Informasi & Promosi

Dapatkan Informasi / Promosi Layanan Kesehatan RS. Mitra Kemayoran Dengan Mengisi Data Dibawah ini:


Headline

Penyakit Prostat – Penanganan Pembesaran Prostat Jinak

 

Penyakit Prostat – Pembesaran Prostat Jinak atau Benign Prostatic Hyperplasia (BPH) adalah suatu pembesaran prostat yang disebabkan bertambahnya struktur kelenjar dan jaringan ikat. Merupakan proses yang normal terjadi pada pria usia lanjut, sesuai dengan bertambahnya usia. Lebih kurang 10% pria usia 40 tahun, 35% usia 50 tahun 70% usia 70 tahun dan lebih 90% pria usia 80 tahun akan mengalami penyakit prostat atau pembesaran prostat jinak. Salah satu teori yang menyebabkan terjadinya penyakit ini adalah pengaruh hormon testosteron yang diubah menjadi dihidrotestosteron di sel prostat.

prostatGejala klinis yang timbul berupa LUTS ( Lover Urinary Tract Symtoms ) yaitu :
1. Iritatif

  • Nochturia, kencing malam hari > 1x
  • Frekuensi, kencing > 8x
  • Urgency rasa terdesak ingin kencing

2. Obstructive

  • Pancaran kencing lemah
  • Harus mengedan saat kencing
  • Rasa tidak lampias setelah kencing
  • Harus menunggu bila ingin kencing

Pemeriksaan yang akan dilakukan untuk menangani penyakit prostat adalah :

  • Riwayat penyakit, dokter akan menilai ringan beratnya penyakit dengan menggunakan scoring.
  • Pemeriksaan colok dubur, untuk menilai perkiraan besarnya prostat dan deteksi dini adanya kanker prostat.
  • Transrectal Ultrasound, mengukur volume prostat secara lebih akurat, dan melihat adanya tanda-tanda kanker prostat.
  • Uroflowmetry, pemeriksaan pancaran kencing untuk melihat sampai sejauh mana sumbatan saluran kemih akibat pembesaran prostat.

Terapi pada penderita BPH tergantung dari berat ringannya penyakit

  • Bila ringan akan dilakukan observasi.
  • Bila sedang/berat dengan obat-obatan.
  • Bila sudah timbul komplikasi seperti retensi urin, infeksi saluran kemih berulang, hematuria berulang, batu buli, gangguan anatomi kandung kencing & gangguan ginjal atau gagal setelah pengobatan, harus dilakukan tindakan operasi.

Obat-obatan
Penanganan dengan obat-obatan ditujukan kepada penderita yang moderat dan berat, yang sudah merasa terganggu dengan kelainan yang timbul. Obat-obatan tidak ditujukan pada penderita yang telah mengalami komplikasi seperti penderita yang pernah mengalami kondisi dimana penderita tidak bisa berkemih, adanya batu kandung kemih dan gangguan fungsi ginjal. Pada penderita yang karena kondisinya tidak memungkinkan untuk dioperasi, atau menolak untuk dilakukan tindakan bedah, penanganan dengan obat-obatan juga salah satu pilihan.

Tindakan Bedah Minimal Invasif
1. Transurethral needle ablation (TUNA)
2. Transurethral microwave thermotherapy (TUMT)
3. Ablasi dengan menggunakan laser

Indikasi dilakukannya tindakan bedah minimal invasive adalah penderita PPJ yang moderat atau berat yang keluhannya sudah mengganggu  penderita, gagal dengan obat-obatan, retensi urin, dan penderita yang tidak bisa dilakukan tindakan pembedahan, seperti menderita penyakit jantung yang beresiko untuk dilakukan operasi.
Tindakan Pembedahan
Tindakan pembedahan ditujukan kepada penderita PPJ dengan komplikasi, termasuk kondisi tidak bisa berkemih, infeksi saluran kemih berulang, kencing berdarah, batu kantung kemih, dan gangguan fungsi ginjal yang disebabkan oleh PPJ.

