Informasi & Promosi

Dapatkan Informasi / Promosi Layanan Kesehatan RS. Mitra Kemayoran Dengan Mengisi Data Dibawah ini:


Headline

Rekonstruksi Kerusakan Anterior Cruciate Ligament (ACL) dengan Arthroskopi

Rekonstruksi Anterior Cruciate Ligament(ACL)Rumah Sakit Mitra Kemayoran

Anterior cruciate ligament (ACL) adalah jaringan pada sendi lutut yang menghubungkan tulang tibia (tungkai bawah) dengan tulang femur (paha). Ligamen ini yang mencegah terjadinya pergeseran tulang tibia sewaktu kita beraktifitas. Ligamen ini sangat kuat dan terletak pada bagian tengah sendi lutut dan menyilang dibagian depan. Fungsi ligamen ini untuk menstabilkan sendi lutut pada gerakan translasi (gerakan depan dan belakang) dan rotasi (gerakan berputar).

arthroscopyAnterior cruciate ligament (ACL) sering mengalami cedera pada olahraga lari, lompat dengan gerakan berputar (pivot) dan berbelok yang tiba-tiba pada lutut seperti sepakbola, volley, basket. Anterior cruciate ligament (ACL) juga dapat mengalami cedera pada waktu jatuh dengan tungkai bawah (tibia) terdorong kebelakang terhadap tulang paha (femur) seperti pada waktu jatuh akibat tackle pada sepak bola dan kecelakaan lalulintas. Sebab lain adalah lompatan dengan lutut lurus yang berlebihan (hiperekstensi)
Derajat kerusakan ACL ini tergantung posisi lutut, arah dan besar kekuatan benturan pada lutut waktu cedera.
Cedera pada Anterior cruciate ligament (ACL) sering terjadi pada usia antara 15-25 terutama yang aktif berolahraga dan wanita lebih sering dibanding pria.
Kerusakan yang timbul akibat cedera ACL pada 40% kasus sering disertai dengan kerusakan satu atau kedua meniscus.

  1. Sekilas Anatomi Lutut

    Lutut terdiri dari 3 buah tulang yaitu tulang paha (femur), tungkai bawah (tibia) dan tempurung lutut (patella). Tulang ini dilindungi oleh tulang rawan yang sangat licin dan lembut disebut cartilage sehingga dapat bergerak lancar tanpa hambatan. Pada arthritis kerusakan terjadi pada tulang rawan ini.

    Ligamen

    Ligamen merupakan jaringan ikat yang kuat sebagai pengikat 2 tulang dan menstabilkan lutut. Didalam lutut terdapat 2 buah ligamen utama, yaitu:

    • The anterior cruciate ligament (ACL)
    • The posterior cruciate ligament (PCL)

    Keduanya berjalan melintang ditengah lutut (disebut cruciate) mengontrol gerakan kedepan dan belakang lutut. ACL terutama mengontrol gerakan berlebihan kearah depan (translasi)serta rotasi lutut, sehingga sering mengalami cedera pada gerakan rotasi yang berlebihan.

    2 Ligamen utama lain diluar lutut adalah medial collateral ligament (MCL) dan lateral collateral ligament (LCL) pada bagian dalam dan luar lutut. Kedua ligamen ini berfungsi menstabilkan lutut pada gerakan menyamping (sideway).

    Meniscus

    Meniscus merupakan struktur seperti bulan sabit diantara tulang paha dan tibia berjumlah 2 buah pada bagian dalam dan luar, dinamakan medial meniscus dan lateral meniscus.

    Kedua meniscus berfungsi sebagai shock absorber dalam lutut dan menyebarkan tekanan sewaktu terkena beban.

    Meniscus dapat robek pada gerakan rotasi yang berlebih pada lutut, sehingga sering robek bersama-sama ACL.

  2. Gejala Kerusakan ACL

    Gejala awal berupa nyeri langsung saat cedera disertai suara dari lutut akibat putusnya ligament dan timbul bengkak yang terjadi beberapa waktu setelah cedera.

