
    Mohon ptunjuknya
    Terimakasih saya ucapkan sebelum dan sesudahnya ..

    • Nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  19. avatar christiany says:

    dok saya gadis berusia 19th,sudah 1th saya megalami sakit dibagian punggung, bahkan lengan atas pun kadang ikut terasa sakit. saya sudah rontgen dan tulang saya baik2 saja. setelah minum obat dan sedkit terapi mulai membaik. setelah membaik saya sempat olahraga skipping, beberapa hari kemudian punggung saya mulai terasa lagi nyerinya dan itu luar biasa.
    apakah olahraga skipping itu dilarang ya dok?

    • Nyeri tulang belakang paling banyak disebabkan karena Trauma yang terjadi ditulang belakang. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      – Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kecil, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Olah raga yang terlalu membebani tulang belakang seperti aerobik dimana diharuskan loncat-loncat mengikuti irama lagu atau juga skipping, angkat beban dsbnya
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  20. avatar chris says:

    Dok, saya pria usia 39thn, kondisi badan saya bungkuk, perubahan tulang punggung saya berawal dari sering merasa nyeri pada bagian punggung tengah dan bawah pada saat kuliah. Sejak SMP saya ada riwayat sakit radang sendi yang berkelanjutan sampai SMA dan rasa sakit sering menyerang pada pergelangan kaki, lutut, paha dan lengan. Saat kuliah sebetulnya sudah jarang mengalami sakit sehingga bisa beraktifitas normal, namun suatu saat timbul kembali rasa nyeri namun kali ini di punggung. Setiap kali tidur saya mencari posisi yg nyaman yaitu miring. Tanpa disadari ternyata ada perubahan pada tulang belakang. Kemudian, tahun 1999 saya sempat berobat ke RS Tulang di Solo karena kambuh saat awal pertama bekerja, tidak tahan dengan pola kerja dimana saya berada di ruang berAC dan di depan komputer dari pagi hingga malam. Saat ini tulang punggung bagian tengah ada yg lebih menonjol sehingga untuk tidur terlentang saya tidak bisa, dan semakin lama saya rasakan jarak antara badan dengan lantai makin lebar. Yang ingin saya tanyakan Dok, apakah kelainan tulang belakang saya ini bisa diperbaiki ? ke dokter mana sebaiknya ? Apakah ini akibat radang sendi yang pernah saya alami ? Thanks

    • Untuk masalah anda ini, kami anjurkan untuk mengkonsultasikan dahulu ke dokter spesialis Orthopaedy yang khusus menangani masalah tulang belakang. Agar mendapat pemeriksaan yang lebih teliti seberapa parahnya keadaan tulang belakang anda ini.

      Faktor-faktor yang sering menyebabkan rasa sakit yang semakin bertambah antara lain:
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang/punggung.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk masalah jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777 Terima kasih

  21. avatar alpha says:

    Dok, saya pria usia 39thn, kondisi badan saya bungkuk, perubahan tulang punggung saya berawal dari sering merasa nyeri pada bagian punggung tengah dan bawah pada saat kuliah. Sejak SMP saya ada riwayat sakit radang sendi yang berkelanjutan sampai SMA dan rasa sakit sering menyerang pada pergelangan kaki, lutut, paha dan lengan. Saat kuliah sebetulnya sudah jarang mengalami sakit sehingga bisa beraktifitas normal, namun suatu saat timbul kembali rasa nyeri namun kali ini di punggung. Setiap kali tidur saya mencari posisi yg nyaman yaitu miring. Tanpa disadari ternyata ada perubahan pada tulang belakang saya. Kemudian tahun 1999 saya sempat berobat ke RS Tulang di Solo karena kambuh saat awal pertama bekerja, tidak tahan dengan pola kerja dimana saya berada di ruang berAC dan di depan komputer dari pagi hingga malam. Saya hanya diberi obat untuk diminum. Kondisi saat ini saya sudah jarang sekali sakit nyeri tp kondisi tulang punggung bagian tengah ada yg lebih menonjol sehingga untuk tidur terlentang saya tidak bisa, dan semakin lama saya rasakan jarak antara badan dengan lantai makin lebar. Yang ingin saya tanyakan Dok, apakah kelainan tulang belakang saya ini bisa diperbaiki ? ke dokter mana sebaiknya ? Apakah ini akibat radang sendi yang pernah saya alami ?

