Informasi & Promosi

Dapatkan Informasi / Promosi Layanan Kesehatan RS. Mitra Kemayoran Dengan Mengisi Data Dibawah ini:


Headline

Tekanan Darah Rendah dan Tekanan Darah Tinggi

Apakah tekanan darah rendah itu ?

Tekanan darah rendah biasa disebut juga hipotensi. Hipotensi adalah suatu istilah medis yang digunakan pada orang yang memiliki tekanan darah kurang dari 90/60 mmHg. Angka 90 adalah tekanan sistolik dan angka 60 adalah tekanan diastolik. Tekanan sistolik adalah tekanan tekanan pada dinding pembuluh darah pada waktu jantung memompakan darah keseluruh tubuh dan tekanan diastolik adalah tekanan pada dinding pembuluh darah dari seluruh tubuh kembali ke jantung.

Apakah berbeda dengan tekanan darah tinggi ?

Ya. Tekanan darah tinggi atau biasa disebut hipertensi adalah suatu istilah medis yang digunakan pada orang yang memiliki tekanan darah diatas 140/90 mmHg.

<strong”>Bagaimana asal-muasalnya ?

Hipotensi bisa terjadi karena berbagai macam sebab, antara lain :
Seseorang mengalami pendarahan, luka sobek atau kecelakaan yang menyebabkan luka dibagian dalam.
pelebaran pembuluh darah yang disebabkan dari infeksi yang meluas, misalnya infeksi tenggorokan yang kemudian menjalar ke paru-paru serta organ tubuh yang lainnya.
Volume darah yang berkurang, hal ini dapat terjadi pada orang yang menderita diare.

Apa indikator seseorang menderita tekanan darah rendah ?

Indikator seseorang mengalami hipotensi ialah adanya faktor turunan, penyakit jantung, anemia, pendarahan, infeksi, dan diare.

Bagaimana mengatasi tekanan darah rendah ?

Hipotensi bawaan sejak lahir bukan merupakan suatu penyakit, sehingga tekanan darah orang yang bersangkutan tidak perlu dinaikkan. Bahkan beberapa penelitian menyebutkan , orang – orang yang mengalami hipotensi sejak kecil usianya lebih panjang dan lebih sehat. Hipotensi akan menjadi masalah jika terjadi pada usia dewasa, dan dipenderita awalnya sangat sehat.


Saran yang dilakukan bagi penderita tekanan darah rendah ?

Sarannya kepada penderita hipotensi adalah minum air putih dalam jumlah yang cukup antara 6 hingga 8 gelas per hari. Mengkomsumsi makanan yang tinggi kadungan garamnya. Berolah raga secara teratur, minimal 3 X dalam seminggu masing- masing selama 30 menit. Selain itu penderita hipotensi juga boleh sesekali minum kopi agar degup jantung bertambah, sehingga tekanan darah akan meningkat. Minuman yang mengandung kafein akan membuat pembuluh darah yang melebar menjadi menyempit.

Saya dengar penderita tekanan darah tinggi pantang makan kolesterol tinggi seperti sate kambing ?

Ya. Penderita tekanan darah tinggi tidak diperbolehkan mengkomsumsi daging kambing, karena daging kambing mengandung kadar kolesterol yang tinggi yang fatal dikomsumsi oleh pengidap hipetensi, orang yang menderita hipertensi diharapkan kadar kolesterol dalam darahnya seimbang. Karena apabila kadar kolesterol tersebut tinggi dapat terjadi pendarahaan diotak ( pemicu stroke ), serangan jantung, gagal ginjal.

Bagaimana dengan penderita tekanan darah rendah , apakah justru aman dan disarankan makan kolesterol tinggi ?

Mengkomsumsi daging kambing bagi penderita hipotensi sebenarnya belum jelas apakah dapat meningkatkan tekanan darah atau tidak. Kalau meningkatkan kandungan haemoglobin (Hb) dalam darah mungkin benasr.

Makanan apa yang disarankan untuk penderita tekanan darah rendah ?

Makanan yang disarankan adalah 4 sehat 5 sempurna. Mengkomsumsi air putih yang cukup. Penderita hipotensi juga boleh sesekali minum kopi, memgkomsumsi makanan yang mengandung kadar garam tinggi.

Ada nggak penyakit yang beresiko buat penderita tekanan darah rendah ?

Mungkin suatu kemujuran bahwa anda memiliki tekanan darah rendah (hipotensi). Karena dalam suatu kesimpulan bahwa tekanan darah rendah (hipotensi) memiliki harapan hidup yang lebih tinggi dari pada orang – orang yang tekanan darahnya normal.

Bagaimana mengatasinya ?

Dokter hanya akan memberikan obat-obatan peningkat tekanan darah rendah, apabila gejala-gejala dari hipotensi tersebut sudah mengganggu aktivitas Anda sehari – hari.

Apakah penderita tekanan darah rendah juga beresiko menderita diabetes dan penyakit jantung?
Ya. Resiko tentu ada, itu semua bergantung dari faktor keturunan dan gaya hidup anda.Kalau sampai menderita salah satu penyakit itu apa penanganannya berbeda dengan Penderita yang tidak mengalami darah rendah ?Secara umum, penangananya tidak jauh berbedah. Pada orang dengan hipotensi, tentu obat-oabt yang dapat menurunkan tekanan darah harus dihindari.

Dr. Taswin Prawira, SpPD
Dokter Spesialis Penyakit Dalam RS. Mitra Kemayoran Jakarta

Leave a Reply


× nine = 36