Informasi & Promosi

Dapatkan Informasi / Promosi Layanan Kesehatan RS. Mitra Kemayoran Dengan Mengisi Data Dibawah ini:


Headline

Nyeri Leher

Nyeri leher seringkali diabaikan oleh penderitanya. Nyeri leher yang tidak ditangani secara serius dapat menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.  Sering timbul pertanyaan kenapa leher saya sakit?  Berikut akan dibahas apa penyebab, pencegahan dan pengobatannya.

Leher sendiri terdiri dari tulang dan bagian lunak, seperti otot, ligamen dan saraf. Tulang belakang bagian leher memiliki fungsi pergerakan dan penopang berat kepala. Tidak seperti pada tulang belakang bagian lain, bagian leher tidak dilindungi oleh tulang lain sehingga rentan terhadap cedera yang menimbulkan rasa sakit dan membatasi pergerakan. Sakit leher pada kondisi tertentu dapat hilang dengan sendirinya, namun sebagian memerlukan diagnosis dan perawatan medis lebih lanjut.
Nyeri leher dapat disebabkan oleh kelainan di jaringan lunak, seperti otot, ligamen dan saraf, juga pada tulang dan sendi tulang belakang. Penyebab paling umum sakit leher adalah kelainan jaringan lunak karena cedera kecil tetapi berkepanjangan. Meskipun jarang, dapat juga disebabkan oleh infeksi, tumor dan kelainan bawaan tulang belakang. Saat ini penyebab terbanyak adalah penyakit leher degenerasi karena proses penuaan dan aktifitas yang berlebihan. Pada beberapa orang, adanya masalah tulang belakang bagian leher menimbulkan rasa sakit di punggung atas, bahu dan lengan.

Penyakit inflamasi di tulang belakang:

Rheumatoid Arthritis
Rheumatoid arthritis dapat merusak sendi-sendi di leher dan menyebabkan kekakuan, biasanya terjadi di daerah leher bagian atas.

Degenerasi  Diskus Intervetebral Cervical (Spondylosis)
Degenerasi disk biasanya terjadi pada usia 40 tahun atau lebih. Disk dapat menonjol dan memberikan tekanan pada saraf tulang belakang ketika tepi dari disk melemah.

Cedera
Kecelakaan kendaraan bermotor atau kecelakaan menyelam, olahraga dan jatuh dapat menyebabkan cedera pada leher. Penggunaan sabuk pengaman kendaraan bermotor dapat membantu untuk mencegah atau meminimalkan cedera leher. Tabrakan mobil dapat mengakibatkan hyperextension (gerakan leher ke belakang di luar batas normal) atau hyperflexion (gerakan leher maju melampaui batas normal). Pada umumnya cedera mengenai jaringan lunak, yang lebih parah, cedera leher disertai fraktur atau dislokasi dari tulang leher yang dapat merusak saraf tulang belakang dan menyebabkan kelumpuhan.

Kapan Anda harus mencari pengobatan?
Jika nyeri leher timbul setelah cedera parah yang terjadi seperti kecelakaan kendaraan bermotor, kecelakaan menyelam atau jatuh, harus segera ke rumah sakit untuk mendapat perawatan medis. Perawatan medis juga harus segera dilakukan apabila sakit leher menyebar ke lengan dan kaki, sedangkan mati rasa atau baal di lengan atau kaki tanpa sakit leher juga harus dievaluasi.

Jika tidak ada riwayat cedera, Anda juga harus mencari perawatan medis ketika sakit leher itu terus menerus, parah, disertai rasa sakit yang menyebar  ke lengan atau kaki, disertai oleh sakit kepala, baal, kesemutan, atau kelemahan.
Dokter spesialis bedah orthopaedi dan traumatologi secara khusus, terlatih untuk mendiagnosa, mengobati dan membantu mencegah masalah yang melibatkan otot, tulang, sendi, ligamen dan tendon. Ada sebagian dokter spesialis bedah orthopaedi dan traumatologi yang menambah keahlian mereka dalam bidang khusus tulang belakang, termasuk penanganan sakit leher.