    Setelah nyeri dan bengkak berkurang lutut terasa tidak stabil (giving way) dan seperti seakan lutut lepas (loose). Pasien merasa berjalan melayang seperti menggunakan sepatu roda karena perasaan tidak stabil pada lutut.

  3. Diagnosa Kerusakan ACL
    Kerusakan ACL ditegakkan berdasarkan :
    • Pemeriksaan Dokter Bedah Orthopedi
    • Pemeriksaan Penunjang
    Pemeriksaan Fisik
    Riwayat penyakit sangat penting untuk diketahui meliputi
    • Kapan dan bagaimana cedera yang terjadi, untuk juga mengetahui kemungkinan cedera struktur lain didalam lutut.
    • Ketidakstabilan lutut yang terjadi dan gerakan apa yang dapat menimbulkannya
    Pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter sangat penting dan dapat mengetahui secara pasti cedera apa saja yang terjadi pada lutut.
    Pemeriksaan khusus yang simple dan sering dilakukan, dengan lutut ditekuk 30o tungkai bawah ditarik dan timbul gerakan yang berlebihan pada lutut dengan cedera ACL dibandingkan lutut yang normal disebut Lachman test. Juga dapat dilakukan pada lutut yang ditekuk 90o (anterior drawer sign) atau pemeriksaan lain yang lebih kompleks dengan gerakan lutut rotasi dan ditekuk (pivot shift test).
    Setelah pemeriksaan fisik ini dokter dapat menegakkan dignosa adanya kerusakan ACL. Pemeriksaan lain dilakukan untuk mengetahui adanya kerusakan struktur lain lutut yang timbul bersamaan kerusakan ACLPemeriksaan X ray
    Cedera lutut memerlukan X ray untuk mengetahui kemungkinan adanya kerusakan tulang pada tempat menempelnya ligament. Adanya tulang yang lepas dapat terlihat pada pemeriksaan x ray ini.
    Magnetic resonance imaging (MRI)
    Magnetic resonance imaging (MRI) adalah pemeriksaan non invasive yang sangat berguna untuk memperlihatkan struktur lutut dengan sangat baik. Pemeriksaan dapat memperlihatkan selain kerusakan ACL juga kerusakan ligament lain dan meniscus.
  4. APA YANG DAPAT DILAKUKAN PADA CEDERA ACL
    SEGERA SETELAH CEDERA
    Tujuan pengobatan awal ini adalah untuk mengurangi nyeri dan bengkak yang terjadi, selanjutnya untuk regain gerakan lutut dan kekuatan otot lutut. Walaupun tindakan operasi nantinya akan dilakukan pengobatan awal ini sangat penting untuk mengurangi komplikasi yang mungkin timbul setelah operasi.
    Tindakan yang harus dilakukan (disingkat R.I.C.E)
    • Rest – lutut diistirahatkan dengan tidak digunakan untuk berjalan dahulu sampai bengkak hilang
    • Ice – Lakukan kompres dengan es atau air dingin untuk mengurangi bengkak dan nyeri
    • Compression – Lakukan balutan dengan compression bandage (elastic verband) untuk mengurangi bengkak
    • Elevation – Berbaring dengan tungkai ditinggikan untuk mengurangi bengkak.
    TINDAKAN OPERATIF
    Kerusakan ACL hanya dapat diperbaiki dengan menggantinya menggunakan tendon yang berasal dari bagian lain tubuh. Gold standar rekonstruksi ACL adalah dengan menggunakan tehnik arthroskopi. Tendon yang digunakan berasal dari tubuh sendiri (Autograf), yang sering digunakan adalah ligament patella dan harmstring. Dibandingkan operasi konvensional dengan sayatan yang besar, arthroskopi lebih superior, karena:
    • Mudah melihat dengan jelas bagian dalam lutut
    • Sayatan kecil sehingga kesakitan yang diderita pasien lebih ringan
    • Pada saat yang sama dapat melihat dan menanggulangi kerusakan struktur lain lutut yang cedera
    • Resiko lebih rendah
    • Rehabilitasi lebih cepatPERSIAPAN OPERASI
    Tergantung usia persiapan operasi meliputi pemeriksaan darah, urine rutin, thorax photo dan EKG.
    Program rehabilitasi post operasi dan persiapan brace (alat bantu) didiskusikan sebelum operasi dilakukan.
    Anastesi biasanya dengan spinal anastesi (regional anastesi) berupa suntikan anastesi di tulang belakang.RECOVERY SETELAH REKONSTRUKSI ACL.Pasien dirawat biasanya semalam di rumah sakit. Untuk mobilisasi pasien dapat langsung berjalan dengan menggunakan tongkat. Kontrol luka operasi dilakukan seminggu sekali selama 2 minggu. Tongkat tidak digunakan lagi setelah 2 minggu.
    Brace digunakan oleh pasien sampai dengan 2-3 bulan. Sejak awal pasien dapat menginjakan kakinya untuk berjalan, bulan pertama dengan lutut tetap lurus (straight) kemudian bulan kedua tetap menggunakan brace dengan lutut bisa ditekuk 90o. Pada waktu berbaring brace dilepas dan lutut dilatih untuk ditekuk.
    Berjalan tanpa brace dapat dilakukan 2-3 bulan setelah operasi. Jalan cepat dan naik turun tangga dilakukan setelah 3 bulan. Jogging dapat mulai dilakukan setelah 4 bulan dan olahraga seperti volley, sepakbola dilakukan setelah 6 bulan.
    Pada atlet professional 90% dapat kembali berprestasi seperti sediakala dan pada level sebelum cedera sehingga pada orang awam tidak ada masalah untuk aktifitas setelah operasi.
  5. Komplikasi
    Komplikasi yang mungkin timbul meliputi infeksi, kekakuan pasca operasi, nyeri pasca operasi. Jarang komplikasi yang sifatnya fatal sehingga disebut sebagai operasi dengan ‘economical risk factor’.