Tindakan pembedahan yang sering dilakukan untuk penyakit prostat adalah :
a. Prostatektomi terbuka
prostatektomi terbuka adalah suatu tindakan pembedahan untuk mengeluarkan jaringan prostat, dengan melakukan sayatan pada perut bawah. Biasanya dilakukan pada prostat yang sangat besar, atau pada penderita PPJ yang disertai batu kantung kemih yang besar.
b. Transurethral resection of the prostate (TURP)
TURP adalah tindakan bedah minimal invasive yang paling efektif saat ini untuk penanganan PPJ. TURP dilakukan untuk membuat jaringan prostat yang menyumbat saluran kemih bagian bawah. Tindakan TURP membutuhkan perumahan di rumah sakit 3-5 hari. Sebelum operasi dokter akan melakukan pemeriksaan laboratorium, termasuk pemeriksaan PSA untuk skrining kanker prostat, rekam jantung, foto dada, untuk menilai kelayakan pasien untuk menjalani operasi. Sebelum tindakan dilakukan pembiusan regional (spinal). Dokter urologi akan memasukkan alat endoskopi kedalam uretra (saluran kencing) untuk melakukan pembuangan jaringan prostat. Proses operasi akan berlangsung kurang lebih 1 jam. Setelah operasi pasien akan dipasang kateter uretra selama 3-5 hari atau akan dilepas bila urin telah jernih setelah pasien mobilisasi.

Komplikasi setelah Operasi :
1. Perdarahan kecil
2. Infeksi saluran kencing namun akan diberikan antibiotik untuk menangani infeksi ini.
3. Inkontinen (ngompol) dapat terjadi sementara
4. Disfungsi ereksi yang bersifat sementara
5. Retrograd ejakulasi, saat ejakulasi volume cairan semen yang keluar sedikit atau tidak keluar sama sekali.
6. Striktur uretra, penyempitan saluran kencing bagian bawah.

Dr. Mahatma Putra, SpU
(Dokter Spesialis Bedah Urologi)

42 Responses to “Penyakit Prostat – Penanganan Pembesaran Prostat Jinak”

  1. avatar JU.Ginting says:

    Dear Dr.Mahatma
    Saya mengalami pembengkakan kelenjar prostat sehingga sudah tidak bisa lagi berkemih dan saya sudah di operasi oleh dr Urologi di RS Krakatau Medika ,Cilegon sudah hampir dua bulan yang lalu.
    Umur saya 59 tahun,
    Prostat saya kanker negatif sudah di check dilaboraturium dari sayatan kelenjar prostat saya yang dioperasi.
    Operasi yang dilakukan dengan memasukkan alat lewat lobang penis saya dan kelenjar prostat tersebut di sayat dan volume sayatan yang dibuang kira kira 40 cc. Sesudah sebulan dulu dioperasi saya dikontrol dan menurut hasil kontrol semuanya bagus .
    Akan tetapi sampai sekarang saya tidak merasa nyama dan perasaan sbb :
    1. Badan terasa lemah
    2. Sehabis berkemih ada terasa nyeri
    3. Obat obatan ada 3 macam diberikan dokter
    – Anti biotic
    – Penyembuhan pendarahan
    – Obat prostat
    4. Kalau ereksi bisa tapi sya disuruh puasa berhubungan dgn istri sampai 2 bulan
    Pertanyaan saya :
    – Kenapa sehabis berkemih ada terasa nyeri sampai sekarang
    – Kenapa tenaga saya tidak pulih

    Terima kasih

    J.U Ginting

    • nyeri post operasi Prostat memang tidak bisa cepat menghilang, biasanya akan menghilang perlahan lahan setelah 3 bulan post operasi dan baru benar – benar hilang rasa sakitnya setelah sekitar 6 bulan. rasa lemas tubuh yang bapak rasakan tidak berhubungan dengan operasi Prostat ini. Obt – obat yang diberikan dokter anda sudah baik dan komplit, tinggal menunggu pemulihannya saja yang memang tidak bisa cepat tetapi berjalan berangsu-angsur. Kami anjur kan anda untuk tetap konsultasi dan kontrol rutin dengan dokter yang mengoperasi Prostat anda supaya anda bisa terus mendapatkan oengobatan teratur sampai benar – benar tuntas. Terima Kasih

  2. avatar tofik says:

    Saya 25 tahun mengalami peradangan prostat apa sama seperti pembesaran prostat dokter. Dari hasil lab saya di nyatakan negatif kanker tp sudah 7 Bulan berobat hasilnya sm saja.

    • Radang pada prostat memang bisa menyebabkan prostat membesar, perbedaannya kalau radang prostat disebabkan oleh kuman-kuman/bakteri-bakteri yang masuk kedalam prostat yang menyebabkan infeksi prostat, sedang pembesaran prostat disebabkan oleh pembentukan jaringan prostatnya yang mengalami penambahan, jadi bukan karena kuman/bakteri. bakteri/kuman yang masuk ke prostat memang sukar untuk disembuhkan. sering pasien menagalami kekambunhan bila kita terlalu lelah, stress dsbnya. struktur prostat yang berdinding tebal dan jaringan pembuluh darah yang sedikit di prostat menyebabkan antibiotik yang kita berikan sukar menembus jaringan prostat di bagian paling dalam sehingga bakteri-bakteri yang sudah masuk ke prostat biasanya akan tetap ada seumur hidup kita dan menyebabkan kamhuh lagi bila kondisi fisik kita sedang melemah. Untuk itu diperlukan kondisi tubuh yang baik, olah raga, tidur yang cukup, pola makan yang baik agar tidak mengalami kekambuhan lagi. Terima Kasih

