Informasi & Promosi

Dapatkan Informasi / Promosi Layanan Kesehatan RS. Mitra Kemayoran Dengan Mengisi Data Dibawah ini:


Headline

Menopause Pada Wanita – Berbahagialah

Menopause pada wanita adalah fase yang harus dilewati seorang wanita. Menopause pada wanita tidak perlu ditanggapi secara negatif.  Pada proses menua terjadi penurunan fungsi indung telur dalam menghasilkan sel telur dan hormon – hormon reproduksi.  Padahal hormon – hormon reproduksi itu berguna pula untuk proses dalam tubuh seorang wanita. Sehingga pada saat itu terjadi penurunan fungsi pula dari beberapa organ tertentu. Penurunan fungsi pasti terjadi, namun dapat terjadi cepat maupun dapat kita perlambat dengan serangkaian cara dan sikap hidup yang tepat. Tidak perlu takut menghadapinya, asalkan kita siap dan dapat mengantisipasinya maka wanita dapat tetap hidup sehat dan bahagia.

Bagaimana gejala menopause itu ?

Menopause pada wanita dimulai dengan masa perimenopause yaitu suatu masa dimana terjadi tidak teraturnya siklus haid. Masa ini dimulai sekitar usia 40 tahun dan dapat berlangsung singkat maupun panjang tergantung dari keadaan masing – masing wanita itu sendiri. Haid menjadi lebih sedikit atau siklusnya menjadi lebih panjang. Lebih pendek atau tidak beraturan sama sekali. Kadang – kadang disertai timbulnya nyeri haid.

Pada saat ini telah terjadi penurunan fungsi ovarium dimana hormon progesteron sudah sangat berkurang, tetapi masih ada sedikit hormon estrogen yang seringkali menyebabkan ketidakseimbangan hormonal. Pada saat ini dapat terjadi keluhan klimakterik berupa gangguan vasomotor seperti tercantum pada tabel berikut :

Keluhan Klimaterik pada wanita usia antara 45 dan 54 tahun.

Mudah tersinggung, berasa takut, gelisah, dan lekas marah 90%
Gejolak panas (hot Flushes) 70%
Depresi 70%
Sakit kepala 70%
Cepat lelah, sulit berkonsentrasi, mudah lupa, kurang tenaga 65%
Berat badan bertambah 60%
Nyeri tulang dan otot 50%
Gangguan tidur 50%
Nyeri tulang dan otot 50%
Obstipasi 40%
Jantung berdebar – debar 40%
Gangguan libido 30%
Kesemutan 25%
Berkunang – Kunang 20%

Gangguan apa saja yang dapat terjadi setelah menopause

Estrogen sangat berperan pada metabolisme penting beberapa organ diantaranya kulit, tulang, sistem jantung dan pembuluh darah, otak, saluran kencing dan tentu saja organ seksual. Kekurangan estrogen pada masa menopause dapat menyebabkan gangguan pada beberapa organ tersebut. Gangguan pada menopause dapat juga diperberat dengan kebiasaan yang kurang baik seperti merokok, diet yang terlalu ketat, kurang istirahat atau kurang berolahraga. Memasuki menopause dengan bahagia adalah kiat mengatur kebiasaan hidup kota agar dapat memperbaiki kekuranagan kita pada masa menopause.

Gangguan pada siklus haid dapat diperbaiki dengan pemberian kombinasi estrogen progesteron dosis tinggi yang dapat membuat haid teratur seperti sebelum masa perimenopause. Pemberian obat – obat tersebut harus dikonsultasikan dengan dokter spesialis kandungan.

Selain gangguan vasomotor berupa semburan panas pada wajah dan dada atau rasa panas pada badan seluruhnya dapat pula terjadi gangguan psikis seperti gangguan perilaku, suasana hati serta fungsi kognitif. Wanita menjadi cepat marah, tersinggung dan cepat lupa. Selain itu terjadi pula penurunan terhadap hasrat seksual. Padahal suami pada wanita umur yang sama hasratnya belum tentu berkurang. Hal ini dapat mengakibatkan kurang harmonisnya hubungan suami istri.

Pada sistem metabolisme lemak terjadi pada kenaikan lemak LDL dan Trigliserida. Pemberian hormon estrogen yang teratur dapat membantu metabolisme lemak. Pada sistem urogenital yang sangat dipengaruhi estrogen, kekurangan estrogen amat berpengaruh. Keluhan sistem saluran kemih : kencing tidak dapat ditahan, bila batuk atau bersin keluar kencing sedikit, menjadi sering kencing atau bahkan mengompol. Keluhan pada vagina berupa kekeringan keputihan sampai nyeri sewaktu senggama.

Semua keluhan diatas dapat diatas dengan pemberian estrogen berupa tablet, jel, krim, koyo yang pemberiannya disesuaikan dengan kebutuhan pasien, hal ini harus dikonsultasikan ke dokter spesialis kandungan.

Apakah Osteoporosis itu ?

Dalam tubuh manusia terjadi keseimbangan anatar pembentukan dan pengerusakan masa tulang. Pada manusa muda pembentukan tulang lebih jauh lebih besar daripada pengerusakan. Tulang dibentuk optimal pada usia 25 tahun, dan semakin baik karena adanya olah raga dan pembebanan pada tulang itu sendiri. Pembentukan optimal berhenti setelah usia 25 tahun. Hormon estrogen memacu