Dr. Roy Edwards, SpOT
Spesialis Ortopedi dan Traumatologi RS Mitra Kemayoran Jakarta

26 Responses to “Rekonstruksi Kerusakan Anterior Cruciate Ligament (ACL) dengan Arthroskopi”

  1. avatar julianda says:

    saya mengalami kecelakaan 4 tahun lalu, dan mengalami patah tulang paha dan dan tulang patela pecah arah atas 1/3 bagian, saya mendapat perawatan tradisional dan setelah 1 tahun kaki saya lurus tidak bisa di tekuk( dilipat) dan saya kedokter ortopedi dan menyarankan saya operasi, karena biaya saya melakukan operasi menjelang 2 tahun dari hari kecelakaan,, sekarang kaki saya tidak bisa di tekuk sempurna ( hanya bisa sentengah/ 90*) bagaimana solusi sekarang ini, trimakasih untuk dijawab.

    • FisioTerpai adalah solusi yang harus anda jalankan saat ini, sambil terus dilatih sendiri di rumah. Memang karena kejadiannya sudah lama sehingga timbul kontraktur di sekitar lutut anda, Operasi tidak akan sesempurna bila dilakukan tepat pada saat kejadian. Satu-satunya jalan yang anda harus lakukan sekarang adalah dengan fisioterapi dan tidak boleh menyerah. karena denagn hanya fisioterapi satu dua kali kemudian anda bosan atau merasa tidak ada gunanya, akan menyebabkan semua usaha anda gagal total untuk membuat lutut anda menekuk lagi dengan lebih baik. Memang hasilnya tidak akan sesempurna dahulu tetapi 90% sudah bisa anda capai bila anda rajin fisioterapi dan tetap semangat untuk latihan dirumah serta tidak mudah menyerah. Terima Kasih

  2. avatar Muhammad Iqbal says:

    Saya Mengalami Cidera lutut ketika bermain Sepakbola, saya terbiasa melakukan pengobatan traditional dikarenkan biaya lebih murah, suatu ketika saya mencoba periksa ke dokter dan oleh dokter didiagnosa ACL, dan dokter menyarankan untuk berhenti olahraga yang Hight Impact. dan apabila ingin melakukan olahraga Hightimpact disarankan untuk melakukan operasi .. yang saya mau tanyakan, dapatkan saya melakukan olahraga Hight Impact tanpa melakukan operasi?