Beberapa pengobatan yang dilakukan di Rumah Sakit Mitra Kemayoran :

1.    Pengobatan non infasif

Pemberian obat-obatan (medikamentosa)
Pada umumnya dokter akan memberikan obat-obatan anti radang dan atau anti nyeri untuk menghilangkan rasa sakit, hal ini akan efektif untuk menyembuhkan bila kelainannya bersifat ringan, tetapi sayangnya bila kelainannya berat maka obat-obatan tersebut hanya bersifat sementara dan bahkan tidak efektif sama sekali.

Fisioterapi
Biasanya dokter akan merujuk kepada dokter ahli rehabilitasi medik dan diberikan terapi hangat dengan sinar infra merah atau diatermi atau terapi latihan dengan tujuan memperkuat otot-otot tulang leher sehingga susunan tulang leher bertambah stabil dan tak mudah goyang yang dapat mengakibatkan leher akan bertambah sakit.

2.    Pengobatan invasive
Saat ini banyak metode pengobatan dengan terapi minimal invasive untuk mengatasi masalah nyeri leher. Salah satunya dengan pengobatan RADIOFREQUENCY yang ditujukan pada saraf yang mempersarafi sendi tulang belakang, sehingga sakit yang bersumber dari sendi tersebut tidak dapat dihantarkan ke otak sehingga rasa sakit menghilang. Terapi ini cukup efektif bila diagnosanya tepat.

Terapi minimal invasive terhadap kelainan di leher dengan menggunakan mikroskop, sehingga sayatan yang diperlukan sangat kecil, sangat  menguntungkan pasien karena rasa sakit yang ditimbulkan setelah operasi akan sangat minimal dan tentunya perawatan paska operasi akan lebih cepat.

Pada keadaan tertentu, operasi besar diperlukan untuk mengatasi nyeri leher, tentunya dengan pertimbangan yang sudah dijelaskan kepada pasien tentang untung ruginya. Apapun pengobatan yang dilakukan, mencegah terjadinya sakit adalah hal yang terbaik.

Dr. Luthfi Gatam, SpOT (K-Spine)
(Spesialis Orthopaedi & Traumatologi – Konsultan Spine)

6 Responses to “Nyeri Leher”

  1. avatar Jonathan says:

    Dok, saya ingin nanya, kenapa leher saya belakangan ini pada bagian belakang terasa nyeri pegal saat duduk maupun saat berdiri. Saya susah mengalami hampir seminggu. Apakah penyakit ini bisa disebabkan karena terlalu banyak membaca buku ataupun menonton dalam posisi tidur?

    • Nyeri pada tulang belakang termasuk tulang leher sering disebabkan karena faktor usia yang menyebabkan degeneratif tulang belakang/tulang leher pada usia lanjut tersebut. Penyebab lain yang juga sering terjadi adalah karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang/tulang leher. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang/tulang leher yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      - Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      - Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      - Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang/tulang leher kita melengkung saat duduk atau tidur
      - Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang termasuk tulang leher.

      Karena tulang belakang termasuk tulang leher merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang termasuk tulang leher dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang/tulang leher tersebut. Bila cedera tulang belakang termasuk tulang lehernya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman seperti yang ayah anda rasakan saat ini.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah ayah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang ayah anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  2. avatar Irwan says:

