Informasi & Promosi

Dapatkan Informasi / Promosi Layanan Kesehatan RS. Mitra Kemayoran Dengan Mengisi Data Dibawah ini:


Headline

Infeksi Saluran Kemih – Mengenal Penyakit Saluran Kemih

Infeksi saluran kemih adalah salah satu dari penyakit saluran kemih yang harus Anda tanggapi dengan serius. Sakit pinggang cukup hebat muncul secara tiba-tiba, jangan dianggap remeh. Apalagi rasa sakit itu menjalar ke perut bagian depan disertai rasa mual, muntah dan rasa kembung.

Bila anda merasakan gejala-gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter, sebab bisa jadi Anda menderita batu ureter atau batu di saluran kemih. Terlebih bila gejala tersebut disertai pendarahan sewaktu buang air kecil.

infeksi saluran kemih“Keluhan seperti itu sering hilang timbul. Tidak selalu ada keluhan saat buang air kecil, kecuali batu ureter tersebut sudah turun mendekati kandung kemih”. Batu yang terdapat di dalam ginjal jarang menimbulkan keluhan tersebut, karena bila batu sudah cukup besar tidak akan bisa turun ke ureter lagi,“ kata Spesialis Bedah Urologi dr. med. S. Halim, SpU dari RS. Mitra Kemayoran Jakarta. Menurut dr. Halim,  “penyakit batu ginjal merupakan salah satu penyakit saluran kemih yang paling sering dijumpai di bidang urologi, disusul gangguan pembesaran prostat pada laki-laki usia lanjut.

Pada penderita batu saluran kemih, sering tidak ditemukan gejala apapun, sehingga batu ginjal sering terdeteksi secara kebetulan melalui pemeriksaan USG atau rontgen, bahkan ditemukan ginjal yang sudah tidak berfungsi lagi. Hal itu disebabkan batu ginjal yang cukup besar jarang menimbulkan keluhan, karena batu di dalam ginjal relativ tidak bergerak, ditambah persepsi orang awam bahwa batu dapat dihancurkan dengan ramuan obat.

Batu yang masih kecil dapat masuk ke ureter dan bisa mengakibatkan sakit pinggang yang hebat (kolik) disertai rasa mual. Sebaliknya, sakit pinggang tidak selalu sebagai tanda adanya batu di saluran kemih. Hanya sebagian kecil penderita batu saluran kemih yang merasakan sakit pada saat buang air kecil.

Lebih lanjut, dr. Halim menjelaskan, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan pembentukan batu ginjal, yakni :

    • Kelainan metabolisme dalam tubuh terhadap zat-zat tertentu, misalnya : kalsium & asam urat.
    • Dehidrasi yang mempengaruhi konsentrasi air kemih.
    • Kelainan pada ginjal sendiri dengan gangguan aliran air kemih.

  • Infeksi saluran kemih berulang kali.

“Sekitar 65% penderita batu saluran kemih biasanya mendapat residif (terbentuk batu kembali)” tambah dr. Halim. Batu saluran kemih terdiri dari beberapa macam jenis, yakni batu kalsium oxalat (Oxalat monohydrat dan Oxalat dehydrat), batu kalsium fosfat, batu asam urat, batu magnesium ammonium fosfat (batu infeksi) dan batu cistin.
“Dari jenis batu tersebut yang paling sering ditemukan adalah batu kalsium oxalat, disusul batu asam urat (sekitar 20%).”

Pengobatan

Saat  tiba-tiba timbul kolik yang hebat, biasanya pengobatan tidak cukup dengan obat penghilang rasa sakit secara oral (diminum). Untuk meredakan sakit kolik tersebut, injeksi obat penahan sakit sering dibutuhkan. Bila keluhan membaik, akan dilakukan pemeriksaan selanjutnya untuk melihat kemungkinan adanya batu saluran kemih.

Sampai saat ini, jelasnya, satu-satunya cara paling efektif dalam pengobatan batu saluran kemih ialah mengeluarkan batu tersebut. Pengobatan batu ginjal kini sudah semakin berkembang dan maju dengan hadirnya teknologi canggih yang disebut ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy), yaitu menghancurkan batu ginjal dari luar tubuh menggunakan gelombang kejut, sehingga pecahan batu dapat keluar bersama urin. Hampir semua jenis batu ginjal dengan ukuran tertentu bisa diatasi dengan tindakan itu. Untuk batu ureter, selain tindakan ESWL dapat juga dilakukan penembakan dengan alat khusus yang disebut Lithoclast, khususnya untuk batu ureter bagian bawah.

Penembakan batu ginjal (ESWL) termasuk tindakan yang cukup aman, efektif dengan resiko yang jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan operasi yang harus dilakukan dengan bius total. Untuk batu ukuran besar, disarankan untuk melakukan tindakan operasi.

Pengobatan batu saluran kemih dengan  tindakan apa yang paling efektif tergantung ukuran dan lokasi batu tersebut. Untuk itu perlu konsultasi dengan Dokter Spesialis Bedah Urologi dan kemungkinan pemeriksaan lebih lanjut untuk menentukan tindakan yang paling efektif dengan resiko yang lebih kecil dalam pengobatan batu saluran kemih atau infeksi saluran kemih.

Dr. Med. S. Halim, SpU
(Dokter Spesialis Urologi RS Mitra Kemayoran Jakarta)

Leave a Reply


six × 8 =