    • Kalau saran dokter Orthopaedy seperti itu, artinya cedera lutut anda sudah cukup parah sehingga diberikan 2 opsi seperti yang disarankan dokter anda. kami anjurkan untuk tidak memaksakan diri anda untuk berolah raga Hight Impact yang akhirnya menyebabkan kerusakan dan cedera yang bisa menyebabkan kelumpuhan. Anda bisa memikirkan untuk mencari solusi olah raga yang lain yang tidak membuat cedera lutut anda bertambah parah. masih banyak olah raga lain yang menyehatkan tubuh anda tetapi tidak merusak lutut anda. Terima kasih

  3. avatar pian says:

    Umur saya sekarang 41,sewaktu kecil kurang lebih umur 10th pernah mengalami kaki kanan bagian lutut tertabrak motor walau tidak terlalu parah,saat itu lutut saya nyeri bila ditekuk.karena pengetahuan masa itu kurang,jadi saya biarkan saja cuma diurut biasa sampai sembuh dan normal kembali sampai saya dewasa tidak pernah merasakan sakit lagi.tetapi sekarang lutut saya terasa nyeri dibagian bawah.ditekukpun tidak bisa sempurna ada rasa ngilu dan nyeri.saya sudah periksa ke dokter tulang dan dironsen hasilnya tulang lutut saya baik-baik saja.kalo digoyang kiri kanan tidak sakit tapi kalo diangkat lurus dan ditekuk terasa sakit dan ngilu.saat mulai terasa ada kelainan dilutut aktivitas saya normal dan biasa dan tidak mengalami benturan atau salah tumpuan.tahu-tahu terasa sakit.pertanyaan saya adalah :
    1.apakah saya menderita kerusakan ligamen?
    2.apakah cedera yang sudah lama sekian puluh tahun bisa kambuh kembali tanpa ada penyebab awalnya?
    3.apa tindakan saya selanjutnya?
    mohon pencerahannya pak Dokter.terimaksaih

    • Nyeri di daerah lutut bisa disababkan oleh banyak hal. selain karena faktor usia dimana terjadi degeneratif sendi-sendi lutut, bisa juga disebabkan karena faktor-faktor trauma yang terjadi di lutut kita. Trauma bukan hanya disebabkan terbentur atau terjatuh saja tetapi bisa disebabkan karena aktifitas kita sehari-hari dimana kita sering banyak jalan atau banyak aktifitas turun naik tangga. Selain itu faktor trauma lain adalah pemakaian alas kaki kita, sepatu atau sandal yang keras, sepatu-sepatu beralas tinggi pada wanita juga bisa menyebabkan cedera pada lutut. Sepatu atau sandal yang sudah lamam dimana alas sepatu atau sandalnya sudah melengkung karena mengikuti bentuk kaki kita atau alas sepatu atau sandal yang sudah licin, lebih baik disingkirkan karena dapat mencederai lutut kita. Juga faktor berat badan yang berlebihan pun dapat menambah beban pada lutut kita. Untuk itu kami anjurkan anda untuk mengkonsultasikan ulang ke dokter spesialis Orthopaedy anda, umtuk mendapatkan pengobatan dan solusi yang lebih baik. Kalau perlu bisa dilakukan MRI untuk melihat otot dan ligamen penyanggah sekitar lutut anda. Anda juga bisa mengkonsultasikan masalah anda ini ke klinik “Jakarta Orthopaedyc Center” di Lantai 3 RS Mitra Kemayoran. Untuk keterangan jam praktek dokter anda bisa menghubungi ke nomor (021)6545555 Ext 3777. Terima Kasih