  3. avatar Herry BW says:

    Selamat siang Pak Dokter…
    Saya berusia 42 th. sudah seminggu ini saya sering buang air kecil atau anyang2. setiap +/- 15 menit sekali. buang airnya kadang banyak kadang sedikit. warnanya bening sampai agak buram sedikit. saya belum berani ke dokter karena saya agak takut. namun saya mendapat info dr teman untuk mengkonsumsi antibiotik tyamicin 3 x sehari. saya sudah 2 hari ini minum namun belum ada perubahan. masih sering buang air kecil dan kada ada rasa nyerinya tapi tidak terlalu sakit. namun kondisi ini tidak nyaman. apakah saya terkena prostat atau infeksi pak? satu lagi saya jadi takut berhubungan dengan istri pak. menurut bapak bagaimana pak? trimakasih pak atas bantuannya.

    Salam sejahtera.

    • Tindakan anda untuk tidak berhubungan dengan istri itu baik karena bisa menyebabkan infeksi pada organ reproduksi istri anda. Kami anjurkan anda untuk segera memeriksakan diri anda ke dokter spesialis Urology untuk mendapat penanganan secepatnya, infeksi yang dibiarkan terlalu lama dapat mengganggu organ reproduksi anda, bahkan bisa naik ke atas, ke ginjal anda yang bisa menyebabkan kerusakan ginjal. juga bisa menyebabkan masuknya bakteri ke prostat yang menyebabkan infeksi prostat sehingga prostat anda membengkak dan bila sudah terjadi infeksi prostat, akan sukar disembuhkan dan akan terjadi kambuh yang berulang-ulang. Segeralah berobat sebelum terjadi komplikasi kemana-mana. Terima Kasih

  4. avatar Dindin R says:

    Dok, saya berusia 52 th sudah operasi prostat bulan november 2013, di rs mitra bekasi timur tetapi kenapa sampai sekarang masih terasa perih, dan kl berhubungan dg istri airmani tidak keluar, malah masuk ke kandung kemih ,trims atas jawabannya

    • Rasa tidak nyaman setelah operasi Prostat memang akan berangsu-angsur menghilang dalam jangka waktu yang agak lama, sekitar 6 bulan sampai 2 tahun. Semua memang tergantung kecepatan tubuh dalam membentuk sel-sel nya kembali setelah selesai operasi. Terima Kasih

  5. avatar kahar says:

    pagi dok…
    dok saya berumur 58 tahun.hasil lab saya mengalami pembesaran prostat (5 x 2.9 x 2.8 cm3) dan penebalan pada satu sisi.selama ini hanya mengkonsumsi obat.hampir 1 bln ini saya merasakan pinggang jadi sakit, agak sakit ketika berkemih, masih sering buang air kecil, lemas.apakah ini karena pengaruh prostat yang membesar dok? apa perlu operasi dok.terima kasih untuk saran nya dok

    • Operasi atau tidaknya Prostat yang membesar, harus diperiksa dahulu denagn dokter spesialis Urology. Bila tidak banyak penyulitnya, hanya akan diberikan obat-obatan saja. Tetapi jika hasil pemeriksaannya banyak ditemukan penyulitnya, dokter pasti akan menganjurkan untuk dilakukan operasi pengangkatan prostatnya.

      Penyulit prostat yang tersering adalah penekanan saluran kencing pasien sehingga pasien menjadi sukar untuk buang air kecil dan sering tidak tuntas karena penekanan prostat tersebut. Akibat tidak tuntas saat buang air kecil, sehingga gejalanya menjadi sering buang air kecil serta menyebabkan penumpukan air seni di kandung kecing yang makin lama makin bertambah banyak dan mengganggu aliran air seni dari ginjal ke kandung kencing sehingga bisa menyebabkan bendungan air seni di ginjal dan cinjal menjadi membengkak karena air seni terhambat akibat tidak bisa turun ke kandung kencing. Ginjal yang membengkak inilah yang kadang menimbulkan rasa tidak enak di pinggang.

      Untuk itu kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis urology untuk mendapat pemeriksaan yang lebih teliti. Anda bisa datang ke klinik “Jakarta Urologt Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan jadwal praktek anda bisa menghubungi ke no telp (021)6545555 ext 3777. Terima Kasih

  6. avatar Praha says:

    Dokter,

    Apakah ada teknik pengobatan menggunakan laser di tempat dokter?