    • Untuk masalah anda ini, kami anjurkan untuk mengkonsultasikan dahulu ke dokter spesialis Orthopaedy yang khusus menangani masalah tulang belakang. Agar mendapat pemeriksaan yang lebih teliti seberapa parahnya keadaan tulang belakang anda ini.

      Faktor-faktor yang sering menyebabkan rasa sakit yang semakin bertambah antara lain:
      – Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      – Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      – Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang kita melengkung saat duduk atau tidur
      – Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang/punggung.

      Karena tulang belakang merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang tersebut. Bila cedera tulang belakangnya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut.

      Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk masalah jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777 Terima kasih

  22. avatar nani says:

    dok, saya umur 38 tahun, setiap bangun pagi ada sedikir rasa sakit di punggung dan pinggul sebelah kiri lebih terasa saat melakukan posisi tertentu..saya sudah pernah di rongtsen dan hasilnya

    pelvis AP
    -Tidak tampak deformitas.tanda tanda fraktur pada struktur tulang pelvis.
    -Tidak tampak tanda tanda reaksi pathologis pada struktur tulang pelvis
    -Sela sendi pinggul tidak menyempit. tidak tampal kalsifikasi pada sela sendi
    -Tidak tampak kalsifikasi abnormal pada ronga pelvis

    kesan : tidak tampak kelainan struktur tulang

    Limbosacral AP & Lateral
    – Alignment pada AP tampak mild dextra-scoliosis dan pada saggital profile tampak melurus
    – Tidak tampak listhesis
    – Struktur dan bentuk corpus vertebra lumbo-sacral baik, tak tampak lesi litik atau blastik.
    – Tidak tampak deformitas/reaksi patologis pada struktur tulang corpus vertebrata.
    Sela discus intervertebralis tidak menyempit
    Jaringan Lunak normal

    Kesan : Alignment pada AP tampak mild dextra-scoliosis dan pada saggital tampak melurus .
    Dd./ muscular spasm

    apa artinya dok, saya kurang paham penjelasan dokternya waktu itu? dan bisa sembuh kah? caranya gimana ? (saya pernah di sarankan untuk melakukan streching oleh terapist.. dengan cara menggangkat ke dua kaki dalam dalam posisi tidur untuk di lekatkan ke badan.. apa kah streching tersebut betul untuk penyakit tersebut,

    terima kasih sebelumnya

    • Pelvis adalah tulang panggul kita. Sedang lumbosacral adalah tulang belakang kita dari pinggang ke panggul. Posisi AP adalah posisi foto rontgen yang dilakukan dengan pemancaran sinar rontgen dari depan yang ditangkap film yang diletakan di belakang kita. Sedang posisi lateral adalah pengambilan foto Rongent dari arah samping tubuh kita.

      Mild Scoliosis dextra merupakan kondisis tulang belakang anda yang tidak lurus dan agak sedikit(Mild) bengkok(scoliosis) ke kanan(dextra). Dan keadaan bengkok kekanan ringan ini (mild Scoliosis dextra) memang bisa menyebabkan kram di otot-otot punggung (Muscular spasm). Kurang lebih seperti itu penjelasan dari hasil foto Rontgen anda ini. Jadi memang Streching merupakan cara yang terbaik untuk mengurangi kram di otot-otot panggul anda akibat kerja seharian, juga posisi berdiri, duduk dan tidur yang salah tanpa kita disadari. Terima Kasih


Leave a Reply


+ eight = 11