  4. avatar hasbi says:

    Pak mw tanya kalo proses operasi ACL tp tidak menggunakan tendon dr bagian tubuh sendiri melainkan menggunakan draft dgn kekuatan 2newton sperti apa pak?? apakah ada efek samping?? dan apakah draft itu lebih kuat daripada menggunakan otot tendon dari tubuh sendiri?? mohon penjelasannya.. trimakasih

  5. avatar hamid says:

    Saya masih bingung dengan istilah arthroskopi, saat saya tanyakan pada doktet bedah biasa di rumah sakit, katanya artroskopi itu tindakan diagnosa bukan tindakan pengobatan, apa memang begitu?, saat ini sy juga mengalami cedera lutut, tp karena sy berada di daerah terpencil, saya blm memeriksakan ke dokter ortopedi karena hny ada dokter bedah saja, yang saya bingung saat saya minta dirujuk untuk di MRI di rumah sakit yang lebih lengkap, dokter tersebut mengatakan MRI tdk tepat untuk saya, yg pas adalah artroskopi, padahal dr beberp artikel sy membaca bahwa tindakan tepat di MRI, sy benar2 dibuat bingung, apa yg harus sy lakukan ? Sy tdk mungkin mendebat dokter tsb, saat ini sy msh merasa lutut sy tdk stabil, tak bisa berlari dan naik tangga

    • Denagn perkembangan jaman, Arthroskapy saat ini bukan hanya untuk tindakan Diagnostik saja tetapi dapat dipakai untuk melakukan tindakan pembedahan. Karena alat-alat Arthroskopi sekarang sudah dilengkapi dengan tambahan peralatan lain sehingga memungkinkan dilakukan tindakan pembedahan. MRI memang sering dilakukan untuk membantu dokter Orthopaedy dalam melakukan tindakan Arthroskopy. Biasanya dilakukan MRI untuk melihat keadaan lutut anda sekaligus merencanakan tindakan apa yang terbaik untuk masalah lutut anda ini.Terima Kasih

  6. avatar erie says:

    saya mengalami cidera lutut ketika bermain sepakbola beberapa tahun lalu. lutut terasa nyeri ketika ditekuk, saya belum ke dokter karena saya pikir cidera biasa, tetapi sampai saat ini tidak sembuh, yang mau saya tanyakan apa saya terkena cidera ligamen dok ??? tetapi lutut saya tidak pernah bengkak, hanya nyeri saja apalagi jika habis berjalan jauh untuk jongkok ketika shalat lumayan nyeri.. dan untuk fisioterapi seperti apa teknik nya karena jika untuk operasi rasanya tidak memungkinkan dari segi ekonomi.. Terima kasih

    • Kelaiatannya memang masalah anda ini disebabkan oleh Ruptur Ligamen pada lutut anda akibat trauma saat berolahraga. Kami anjurkan anda untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis Orthopaedy untuk dilakukan pemeriksaan lebih teliti dan bila mana diperlukan akan dilakukan pemeriksaan yang lebih spesifik seperti MRI lutut serta Konsultasi dengan dokter Fisioterapi. Terima Kasih

  7. avatar Fiqry says:

    Saya berumur 32 tahun, sy mengalami nyeri pada lutut kiri dan mengalami pembengkakan sehingga tidak dapat menumpu secara sempurna. Setelah saya periksakan ke dokter spesialis setempat saya dsuruh untuk melakukan MRI. Hasilnya Ruptur ACL total, PCL intact, tear meniscus medialis dan lateralis horizontal horn, kurang lebih bgitu. Kata dokternya sy mesti operasi rekonstruksi ACL. Pertanyaan sy, apa efek / resiko pada lutut sy pd wkt mendatang apabila sy tdk melakukan operasi? apa arti hasil MRI sy diatas? (dokter yg bsangkutan tidak menjelaskan). Terima Kasih.