    Terima kasih

    • Kalau boleh kami tahu, teknik pengobatan laser buat penyakit apa yang dimaksudkan oleh anda ? Karena peralatan laser di RS Mitra Kemayoran sudah cukup lengkap, tinggal tergantung jenis penyakit seperti apa yang dimaksudkan dalam pertanyaan anda. untuk keterangan lebih lengkap, anda bisa menghubungi kami di nomor telepon (021)6545555. Terima kasih

  7. avatar Chusla Ramah D says:

    Assalamu’alaikum,

    Mohon saran dan solusinya,

    Saat ini ayah saya sedang menjalani perawatan & pengobatan penyakit kanker prostat,

    Sekitar bulan Juni tahun 2010 lalu ayah saya dinyatakan terkena kanker prostat & termasuk ganas sehingga dokter menyarankan dilakukan operasi pengangkatan prostat agar kankernya tidak sampai menyebar dan pembersihan saluran uretra.

    Setelah operasi tahun 2010 itu, kondisi ayah saya seperti biasa saja (merasa sehat, segar bugar dan tidak ada keluhan apapun) dan melakukan diet kanker ketat dengan menjadi vegetarian sehingga nilai tes PSA (Prostat Specific Antigen) turun drastis sampai dibawah nilai 1 sehingga dinyatakan sembuh.

    Pada bulan awal Februari 2014 saat akan buang air kecil tiba-tiba agak mampet dan setelah dibawa ke dokter, mampetnya dikarenakan ada gumpalan-gumpalan darah kental agak padat (seperti jelly) pada saluran uretra yang menghambat jalannya air seni sehingga perlu dilakukan operasi untuk membuang jelly darah tersebut dan Alhamdulillah operasinya berjalan baik. Menurut diagnosa dokter jelly darah itu termasuk kategori kanker.

    Dokter menyarankan untuk dilakukan kemoterapi namun mengingat kondisi ayah saya yang sudah berusia 71 tahun, jadi kami sekeluarga tidak berfikiran untuk kemoterapi dan mencoba mencari alternatif pengobatan lain.

    Dokter memberikan obat2an yang bersifat penyembuhan luka/pendarahan, penghilang rasa nyeri, penurun tekanan darah tinggi, dan vitamin pasca operasi dengan berbagai efek samping seperti mual, nyeri dada, nafsu makan berkurang, efek psikologis (syok & rasa takut) dan asam lambung meningkat.

    Kondisi ini membuat kami sekeluarga agak prihatin karena nafsu makan berkurang & efek psikologis membuat kondisiny agak kurang bertenaga.

    Tiga bulan kemudian tepatnya pada bulan Mei 2014 saluran kemihnya mampet kembali karena menurut dokter operasi pada bulan Februari 2014 lalu masih belum tuntas betul sehingga dilakukan operasi kembali dan Alhamdulillah lancer.

    Seiring waktu berjalan terlihat kondisi ayah saya kakinya mulai bengkak dan agak nyeri di daerah punggung serta kondisinya drop (nafsu makan berkurang). Info dari dokter kankernya sudah metastase sampai ke kelenjar getah bening dan sudah mengena ke ginjal sebelah kanan sehingga di diagnose mengalami gagal ginjal ringan (tidak sampai cuci darah).

    Saat ini (Agustus 2014) ayah saya merasa nyeri di daerah bekas operasinya dulu dan kencingnya kembali mampet dan sedang diopname sekarang.

    Dokter spesialis penyakit dalam tidak menyarankan minum terlalu banyak karena dapat membahayakan ginjalnya sedangkan dari dokter urologi menyarankan untuk banyak minum agar kencing berdarahnya & jika ada bulir2 darah dapat tergelontor dengan banyak minum.

    Dari keadaan tersebut mohon masukan dan solusi agar ayah saya dapat sehat total kembali.

    • Untuk kembali sehat total memang tidak mungkin pada pasien denagn stadium 4 ini, psikis dan semangat pasien untuk tidak memikirkan penyakitnya, sangat mempengaruhi kondisi pasien itu sendiri. Memang jalan terbaik untuk mengatasi kanker stadium 4 ini adalah denagn dilakukan kemoterapi. Walaupun kemoterapi memang bisa menimbulkan efek samping seperti mual, rambut rontok dan sebagaimya, tetapi denagn semangat pasien untuk sembuh, efek samping tersebut bisa diminimalkan. Karena jika pasien sudah takut dan stres terlebih dahulu, kondisinya akan sangat cepat drop nya.