    Dokter Yth
    Sekitar 3 tahun terakhir saya menderita gangguan pada leher saya.
    Leher saya terasa kaku dan leher seperti “tengeng ” orang Jawa bilang( saya merasa kesulitan / tidak maksimal dalam hal menengok maupun mendongak ke atas ), bahkan akhir-akhir inipun saya sulit tidur, karena merasa tdk nyaman dengan leher saya.
    Saya sdh rontgen leher , saya periksa ke dokter saraf tapi tdk diketemukan penyebab yg signifikan. sekitar 3 tahun yang lalu waktu gangguan ini masih awal-awal)
    Pengobatan pijat tradisional pun sudah sering saya jalani, tapi hasilnya belum memuaskan.
    Kemudian menurut pengalaman Dokter, gejala apakah yang saya derita?
    Apakah masih berpeluang memperoleh kesembuhan?
    terima kasih

    • Nyeri pada tulang belakang termasuk tulang leher sering disebabkan karena faktor usia yang menyebabkan degeneratif tulang belakang/tulang leher pada usia lanjut tersebut. Penyebab lain yang juga sering terjadi adalah karena faktor Trauma yang terjadi ditulang belakang/tulang leher. Faktor-faktor trauma yang sering terjadi antara lain:
      = Kelainan anatomis tubuh karena tulang belakang/tulang leher yang tidak lurus (bengkok) seperti pada penderita Scoliosis
      - Terbentur benda keras atau kecelakaan lain seperti jatuh terduduk dsb nya
      - Sering membawa benda-benda berat seperti tas tangan, Ransel, angkat barang-barang berat, termasuk angkat anak-anak kita, yang membuat beban yang cukup besar di tulang belakang kita
      - Posisi duduk atau tidur yang salah yang menyebabkan tulang belakang/tulang leher kita melengkung saat duduk atau tidur
      - Kipas angin atau AC yang terus menerus mengarah ke tubuh sehinga menimbulkan kram otot-otot disekitar tulang belakang termasuk tulang leher.

      Karena tulang belakang termasuk tulang leher merupakan tempat keluarnya syaraf yang berasal dari otak, bila terjadi gangguan di tulang belakang termasuk tulang leher dapat mengganggu syaraf yang keluar dari tulang belakang/tulang leher tersebut. Bila cedera tulang belakang termasuk tulang lehernya cukup parah, bisa menyebabkan penjepitan syaraf di daerah cedera tersebut sehingga menimbulkan rasa tidak nyaman seperti yang ayah anda rasakan saat ini.

      Kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah ayah anda ini ke dokter spesialis Orthopaedy terlebih dahulu, untuk dilakukan pemeriksaan secara seksama penyebab nyeri yang ayah anda keluhkan ini. Bila diperlukan akan dilakukan pemeriksaan MRI untuk diketahui penyebabnya dan dilakukan fisioterapi untuk mengurangi rasa sakit yang mengganggu tersebut. Anda bisa datang ke Klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. untuk jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor ini (021)6545555 Terima kasih

  3. avatar nita says:

    Dokter saya punya masalah di bagian kepala, leher dan tulang belakang sepertinya akibat cedera, entah di bagian leher trlebih dahulu shg mempengaruhi tlg punggung atau bgaimana, terjadi perubahan terus menerus stiap harinya, trutama bila dipakai tidur apalagi terlentang, perubahan tulang lbh cpt, tlg blkg dan leher trus brgerak maju kedepan, bgt jg dgn kpala, sudah 10 bln saya menderita sakit ini, apakah ada dokter yg mengerti dan bisa menangani mslh saya ini, saya hrs bgaimana dok?

    • Untuk ,asalah anda ini, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan nya dengan dokter spesialis Orthopaedy khusus yang menangani masalah tulang belakang. agar mendapat pemeriksaan lebih teliti dan kalau diperlukan akan dilakukan MRI umtuk meliaht kelainan dari anatomi tulang belakang anda ini. Anda bisa datang ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Anda bisa mengkonsultasikan masalah anda ini dengan dr Luthfi Gatam atau dengan dr FahrizalL Untuk keterangan jam praktek dokter anda bisa menghubungi di nomor (021)6545555 ext 3777. Terima kasih


Leave a Reply


+ five = 7