    • ACL (Anterior Cruciate Ligament) yaitu ligamen yang terletak di bagian depan lutut anda rusak total sedang PCL (Posterior Cruciate Ligament) merupakan ligament yang terletak di bagian belakang lutut anda masih dalam keadaan intact (baik). adapun ligament terletak di sekitar sendi yang merupakan otot2 pemegang antar tulang agar tidak bergeser. Sehingga dapat dibayangkan bila kerusakan ligamen nya total seperti anda, menyebabkan tulang paha dan tulang betis tidak terfiksasi secara sempurna yang menimbulkan rasa sakit seperti yang anda rasakan saat ini sehingga tidak dapat menumpu secara sempurna karena ketidak stabilan posisi tulang anda. Karena kerusakannya bagian depannya total, bila itu dibiarkan akan menyebabkan kerusakan ligamen yang di bagian belakang pula. Saran kami memang lebih baik direkonstruksi ACL nya dan kemudian hindari benturan keras, juga olah raga yang dapat menyebabkan cedera lutut anda lagi seperti footsal dsbnya Terima Kasih

  8. avatar Hendra says:

    3 bulan lalu saya mengalami cidera saat futsal, saya terjatuh lutut saya bunyi “krek” dan lutut saya tidak bisa menumpu, setelah itu saya bawa ke tukang urut dan bisa jalan normal sampai sekarang, tapi lutut saya kadang” terasa nyeri dan sampai sekarang saya berhenti futsal. Bagaimana cara menghilangkan rasa nyeri lagi dan saya dapat bermain futsal lagi ? Apa harus operasi atau cukup dgn terapi saja ?

    • Keliatannya memang masalah anda ini disebabkan oleh Ruptur Ligamen pada lutut anda akibat trauma saat berolahraga. Kami anjurkan anda untuk melakukan pemeriksaan ke dokter spesialis Orthopaedy untuk dilakukan pemeriksaan lebih teliti dan bila mana diperlukan akan dilakukan pemeriksaan yang lebih spesifik seperti MRI lutut serta Konsultasi dengan dokter Fisioterapi. Terima Kasih

  9. avatar Lusianna says:

    Lutut kanan saya suka nyeri, setelah pemeriksaan MRI diketahui Rupture Meniscus Laterall genu dextra dan tear conu anterior meniscus, pengobatan dengan Arthroscopy dan reapir meniscus.

    Adakah solusi selain arthroscopy mengingat biaya nya mahal atau fisioterapi apakah bisa membantu ?
    Dan satu lagi dok, akibat lutut yang nyeri, kakai kanan jadi kecil sebelah, kenapa ya dok ? apakah karn acara berjalan yang salah atau karna kaki kanan tidak difungsikan maksimal ?

    Tq
    Regards.

    • Untuk masalah anda ini, Arthroscopy memang merupakan solusi yang terbaik untuk dilakukan Repair dari ruptur meniscus anda, karena Arthroskopy merupakan tindakan minimal invasif sehingga memperkecil kerusakan jaringan lainnya. Tidak seperti dahulu dimana dilakukan operasi yang cukup besar dan dapat merusak jaringa sekitarnya. Kaki kecil memang merupakan komplikasi akibat rasa sakit di lutut yang menyebabkan otot-otot kaki yang tidak bisa di fungsikan secara maksimal. Terima Kasih

  10. avatar Gareth says:

    Malam, saya baru menjalani rekonstruksi ACL 2 minggu lalu. Dari informasi yg saya dapatkan, untuk menyambungkan tendon yg baru di implant tersebut menggunakan sekrup yang ditanamkan secara permanen. Apakah itu benar? Kemudian apa efek sampingnya terkait sekrup tsb? Apakah setelah 6 bulan lebih saya bisa kembali ke olahraga high impact?