      Untuk masalah perbedaan pendapat antara dokter spesialis penyakit dalam dan dokter spesialis Urologynya, mungkin ada baiknya keluarga minta untuk dilakukan rapat pertemuan antara keluarga dan semua tim dokter yang merawat ayah anda. Karena dengan jalan ini keluarga dapat menanyakan kondisi ayah anda saat ini, juga dapat menanyakan tentang perbedaan yang terjadi soal jumlah cairan atau pertanyaan – pertanyaan lain yang mengganjal dihati keluarga dan bagaimana solusi yang terbaik yang bisa dilakukan saat ini serta apa rencana kedepan yang akan dilakukan untuk ayah anda, juga saran yang terbaik dari para tim dokternya buat keluarga untuk bisa membantu meningkatkan semangat ayah anda. Karena menangani pasien kanker tidak bisa hanya menangani penyakit pasiennya saja tetapi harus secara khusus saling bahu membahu dan saling bekerjasama yang terbaik antara dokter dan keluarga pasien. Terima Kasih

  8. avatar hermanto says:

    Selamat malam dok.Saya baru 10 hari yg lalu menjalani TURP kr mengalami BPH. 3 Hari setelah menjalani operasi kateter yg sy pergunakan dicopot dan saya diperbolehkan pulang.Namun malam harinya sy gagal utk berkemih alias mampet sehingga kateter dipasang selama 10 hari kemudian.Kateter saya sudah dicopot dan saya sudah bisa berkemih lagi secara normal, tapi koq masih mengalami rasa nyeri saat berkemih itu?Apakah obat harnall yg pernah diberikan beberapa hari lalu itu boleh sy minum lagi utk beberapa hari kedepan? Sy kemarin mendapat 5 butir saja. Terima kasih dok

    • Rasa tidak nyaman dan nyeri setelah operasi TUR Prostat memang berangsur – angsur akan hilang sendirinya, proses pemulihan dan adaptasi ini bisa berlangsung selama 6 bulan sampai 2 tahun, tergantung individu masing – masing ada yang proses pemulihannya cepat dan ada yang lambat. Untuk obat Harnal masih boleh diteruskan. Untuk berapa lama obat Harnal itu diteruskan, harus ditanyakan lagi ke dokter spesialis urology yang menangani anda. Karena kondisi parah tidaknya BPH anda hanya diketahui oleh dokter spesialis urology anda. Terima Kasih

  9. avatar Sintia says:

    Selamat pagi Dok.
    Dok, Ayah saya punya riwayat BPH, sdh operasi 2x dan itu hanya berselang 2tahun, dan sekarang tepat 2tahun juga setelah operasi ke dua, ayah saya mengeluarkan gumpalan2 darah pada saat buang air kecil, persis seperti gumpalan darah pada saat waktu operasi 2tahun lalu.
    Operasi ayah saya waktu itu hanya dgn kuret bukan dgn prostatektomi.
    Yang saya ingin tanyakan, apakah di RS mitra kemayoran ini, jika menangani kasus seperti ini akan menggunakan tindakan kuret atau bisa dgn prostatektomi supaya tidak kambuh di kemudian hari.

    Terima kasih.

    Regards,
    Sintia Dewi

    • Tindakan untuk BPH, mana yang terbaik, memang semua tergantung dari hasil pemeriksaan dokter spesialis urologynya. Ynag ingin saya tanyakan pada kasus ayah anda ini adalah, apakah setelah tindakan Kuret ini, jaringan prostat yang didapat dilakukan pemeriksaan PA (Patology Anatomy) nya kah ? Soalnya ini amat penting untuk melihat apakah BPH aynah anda ini merupakan benar – benar BPH saja atau ada keganasan seperti TKanker Prostst. Sebab sebab 2 tahun sudah membesar lagi, merupakan pertumbuhan jaringan yang terlalu cepat, apalagi disertai gumpalan – gumpalan darah seperti itu. Sehinggan kalau memang benar ini suatu keganasan, setelah tindakan kuret tersebut, harus diikuti pemberian obat – obat kemoterapi supaya jaringan prostatnya tidak bertumbuh lagi, atau paling sedikit diperlambat pertumbuhnya.

      Kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Urology, agar bisa dilakukan pemeriksaan yang lebih teliti lagi. Anda bisa datang ke klinik “Jakarta Urology Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan yang lebih lanjut anda bisa menghubungi nomor telepon (0216545555 ext 3771/3772/3773/3777. Terima kasih

  10. avatar Agussalim says:

    Dok saya pria umur 35 tahun. Sekitar 7 tahun yg lalu saya terkena Gonore. Saya sudah periksa ke dokter spesialis kelamin dan dinyatakan Gonore saya sembuh. Namun ternyata saya terkena infeksi kemih dan strikture uretra. Saya sudah melakukan operasi strikture uretra. Tapi setelah 2 bulan menjalani operasi strikture uretra saya masih sering berkemih dan pipis saya masih terasa berat ya?

    • Memang komplikasi dari Gonore ini sering menyebabkan seperti yang anda alami saat ini, dan penyembuhannya memang sulit dan agak membutuhkan waktu yang lama serta kadang tidak bisa semourna lagi 100% seperti dahulu. Yang penting saat ini adalah menjaga agar tidak terjadi infeksi saluran kencing lagi oleh penyakit apapun serta banyak makan buah serta minum air putih agar cukup banyak air seni yang keluar sehingga tidak menimbulkan infeksi saluran kencing akibat menahan kencing atau kurang minum. Terima kasih

  11. avatar pince says:

    Siang dok gne dok bpa sya baru bbrp minggu kluar dr RS beliau habis selesai operasi prostat yg mau sya tya apa kh kmgkinan penyakit trsebut muncul lge ada n bagaimana pencegahannya..

    • Kemungkinan timbul lagi memang ada, tapi biasanya berlangsung lama dan bertahun-tahun kemudian, bila dalam waktu dekat membesar lagi, kemungkinan disebabkan oleh tumor pada prostat ayah anda. Pencegahannya memang belum ada obatnya, tetapi anda bias mencoba dengan mengkonsumsi buah-buahan merah seperti Bit, tomat, apel maupun buah naga merah termasuk pula wortel. Terima kasih

  12. avatar ardi yansah says:

    Siang dok
    2 minggu yang lalu tpatnya tgl 10 maret sd 14 maret saya selalu terbangun malam hari untuk berkemih hari pertama dan kedua 3x/ hari dan hari hari selanjutny berkurang dr 2x/hari sampai udah gk gitu.
    nah 4 hari belakangan ini saya kencing kadang tersendat kadang tidak, bahkan berwarna kuning tergantung frekuensi saya minum, tapi bulan bulan kemarin walaupun saya jarang minum gk seperti ini (wajar wajar saja ) setelah saya baca di internet ini ciri” prostat nah saya jadi panik, kepanikan ini yang bikin saya akhir”ini pengen berkemih mulu dan sedikit keluarnya tp tidak ada rasa perih tapi tidak nyaman aja ,apa ini prostat?
    Saya belum konsultasi kedokter !

    • Jika dilihat dari gejala yang anda utarakan saat ini, dengan frekwensi minum yang tidak konstan, sepertinya bukan karena prostat. Apalagi jika usia anda masih dibawah 45 th. Gejala yang anda utarakan ini mengarah ke infeksi saluran kencing. Banyak minum air putih, minimal 1500-2000 cc perhari. jangan kurang dari jumlah tersebut. Bila rasa nyaman dan sakit masih berlanjut, kami anjurkan anda untuk memeriksakan masalah anda ini ke dokter spesialis Urologi untuk mendapaykan pemeriksaan yang lebih teliti dan dicari penyebab dari rasa tidak nyaman anda ini. Terima kasih

  13. avatar ardi yansah says:

    Biasanya akan dilakukan tes apa ya dok walaupun gejalnya agak jarang?

  14. avatar ardi yansah says:

    Usg kandung kemih itu, colok dubur dok? Apa beda

    • colok dubur beda dengan USG. USG memakai alat yang mengeluarkan gelombang sura ultrasonic dan di letakkan di perut di organ – organ dalam perut yang akan diperiksa, sedang colok dubur tidak menggunakan alat apapun, hanya tangan dokter yang dicolokkan ke dubur untuk melakukan pemeriksaan dalam. Terima kasih

  15. avatar lingling Dj says:

    saya mau tny, apakah rumah sakit mitra kemayoran ada melayani pasien BPJS??klo ada, jam prakteknya kapan?? terima kasih

    • Sistem BPJS di RS Mitra Kemayoran, bukanlah BPJS murni melainkan sistem BPJS dengan COB (Coordination of Benefit) dan hanya untuk rawat inap. Tidak berlaku untuk rawat jalan. Kami menerima Asuransi yang bekerja sama dengan BPJS dan untuk pasien – pasien umum yang tidak memakai Asuransi yang bekerja sama dengan BPJS, sistem yang kami terapkan adalah sistem Reimburse, dimana pasien tetap membayar dengan biaya sesuai dengan tarif yang berlaku di rumah sakit Mitra Kemayoran dan BPJS nya akan kami bantu untuk mengklaimnya ke BPJS, dan setelah ada pengembalian biaya dari BPJS, kami akan langsung memberitahukan pasien untuk pengambilan atau transfer dananya. Terima kasih

  16. avatar Eko says:

    Selamat malam dok,umur saya 25th,ketika saya berkemih harus menunggu,dan kadang tersendat saat berkemih,rasanya kayak ada yang mengganjal jadi agak tersendat,untuk masalah pancaran sedang dan tidak merasa sakit saat berkemih. Kemarin sudah 2x priksa kedokter sudah test lab dan usg normal semua dan diagnosanya infeksi saluran kencing,tetapi setelah habis obatnya tetap sama belum sembuh juga. Kira2 bagaimana solusinya dok?