    Terima kasih,

    • Masalah sekrup yang tertanam, selama tidak menimbulkan efek apa-apa terhadap tubuh, tidak akan mempengaruhi apa-apa di kemudian hari. kecuali jika timbul reaksi alergi terhadap bahan dari sekrup tersebut. Sedang untuk olah raga high Impact, anda harus mengkonsultasikan dahulu dengan dokter anda tersebut, karena dokter anda yang mengetahui kondisi tulang dan tendon anda saat ini, setelah melakukan tindakan pembedahan. Anda harus menanyakan dokter anda ini, olah raga apa yang boleh dan olah raga apa yang tidak boleh untuk kondisi lutut anda saat ini setelah dilakukan rekonstruksi ACL. Terima Kasih

  11. avatar fadilnur22 says:

    tolong dong mas,om kk yang punya chanel buat menghadpi masalah ini tolong sharing.
    karena kasus ini menimpa kedua kaki saya kanan dan kiri,ACL dulunya sih robek tapi sekarang kayanya sudah putus deh,bahkan merambat ke meniskus nya.
    usia saya 20 tahun

    berawal karena saya gila yang namanya bola dan futsal sehari bisa sampe 5 kali maen.
    di lakukan berterus2.
    mungkin karena sering terkena benturan atau aktifitas kaki yg sangit di porsir makannya saya terkena cedera ini.
    cita2 saya buat jadi pemain bola sirnah :'(
    kejadian udah hampir 1 tahun 3 bulan.
    saya pengen memutuskan operasi namun biaya yg mahal.
    apa kah ada cara lain??
    tolong dengan sangat.

    mohon bantuannya :)
    terima kasih

    • Untuk masalah anda ini, memang pengobatan yang terbaik adalah dengan operasi perbaikan ACLnya serta struktur – struktur lain disekitar lutut anda yang mungkin juga mengalami kerusakan akibat benturan – benturan keras karena olah raga yang anda lakukan. Konsultasikanlah dahulu dengan dokter spesialis Orthopaedy yang khusus menangani masalah lutut ini. Untuk masalah biaya, mungkin anda bisa mengikuti program BPJS yang dicanangkan oleh pemerintah atau bila anda warga DKI Jakarta, anda bisa mengurus KJS yang merupakan program Gubernur DKI Jokowi di Puskesmas untuk mendapatkan pengobatan yang secepatnya. Terima Kasih

  12. avatar Riski says:

    Sore dok, saya bru slsai operasi ACL tgl 14 agustus lalu, kira2 udah 21 hri. Skrg saya mnjalani fisioterapi 3xsmnggu. Jalanpun masih pake tongkat, kata fisioterapis saya blm boleh menapakkan kaki kiri saya yng bru slsai operasi. Skrg lutut saya masih bengkak. Prtnyaan saya:
    1. Kapan saya bisa mulai berjalan tnpa tongkat?
    2. Apa sulusi pngganti tongkat yng bsa saya gnakan spaya bsa brjalan tnpa tongkat?
    3. Apa obat yng bsa saya knsumsi utk mnghilangkan atau mngurangi pmbengkakan?
    4. Apakah rekonstrksi dg autograf hamstring tendon itu ada sayatan dipaha jg?
    Mohon bantuannya dok! Terima kasih

    • Untuk masalah anda ini, memang tongkat adalah satu-satunya alat yang digunakan setelah operasi ACL. Dan memang diperlukan kesabaran dalam pemulihannya, step by step. Kami anjurkan anda untuk mengikuti instruksi fisioterapist serta mempelajari cara melakukan fisioterapinya agar saat dirumah dapat dilakukan pula gerakan-gerakan yang dianjurkan pada saat melakukan fisioterapi, sehingga latihan nya bisa terus berkesinambungan setiap hari dan bukan hanya di ruang fisioterapi saja. Sayatan dipaha mungkin saja bisa dilakukan tergantung tendon mana yang dipakai oleh dokter spesialis Orthopaedynya pada saat operasi. Terima kasih


Leave a Reply


7 × = thirty five