    • Dengan usia anda seperti ini dan keluhan yang anda keluhkan tersebut, memang gejalanya mengarah ke infeksi saluran kencing. Banyak minum merupakan solusinya selain obat – obat yang diminum. Bila sakit anda berlanjut terus, kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis Urology untuk mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dari penyebab yang anda rasakan saat ini. Anda dapat dating ke klinik “Jakarta Urology Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan jam praktek dokter dan Appointment, anda dapat menghubungi di nomor telepon (021)6545555 xet 3771/3772/3773/3777
      Terima kasih

  17. avatar ambar says:

    Slmt siang dok,mohon informasinya ayah saya umur 65 th Dan baru saja melakukan operasi pengambilan kelenjar prostatnya,baru 2mingguan ini keluar dr RS.namun msh ada keluhan jk kencing msh terasa ada yg tersumbat dan msh ada gumpalan darah yg keluar jk kencing.lemas,Dan testisnya agak bengkak.apa penyebabnya.trmkh sblmnya

    • Rasa tidak nyaman yang dirasakan ayah anda setelah operasi Prostat memang akan berangsu-angsur menghilang dalam jangka waktu yang agak lama, sekitar 6 bulan sampai 2 tahun. Proses ini memang harus dijalani ayah anda post operasi prostat dan semua memang tergantung kecepatan tubuh ayah anda dalam membentuk sel-sel nya kembali setelah selesai operasi, ada yang cepat pulih, ada yang agak lebih lama proses penyembuhannya. Yang penting, ayah anda harus kontrol teratur dengan dokter spesialis Urology nya, agar bisa mendapat penanganan yang lebih cepat bila terjadi hal – hal yang di luar perkiraan, seperti infeksi saluran kwncing, mendadak mampet, tidak bisa buang air kecil karena penyumbatan gumpalan darah yang kadang timbul kadang hilang, juga kurang darah karena mendadak terjadi gumpalan darah yang banyak sekali setelah habis mengejan.
      Terima Kasih

  18. avatar ambar says:

    Sore dok trmksh atas konfirmasinya,alhamdullilah saat ini kondisi ayah pasca operasi prostat sdh membaik,kencing sdh jernih,lancar dan tdk keluar gumpalan lg.keluhan skg adalah TDK bs jongkok krn kaku di bagian lutut sehingga untuk sholat memakai kursi.untuk menekuk sakit do lutut,dokter bedah bilang krn efek bius yg msh ada.pdhl sdh keluar dr RS sejak tgl 24 juni 2015.apakah demikian dok? mohon penjelasannya terima ksh

    • Memang efek bius nya bias saja masih ada, tetapi sudah banyak berkurang, yang paling sering terjadi akibat tidur yang agak lama akibat pemasangan kateter dan lupa digerakkan saat kita tidur berhari – hari, karena pada orang tua, efejnya cukup besar pengaruhnya, membuat kekakuan pada sendi – sendi kaki terutama pada bagian sendi lutut. Efek ini akan menghilang dengan sendirinya, asal kira ;latih terus menerus, jika malas latihan, akan membuat kaku bertambah dan otot kakipun akan semakin mengecil.
      Terima kasih

  19. avatar ambar says:

    Malam dok,begini ayah tlh menjalani ops prostat dan telah pulih perlahan lahan selang satu bln kmd.namun tiba2 saja beliau merasakan testisnya bengkak shngga sakit jk berjalan a to bergerak,apakah ini ada hubungannya dg efek samping pasca operasinya?.oleh dokter bedah diberi obat dam jk seminggu tdk ada perubahan dihrskan operasi lg dibag testisnya itu krn bs jadi itu tumor.masalahnya ayah sdh trauma DG operasi yg lalu,jd agak berat.adakah jl lain selain ops untuk mrngatasi bengkaknya itu.blm dilakukan pemeriksaan lbh lanjut untuk ini br pemeriksaan fisik sj.namun sdh disimpulkan hrs ops.kami keluarga kaget krn blm ada analisa lbh lanjut tp sdh ada kesimpulan itu.mohon pencerahannya dok krn sy tdk tega melihat ayah yg sdh tua hrs merasakan ops lg.trmksh bnyk

    • Berhubungan atau tidaknya masalah ayah anda ini dengan operasi sebelumnya, tidak dapat ditentukan melalui email ini, sebab harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu dengan langsung melihat bentuk dan jenis pembengkakannya tersebut. Memang kecil kemungkinan terjadi hal seperti ini, kecuali jika pasine melalukan mengejan yang cukup keras saat buang air besar maupun buang air kecil. Begitu juga dengan operasi atau tidaknya. karena sulit menentukannya bila hanya melalui email ini. Operasi memang bisa saja dilakukan apabila sudah tegak diagnosanya walaupun hanya melalui pemeriksaan fisik saja. Tetapi jika anda masih ragu – ragu dengan masalah operasi ini, anda dapat mencari second opinion ke dokter spesialis Urology yang lain untuk dilakukan pemeriksaan dan minta pendapatnya soal masalah ayah anda ini.
      Terima kasih

  20. avatar alfonsus Jehali says:

    selamat malam dokter, salam kenal, saya alfons di kota surabaya. Saya mau konsultasi tentang keluhan sakit dari bapak saya, yg saat ini di NTT. ayah saya udah 2 tahun ini sering mengeluh susah nafas, dan sulit untuk menelan makan dan minum. ia sering merasa seperti terbakar pada ulu hatinya. 3 minggu terakhir ini, bapak mengeluh susah kencing & BAB. setelah dibawa ke rumah sakit, dokter memutuskan untuk memasang kateter. Informasi dari dokter: ini ada gangguan Prostat. Pihak rumah sakit menganjurkan untuk rawat jalan saja. selama 3 minggu ini, bapak sering mengeluh kesakitan dan MERASA pipisnya gak keluar. Namun saat in dokter tidak menyarankan Cek LAB berkenan dgn keluhan bapak saya. SAYA jadi bingung untuk langkah selanjutnya. mohon sarannya dokter

    • Keadaan ayah anda ini memang perlu dilakukan penanganan satu persatu agar keluhan ayah anda ini dapat tertangani. Bila memang ayah anda terdapat prostat, kencing yang susah dapat menyebabkan bendungan di kandung kencing, sehingga kandung kencing membesar dan menekan usus besar akibatnya dapat menyebabkan susah buang air bear akibat penekanan kandung kencing. Efek selanjutnya dapat menyebabkan rasa nyaman di perut seingga menimbulkan kembung berkepanjangan, nyeri uluhati serta mual. Kembung yang berlebihan akan menekan paru – paru yang berada diatasnya dan menyebabkan rasa tidak nyaman saat bernapas seta sulit menelan. Saran kami anda harus memeriksakan kembali ayah anda ke dokter spesialis Urology serta ke dokter spesialis penyakit dalam untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan yang lebih terarah dari penyakit ayah anda ini, sehingga keluhan ayah anda ini dapat segera teratasi dan tidak berlarut – larut.
      Terima kasih

  21. avatar mikhael says:

    Malam Dok, saya punya keluhan ketika kencing atau habis kencing, batang penis saya dan dubur saya terasa panas atau terbakar.
    sama ketika saya ejakulasi, rasa nya tidak sama seperti dulu sebelum kejadian ini.
    keluhan lain iyalah terkadang pinggang saya terasa pegal atau nyeri.

    sebulan lalu saya pernah test, dan katanya infeksi saluran kecing. tapi kog setelah ngak beberapa lama datang lagi penyakitnya.

    umur saya 33 dan saya monogami dan tidak pernah berganti pasangan.

    saya baca beberapa artikel di internet katanya ada kemungkinan ternena Prostatitis akut.
    sebaik kalo saya mau periksa lebih lanjut ke dokter bagian apa? umum atau penyakit dalam atau spesialis lainnya seperti urologi?
    terima kasih atas perhatiannya.

    • Apakah anda sering menehan buang air kecil ? Gejala yang anda sebutkan ini memang disebabkan oleh masalah infeksi pada bagian saluran kencing anda termasuk prostat. Untuk itu kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan masalah anda ini ke dokter spesialis urology unutk mendapatkan pemeriksaan yang lebih teliti dan mendapatkan pengobatan yang lebih tepat dari masalah anda ini. Anda dapat dating ke “Jakarta Urology Center” di lantai 3 RS Mitra Kemayoran agarbisa dilakukan pemeriksaan dengan seksama. Untuk keterangan lebih lanjut, anda dapat menghubungi nomor telepon (021)6545555 ext 3771/3772/3773/3777.
      Terima kasih


Leave a Reply